Kekurangan APD, Asosiasi Dokter Gugat Pemerintah Zimbabwe

Kekurangan APD, Asosiasi Dokter Gugat Pemerintah Zimbabwe
Alat pelindung diri. ( Foto: Antara )
/ FER Sabtu, 11 April 2020 | 23:28 WIB

Harare, Beritasatu.com - Asosiasi dokter untuk hak asasi manusia Zimbabwe (ZADHR) mengajukan gugatan terhadap pemerintah yang dianggap gagal menyediakan alat pelindung diri (APD).

Baca: Italia Perpanjang Lockdown Sampai 3 Mei

Selama merebaknya pandemi virus corona jenis baru atau Covid-19, pemerintah diminta segera menyediakan APD untuk seluruh tenaga medis di Zimbabwe.

Pihak ZADHR menilai, pemerintah Zimbabwe lamban dalam mengambil tindakan pencegahan terhadap penyebaran wabah virus corona. Sejauh ini, Zimbabwe sudah mengonfirmasi 11 kasus Covid-19 dan tiga kematian.

Sementara, Human Rights Watch (HRW) juga mendesak pemerintah Zimbabwe agar lebih tanggap untuk melindungi tenaga medis dan warganya.

Baca: AS Catat Lebih Dari 2.000 Kematian Sehari Akibat Corona

"Otoritas Zimbabwe tak seharusnya menunggu instruksi pengadilan. Dokter dan perawat yang bekerja di garda terdepan harus difasilitasi dengan baik," tegas HRW dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya,  kalangan dokter dan perawat Zimbabwe menolak proposal pemerintah untuk membayar US$ 37 atau sekitar Rp 550.000 sebagai tunjangan risiko.





Sumber: Anadolu