Kasus Kematian Akibat Covid-19 di AS 10 Kali Lipat Tiongkok
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di AS 10 Kali Lipat Tiongkok

Senin, 20 April 2020 | 18:16 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

New York, Beritasatu.com - Kasus kematian akibat virus corona (Covid-19) di Amerika Serikat (AS), hingga Minggu (19/4/2020), menembus angka 40.000 orang. Jumlah tersebut, hampir 10 kali lipat total kematian akibat Covid-19 di Tiongkok yang menjadi negara asal wabah tersebut.

Data www.worldometers.info pada Minggu (19/4/2020), mencatat total kasus positif Covid-19 di AS mencapai 764,636 orang, dimana terdapat kasus baru sebanyak 25,844 orang. Total kematian akibat virus corona sebanyak 40,575, dengan 1,561 diantaranya merupakan kasus kematian baru pada Minggu (19/4/2020).

Jumlah kematian akibat virus Covid-19 di AS yang mencapai 40.575 jiwa menempatkan negara tersebut menjadi pusat pandemi Covid-19, melampaui Tiongkok sebagai negara asal wabah, yang hingga Minggu (19/4/2020) hanya mencatat 4.632 kasus kematian.

Perkembangan terbaru kasus Covid-19 di AS itu, membuat para ahli dan sejumlah gubernur negara bagian meminta Presiden AS, Donald Trump, kembali mempertimbangkan seruannya agar kegiatan bisnis kembali dibuka pada 1 Mei 2020.

Peneliti Harvard menyerukan agar Pemerintah AS meningkatkan tes korona kepada masyarakat menjadi setidaknya 500.000 per hari, jika igin membuka kegiatan perekonomian negara itu, pada 1 Mei 2020. Saat ini, tes korona secara nasional hanya mencapai 150.000 per hari.

"Jika kita tidak bisa melakukan setidaknya 500.000 tes sehari, maka sulit untuk melihat cara apa pun untuk kita membuka kembali kegiatan perekonomian pada 1 Mei 2020," bunyi laporan peneliti Harvard, seperti dikutip CNN, Senin (20/4/2020).

Gubernur Ohio, Mike DeWine, dan Gubernur Michigan, Gretchen Whitmer, mengatakan tak keberatan dengan seruan Presiden Donald Trump untuk membuka kembali kegiatan ekonomi pada 1 Mei 2020, asalkan tes Covid-19 dapat ditingkatkan dan menjangkau seluruh warga, terutama yang aktif bekerja.

"Saya senang dengan rekomendasi Gedung Putih tentang pembukaan (kegiatan ekonomi, Red) secara bertahap. Tapi kita harus hati-hati dan strategis. Kita tidak bisa hanya kembali ke kehidupan sebelum wabah Covid-19 terjadi," ujar Gretchen Whitmer.

AS saat ini kekurangan kapasitas untuk meningkatkan tes Covid-19 secara nasional, sehingga sulit untuk meningkatkan kapasitasnya menjadi sekitar tiga kali lipat dari yang berlaku saat ini. Bahkan kekurangan kapasitas alat tes Covid-19, sempat membuat peluncuran tes Covid-19 terhenti sejak awal wabah nasional.



Sumber: CNN, Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ringkasan Perkembangan Dunia: Kabar Baik Mulai Muncul

Inggris menyiapkan terapi dengan memanfaatkan darah penyintas virus corona untuk mengobati pasien yang masih dirawat.

DUNIA | 20 April 2020

Produsen Obat Malaria Dapat Izin Obati Pasien Covid-19

Obat itu akan diuji coba ke 440 pasien Covid-19 di Amerika Serikat.

DUNIA | 20 April 2020

Menyaru Polisi, Penembak Kanada Bunuh 16 Orang

Salah satu korban jiwa adalah polisi wanita Heidi Stevenson, yang telah bertugas selama lebih dari 23 tahun.

DUNIA | 20 April 2020

New York Akan Gencarkan Tes Antibodi Covid-19 Pekan Ini

Gubernur Negara Bagian New York Andrew Cuomo mengatakan pihaknya akan menggelar tes antibodi kepada pasien positif Covid-19.

DUNIA | 20 April 2020

Umat Kristen Bulgaria Tetap Beribadah Bersama di Luar Gereja

Warga Kristen Bulgaria tetap ibadah bersama di gereja.

DUNIA | 19 April 2020

Jerman Bersiap Longgarkan Pembatasan Publik

Jerman akan mulai melonggarkan beberapa pembatasan dalam kehidupan publik pada Senin (20/4/2020).

DUNIA | 19 April 2020

43 Pelajar Malaysia Terinfeksi Covid-19 dari Indonesia

Pelajar Malaysia tertular Covid-19 dari Indonesia.

DUNIA | 19 April 2020

Dua Lagi WNI Terinfeksi Covid-19 Meninggal di AS

Dua lagi WNI di AS meninggal dunia.

DUNIA | 19 April 2020

Covid-19 Mereda, Trump Buka Aktivitas Bisnis di Texas dan Vermont

Beberapa toko pengecer dapat melanjutkan layanan jemput dan antar (pick up & delivery).

DUNIA | 19 April 2020

Kasus Covid-19 Singapura Susul Malaysia, RI Puncaki di ASEAN

Kementerian Kesehatan Singapura mengonfirmasi 942 kasus tambahan pada Sabtu siang (18/4/2020).

DUNIA | 19 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS