WHO: Anak-anak Bisa Mati karena Vaksinasi Penyakit Lain Tertunda
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

WHO: Anak-anak Bisa Mati karena Vaksinasi Penyakit Lain Tertunda

Selasa, 28 April 2020 | 06:08 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jenewa, Beritasatu.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Senin atau Selasa WIB (28/4/2020) memperingatkan bahwa anak-anak di seluruh dunia bisa menjadi korban kematian ketika pandemi virus corona (Covid-19) memaksa beberapa negara menghentikan sementara vaksinasi penyakit mematikan lainnya seperti polio.

"Setidaknya 21 negara melaporkan kekurangan vaksin akibat pembatasan perjalanan untuk meredam penyebaran pandemi Covid-19," Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di kantor pusatnya, Jenewa. "Akibatnya, anak-anak akan mati secara tragis."

Tedros mengatakan, imunisasi juga telah ditunda di beberapa negara. Sementara layanan perawatan penyakit lain, seperti malaria, terganggu. Tedros mengacu pada jumlah kasus malaria di Afrika sub-Sahara yang naik dua kali lipat.

Tedros mendesak negara-negara anggota WHO untuk memastikan program vaksinasi didanai secara penuh. Dia mengatakan Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi membutuhkan US$ 7,4 miliar untuk mengimunisasi 300 juta anak dengan 18 vaksin pada 2025. "Ketika vaksinasi turun, wabah akan semakin banyak," kata Tedros.

Dia mengatakan, wabah Covid-19 yang dimulai di Wuhan, Tiongkok pada akhir Desember masih jauh dari kata selesai. WHO khawatir kasus-kasus baru Covid-19 akan muncul di Afrika, Eropa Timur, Amerika Latin dan beberapa negara Asia.

"Kami terus mendukung negara-negara ini dengan bantuan teknis melalui kantor regional melalui kerja sama dan solidaritas," katanya.

WHO pekan lalu memperingatkan para pemimpin global bahwa negara di dunia perlu mewaspadai corona di masa datang karena turunnya kasus di beberapa negara, bukan jaminan wabah usai. Pasalya, di negara lain kasus justru sedang memasuki fase puncak. “Jangan salah, kita masih harus menempuh jalan panjang. Virus ini akan bersama kita untuk waktu yang lama,” kata Tedros.

Saat pembatasan sosial sejumlah negara telah berhasil, namun Covid-19 tetap sangat berbahaya. Data saat ini menunjukkan sebagian besar populasi dunia tetap rentan. Artinya, wabah dapat dengan mudah muncul kembali.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Selandia Baru: Kami Sudah Kalahkan Virus Corona!

Jumlah kasus baru per hari hanya satu digit, dan hari Minggu lalu bahkan cuma ada satu kasus baru.

DUNIA | 27 April 2020

Wuhan Belum Dibuka Total Meskipun Nol Kasus Covid-19 di RS

Kota Wuhan, sebagai asal penularan virus corona, belum sepenuhnya dibuka meskipun rumah sakit-rumah sakit setempat melaporkan tak ada lagi pasien Covid-19.

DUNIA | 27 April 2020

Jumlah Kasus Covid-19 di Rusia Lampaui Tiongkok

Kasus Covid-19 di Rusia melampaui Tiongkok.

DUNIA | 27 April 2020

Update Covid-19 Kemlu: 567 WNI Terinfeksi di Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri melaporkan lima tambahan warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal akibat virus corona atau Covid-19 di luar negeri.

DUNIA | 27 April 2020

Kasus Covid-19 Dunia Tembus 3 Juta

Kasus virus corona (Covid-19) positif di dunia menembus angka 3 juta, pada Senin (27/4/2020).

DUNIA | 27 April 2020

Semua Pasien Covid-19 di Wuhan Dipulangkan dari RS

Wuhan melaporkan 46.452 kasus, atau 56 persen dari total kasus di Tiongkok.

DUNIA | 27 April 2020

Negara di Eropa Ramai-ramai Buka Lockdown, Mana Saja?

Sebanyak 206.816 orang meninggal karena Covid-19 sejak pertama kali muncul di Tiongkok pada Desember 2019.

DUNIA | 27 April 2020

Kasus Covid-19 Terbanyak di Asia, Iran Buka Kembali Masjid

Iran, negara di Asia yang paling terpukul akibat pandemi membagi sejumlah wilayahnya menjadi area putih, kuning, dan merah.

DUNIA | 27 April 2020

Inggris Longgarkan Lockdown Sebelum 7 Mei

Johnson mengambil kembali kendali pemerintah di bawah tekanan kejatuhan ekonomi akibat lockdown.

DUNIA | 27 April 2020

Pejabat Korsel: Kim Jong-un Masih Hidup dan Sehat

"Posisi pemerintah kami tegas, bahwa Kim Jong-un masih hidup dan sehat."

DUNIA | 26 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS