Palestina Batalkan Semua Perjanjian dengan Israel dan AS

Palestina Batalkan Semua Perjanjian dengan Israel dan AS
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Foto: istimewa)
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 20 Mei 2020 | 15:50 WIB

Ramallah, Beritasatu.com- Presiden Otorita Palestina (PA) Mahmoud Abbas mengumumkan negaranya akan menghentikan semua kesepakatan perjanjian dengan Israel dan AS sehubungan dengan rencana aneksasi PM Israel Benjamin Netanyahu.

Seperti dilaporkan RT, Selasa (19/5), pengumuman ini datang sebagai tanggapan atas rencana Netanyahu untuk mencaplok permukiman Yahudi di Tepi Barat, yang diuraikan dalam 'Kesepakatan Abad Ini' yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump dan diumumkan pada Januari.

"Organisasi Pembebasan Palestina dan Negara Palestina dibebaskan, sampai hari ini, dari semua perjanjian dan pemahaman dengan pemerintah Amerika dan Israel dan semua kewajiban berdasarkan pada pemahaman dan perjanjian ini, termasuk yang keamanan," kata presiden saat pada pertemuan kepemimpinan di Ramallah.

Abbas menegaskan dia melihat Israel sebagai "kekuatan pendudukan" ketika datang ke Tepi Barat.

Perjanjian-perjanjian yang kini dianggap tidak sah oleh PA termasuk Perjanjian Oslo (1993), Perjanjian Hebron (1997) dan Perjanjian Sungai Wye (1998), yang menetapkan parameter keamanan antara PA dan Israel di Tepi Barat.



Sumber: Suara Pembaruan