New York Ibarat “Burung Kenari di Tambang”

New York Ibarat “Burung Kenari di Tambang”
Gubernur Negara Bagian New York, Andrew M Cuomo. ( Foto: Istimewa )
Heru Andriyanto / HA Selasa, 24 Maret 2020 | 23:37 WIB

Beritasatu.com – Ganasnya wabah virus corona di New York membuat Gubernur Andrew Cuomo putus asa dan geram karena minimnya dukungan dan tindakan dari pemerintah federal.

Dalam pernyataannya, Selasa (24/3/2020), gubernur mengibaratkan negara bagian yang menjadi rumah markas besar PBB itu sebagai umpan maut yang akan merembet ke berbagai negara bagian lainnya.

“Kami butuh bantuan pemerintah federal, dan kami butuh bantuan pemerintah federal itu sekarang,” kata Cuomo. Lebih lanjut, dia menggambarkan gawatnya kondisi di New York dengan bahasa kiasan.

“New York adalah burung kenari di tambang batubara. New York adalah yang pertama terkena, dan apa yang terjadi di New York akan terjadi juga di California dan Illinois, ini hanya soal waktu,” ungkapnya.

Kiasan itu muncul dari kebiasaan para penambang batubara di zaman dulu. Mereka membawa seekor burung kenari dalam sangkar ketika masuk tambang bawah tanah, sehingga ketika muncul gas berbahaya seperti karbon monoksida, burung itu akan mati dan menjadi peringatan bagi para pekerja tambang untuk segera keluar.

Saat ini kasus positif Covid-19 di New York tercatat sebanyak 25.665 dengan 210 kematian. Jumlah kasus positif itu lebih dari setengah angka keseluruhan di Amerika Serikat.

Gubernur Cuomo juga mencibir bantuan 400 ventilator dari Badan Tanggap Darurat Federal Amerika Serikat atau FEMA (Federal Emergency Management Agency).

“Empat ratus ventilator? Saya butuh 30.000 ventilator. Anda ingin tepukan di punggung karena mengirim 400 ventilator?” ujarnya.

“Anda gagal menangkap magnitude masalah ini.”



Sumber: BBC