Kematian Akibat Corona di New York Lebih Buruk dari Serangan 11/9
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kematian Akibat Corona di New York Lebih Buruk dari Serangan 11/9

Sabtu, 4 April 2020 | 06:45 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com -Dua dari wilayah utama episentrum virus corona di Amerika Serikat (AS) pada Jumat waktu setempat melaporkan lonjakan jumlah kematian terbesar. Adapun korban tewas di negara bagian New York sebanding dengan hilangnya nyawa di Amerika Serikat pada serangan teroris 11 September 2001 atau dikenal peristiwa (11/9).

Angka itu menunjukkan bahwa gelombang kematian diprediksi terus membanjiri rumah sakit. Bahkan kota-kota kaya seperti New York mulai runtuh.

Wali Kota New York City Bill de Blasio mengatakan New York City sebagai episentrum pandemi virus corona hanya memiliki waktu beberapa hari untuk mempersiapkan diri menghadapi wabah corona. Kematian akibat corona di New York City lebih dari seperempat korban tewas di AS. "Kota New York berlomba-lomba melawan waktu," kata de Blasio pada jumpa pers pada Jumat, atau Sabtu pagi WIB (4/4/2020).

Dia mengatakan saat ini dibutuhkan pasokan medis, personel dan tempat tidur rumah sakit. Dia juga menyerukan kepada pemerintah federal untuk memobilisasi militer. "Kami berurusan dengan musuh yang membunuh ribuan orang Amerika, banyak orang sekarat yang seharusnya tidak perlu mati," katanya.

Di New York, negara bagian AS yang paling parah dihantam corona, jumlah korban jiwa hampir sama dengan yang terjadi pada 9/11, ketika 3.000 orang terbunuh dlaam serangan teroris di World Trade Center New York City, Amerika Serikat. "Jumlah korban dalam 24 jam di negara bagian New York adalah 562 orang pada Jumat pagi," kata Gubernur New York Andrew Cuomo, sehingga menjadikan total korban di negara bagian itu menjadi hampir 3.000 sejak awal wabah.

"Secara pribadi, sulit untuk melewati ini sepanjang hari, dan kemudian sulit untuk terjaga sepanjang malam menyaksikan angka-angka itu masuk," kata Cuomo.

Polisi Negara Bagian New York mengatakan pada Jumat insiden kekerasan domestik bulan Maret tahun ini naik 15 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2019.

Wilayah lain Louisiana melaporkan jumlah kematian akibat Covid-19 pada Kamis 310 orang dan bertambah 370 pada Jumat siang. Ini merupakan kematian terbanyak dalam 24 jam akibat virus di negara bagian Selatan. New Orleans, kota utama Louisiana, telah muncul sebagai salah satu klaster baru di AS. Gubernur Louisiana John Bel Edwards pada Jumat meminta agar orang-orang tinggal di rumah untuk menghindari infeksi. Virus ini telah menjadi ancaman yang jauh lebih mematikan di New Orleans dibanding di seluruh Amerika Serikat, dengan tingkat kematian per kapita dua kali lipat dari New York City.

Di New Jersey, Gubernur Phil Murphy memerintahkan bendera diturunkan setengah tiang selama keadaan darurat untuk menghormati mereka yang meninggal akibat corona. Dia mengatakan New Jersey, yang memiliki lebih dari 29.000 kasus, adalah negara pertama yang mengambil tindakan seperti itu.

Berdasarkan data worldometers Sabtu (4/4/2020) pukul 6.30 WIB, corona telah menginfeksi 276.037 di Amerika Serikat atau menyumbang sekitar 24 persen dari 1.096.446 kasus di seluruh dunia.

Berikut lima besar jumlah korban corona di dunia:
1. Amerika Serikat (276.037 kasus) dengan kematian 7.385 dan pasien sembuh 12.268 orang.
2. Italia (119.827 kasus) dengan kematian 14.681 dan pasien sembuh 19.758 orang.
3. Spanyol (119.199 kasus) dengan kematian 11.198 dan pasien sembuh 30.513 orang.
4. Jerman (91.159 kasus) dengan kematian 1.275 dan pasien sembuh 24.575 orang.
5. Tiongkok (81.620 kasus) dengan kematian 3.322 dan pasien sembuh 76.571 orang.



Sumber: Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Update Virus Corona Kemlu: 13 Orang Positif

WNI di luar negeri yang positif terkena virus corona bertambah 13 orang menjadi 204 orang per Jumat (3/4/2020).

DUNIA | 3 April 2020

Singapura Perketat Lockdown Virus Corona

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong hari ini, Jumat (3/4/2020), mengumumkan pembatasan sosial atau lockdown yang lebih ketat.

DUNIA | 3 April 2020

Susul Tiongkok, Kasus Corona di Jerman 4 Besar Dunia

Persentase orang yang pulih di Jerman lebih besar dibandingkan dengan AS, Italia, dan Spanyol.

DUNIA | 3 April 2020

Antisipasi Gelombang Dua Corona, Tiongkok Lockdown Kota Jia

Kabupaten Jia dengan populasi sekitar 640.000, pada Rabu (1/4/2020) meminta semua kompleks perumahan ditutup.

DUNIA | 3 April 2020

Kasus Corona di Dunia Tembus 1 Juta, Korban Tewas 52.000 Orang

Virus corona telah menyebar ke seluruh Eropa dan Amerika Utara di samping mulai merambah Afrika.

DUNIA | 3 April 2020

Pengidap Covid-19 Ludahi Orang Sebelum Tewas di Kereta

Anan Sahoh baru pulang dari Pakistan dan membawa sertifikat sehat saat mendarat di bandara, sebelum naik kereta api.

DUNIA | 3 April 2020

Korban Jiwa Corona di Spanyol Tembus 10.000

Pada 24 jam terakhir, 950 orang meninggal dunia di Spanyol akibat virus ini dan menjadi angka kematian harian tertinggi.

DUNIA | 2 April 2020

193 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

193 WNI di luar negeri posetif Covid-19.

DUNIA | 2 April 2020

Satu Lagi WNI Positif Covid-19 Meninggal di Singapura

Satu lagi WNI meninggal dunia karena Covid-19 di Singapura.

DUNIA | 2 April 2020

India Lockdown Sambil Bertepuk Tangan

Seluruh India Lockdown total.

DUNIA | 2 April 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS