Kasus Corona Melonjak Tajam, Jepang Mulai Panik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Corona Melonjak Tajam, Jepang Mulai Panik

Jumat, 24 April 2020 | 19:47 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Jumlah kasus infeksi virus corona terkonfirmasi di Jepang melonjak pesat dalam beberapa pekan terakhir, membungkam suara-suara penuh keyakinan di awal wabah bahwa negara itu mampu mengendalikan penyebarannya.

Sampai dengan Kamis (23/4/2020) kemarin, Jepang mencatat 11.950 kasus positif, termasuk 299 korban jiwa. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan data pada 1 Maret di mana hanya ada 243 kasus.

Lonjakan tajam itu membuat Perdana Menteri Shinzo Abe mengumumkan darurat nasional pada 17 April, padahal semula hanya tujuh prefektur yang terkena kebijakan ini.

Pekan lalu, tim pakar pemerintah memperingatkan bahwa Covid-19 bisa menewaskan lebih dari 400.000 orang di Jepang jika tidak dilakukan langkah-langkah mitigasi seperti social distancing. Sebagian besar korban jiwa mungkin diakibatkan oleh kurangnya ventilator atau alat bantu pernapasan.

Pekan ini Jepang mulai meningkatkan jumlah pengujian sampel untuk kasus Covid-19. Kombinasi kurangnya perlengkapan medis, jumlah pengujian yang rendah, dan minimnya imbauan kerja jarak jauh membuat Jepang sekarang harus bekerja ekstra keras untuk menekan jumlah kasus baru.

Pemerintah Jepang dinilai lamban dalam merespons pandemik ini. Sampai pertengahan April, baru dilakukan pengujian terhadap 90.000 orang, jauh di bawah Korea Selatan yang telah menguji 513.000 orang. Populasi Korsel 51 juta orang, sementara Jepang memiliki 127 juta penduduk.

Panik
Kepanikan pemerintah juga tercermin dari pernyataan kontroversial wali kota Osaka, kota terbesar ketiga di negara itu.

Wali Kota Ichiro Matsui mengatakan sebaiknya kaum pria saja yang berbelanja kebutuhan sehari-hari selama pandemik ini, karena perempuan butuh waktu terlalu lama dan hanya menambah ramai pusat perbelanjaan.

Menurutnya, kalau kaum pria yang belanja, hal itu bisa mengurangi potensi penularan Covid-19 karena mereka tidak suka berlama-lama di toko.

"Perempuan butuh waktu lebih lama saat belanja karena mereka membanding-bandingkan berbagai produk lalu menimbang mana opsi yang terbaik," kata Matsui dalam jumpa pers terkait virus corona di Osaka Kamis kemarin.

"Kalau laki-laki dia dengan cepat mengambil barang yang diminta dibeli sehingga mereka tidak akan keluyuran di supermarket -- itu bisa menghindari kontak dengan orang lain," imbuh Matsui.

Dua orang pria bermasker berbelanja di sebuah supermarket di Tokyo, Jepang, 23 April 2020. (AFP)

Pernyataannya itu memicu kecaman di media sosial. Salah satunya mengatakan wali kota sendiri mungkin tidak pernah belanja di supermarket untuk keluarganya.

Jurnalis senior Shoko Egawa bercuit: “Orang yang tidak tahu kehidupan sehari-hari sebaiknya tidak berkomentar.”

Sekitar 51% populasi di Jepang adalah perempuan. Menurut indeks kesenjangan gender dari World Economic Forum (WEF), peringkat Jepang sangat rendah yaitu 110 dari 149 negara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNN


BERITA LAINNYA

UNICEF Minta Sekolah di Negara Pandemi Covid-19 Dibuka Kembali

UNICEF mendesak otoritas pendidikan agar segera mungkin membuka kembali sekolah-sekolah di negara pandemi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

Bantu Perangi Covid-19, Indonesia Sumbang Alat Kesehatan ke Myanmar

Indonesia menyumbangkan peralatan kesehatan untuk membantu rakyat Myanmar memerangi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

INH Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Perumahan Guru di Yerusalem

INH menyalurkan bantuan dana untuk program pembangunan perumahan para asatidz atau guru di kawasan distrik Sur Baher, Yerussalem, Palestina.

DUNIA | 16 September 2021

Diminta Kurangi Emisi Karbon, Australia Malah Perpanjang Proyek Batubara

Langkah ini menggandakan komitmen negara tersebut untuk terus mengekstraksi bahan bakar fosil, meskipun ada tekanan untuk mengurangi emisi karbon.

DUNIA | 16 September 2021

Malaysia Buka Kembali Pulau Pariwisata Langkawi

Wisatawan kembali datang ke Pulau Langkawi, Malaysia, pada Kamis (16/9/2021).

DUNIA | 16 September 2021

1 Miliar Lebih Orang di Tiongkok Telah Divaksin Penuh

Tiongkok pada Kamis menyatakan, 1 miliar lebih warga di negara itu telah divaksinasi Covid-19 sepenuhnya, atau sekitar 71 persen dari populasinya.

DUNIA | 16 September 2021

Tuduhan Pelecehan Seksual, PBB Pulangkan 450 Pasukan Perdamaian Gabon

Tuduhan pelecehan seksual itu terkait dengan sejumlah tentara penjaga perdamaian Gabon tak dikenal yang beroperasi di pusat negara itu.

DUNIA | 16 September 2021

Yellen Peringatkan Pemerintah AS Terancam Default Bulan Depan

Menteri Keuangan AS Janet Yellen memperingatkan Pemerintah AS terancam default atau gagal bayar utang pada bulan Oktober.

DUNIA | 16 September 2021

Akibat Konflik, Lebih dari 634.000 Warga Afghanistan Mengungsi

Lebih dari 634.000 warga Afghanistan telah mengungsi akibat konflik pada tahun 2021.

DUNIA | 16 September 2021

Perubahan Iklim Pengaruhi Kesehatan Mental Kaum Muda

Perubahan iklim memengaruhi kesehatan mental kaum muda di sejumlah negara.

DUNIA | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Masih Mendominasi, Ekspor Industri Pengolahan Tembus US$ 111 Miliar

Masih Mendominasi, Ekspor Industri Pengolahan Tembus US$ 111 Miliar

EKONOMI | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings