RS Darurat Beroperasi di Lapangan Central Park New York

RS Darurat Beroperasi di Lapangan Central Park New York
USNS Comfort, kapal rumah sakit Angkatan Laut AS, tiba di Pelabuhan New York pada 30 Maret 2020 di Kota New York selama pandemi corona. ( Foto: Getty Image / Jose Perez/Bauer-Griffin )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Selasa, 31 Maret 2020 | 07:00 WIB

New York, Beritasatu.com - Rumah sakit (RS) darurat untuk merawat pasien virus corona yang berdiri di lapangan Central Park, New York City akan dibuka pada Selasa waktu setempat (31/3/2020).

"Rumah sakit itu berlokasi di East Meadow Central Park di depan Rumah Sakit Mount Sinai," menurut juru bicara Sistem Kesehatan Mount Sinai.

Rumah sakit baru ini akan memiliki 68 tempat tidur yang dibangun melalui kemitraan antara Mount Sinai, organisasi bantuan Samaritan's Purse dan lembaga antarpemerintah. "RS ini akan merawat pasien yang sakit parah akibat Covid-19," kata juru bicara.

Baca juga: 11.000 Tewas di Italia Karena Corona, PM Conte: Kita Sudah Dekati Puncak

Sementara kerumunan orang tampak saat menyaksikan kapal rumah sakit milik TNI AL AS, USNS Comfort berlabuh di pelabuhan di New York. Mereka mengabaikan jarak sosial.

Kedatangan USNS Comfort di Pelabuhan New York menarik perhatian orang. Padahal pejabat kota dan negara bagian memerintahkan penduduknya untuk menjaga jarak sosial guna mencegah penyebaran virus corona. Kapal rumah sakit Angkatan Laut ini memiliki 1.000 tempat tidur yang akan menampung pasien Covid-19.

Baca juga: Corona di Dunia 720.117 Kasus, Hubei Nol Infeksi dalam 6 Hari

Gambar-gambar di media sosial menunjukkan orang-orang berkerumun di Pier 90 untuk mendapatkan foto kapal. Hal ini menuai kritik.

Adapun kapal lainnya USNS Mercy, telah dikerahkan dan berlabuh di Los Angeles guna melayani pasien sejak hari Minggu.

Mengutip data worldometers hingga Selasa (31/3/2020) pukul 07.00 WIB, ada 784.003 kasus corona di dunia yang meliputi 165.035 sembuh dan 37.778 meninggal.

Berikut lima besar kasus covid-19 terbesar di dunia:
1. Amerika Serikat sebanyak 163.287 kasus dengan kematian 3.148 orang dan pasien sembuh 5.506 orang.
2. Italia sebanyak 101.739 kasus dengan kematian 11.591 orang dan pasien sembuh 14.620 orang.
3. Spanyol sebanyak 87.956 kasus dengan kematian 7.716 orang dan pasien sembuh 16.780 orang.
4. Tiongkok sebanyak 81.470 kasus dengan kematian 3.304 orang dan pasien sembuh 75.700 orang.
5. Jerman sebanyak 66.885 kasus dengan kematian 3.024 orang dan pasien sembuh 7.927 orang.



Sumber: CNBC