Rusia Tempati Peringkat Kedua Dunia Kasus Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rusia Tempati Peringkat Kedua Dunia Kasus Covid-19

Kamis, 21 Mei 2020 | 15:54 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Moskwa, Beritasatu.com - Rusia menempati peringkat kedua kasus virus corona (Covid-19) di dunia, setelah total pasien yang teronfirmasi positif menembus 300.000 orang, pada Rabu (20/5/2020).

Data worldometers per Rabu (20/5/2020), melaporkan terdapat 8.764 kasus Covid-19 baru di Rusia, sehingga total pasien yang positif menderita virus mematikan itu mencapai 308.705. Total kematian akibat Covid-19 di Rusia tercatat sebanyak 2.972, di mana 135 diantaranya merupakan kasus kematian baru.

Penambahan signifikan jumlah penderita Covid-19 positif di Rusia, membuat negara itu menggeser Brasil dan menempati posisi kedua negara di di dunia yang paling parah terpapar virus corona, setelah Amerika Serikat (AS).

Para ahli mempertanyakan keakuratan data angka kematian yang rendah di negara itu, tetapi Rusia bersikeras bahwa negaranya tidak melaporkan kematian akibat virus corona yang tidak terkonfirmasi.

“Adalah aman untuk menganggapnya jauh lebih tinggi daripada yang ditunjukkan statistik resmi. Agaknya dalam banyak kematian terkait Covid, penyebab kematian yang berbeda tidak didaftarkan, misalnya karena gagal jantung atau beberapa penyakit kronis. Dengan demikian jumlah kasus Covid-19 positif dan orang yang meninggal akibat Covid-19 bisa jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan," kata Analis politik, Anton Barbashin, seperti dikutip BBC, Kamis (21/5/2020).

Analis Verisk Maplecroft yang juga ahli kajian Rusia, Daragh McDowell, mengungkapkan pernyataan senada. Menurunya, skala penyebaran virus corona di Rusia tak bisa diremehkan dan data yang dilaporkan bisa saja tidak mencerminkan kenyataan di lapangan.

“Tingkat infeksi resmi dan jumlah kematian hampir pasti sangat mengecilkan ukuran pandemi. Pihak berwenang telah secara efektif mengakui hal ini. Walikota Moskow (Moskow) memperkirakan jumlah infeksi di Moskow saja 300.000 pada 7 Mei,” kata Daragh McDowell.

Menurut Daragh McDowell, jumlah kematian akibat Covid-19 di Rusia yang rendah dibandingkan angka infeksi yang fantastis, memang mencurigakan. Sebagai contoh, Di Dagestan yang menderita salah satu wabah corona terburuk di luar Moskwa, hanya ada laporan mengenai 35 kematian dari 3.553 kasus.

"Tapu pada saat yang sama, lebih dari 650 kematian karena pneumonia juga telah dicatat,” kata Daragh McDowell.

Tetapi Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, membantah bahwa Rusia tidak akurat dalam melaporkan data kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19.

"Kami tidak menyembunyikan apa pun. Penyebab kematian diidentifikasi oleh otopsi. Ini adalah otopsi yang membantu kita menghitung dengan tepat, dan atas dasar ini diversifikasi penyebab kematian terjadi. Itulah perbedaan antara Rusia dan banyak negara Barat, di mana mereka tidak melakukan pemeriksaan postmortem," ujar Dmitry Peskov.

Lebih Rendah

Meskipun menempati urutan kedua kasus positiv Covid-19 di dunia, angka kematian akibat Covid-19 di Rusia lebih rendah dibandingkan negara-negara eropa lainnya, yakni gtak melebihi angka 10%. Hal itu berbeda dengan negara-negara eropa lain yang mencatat angka kematian akibat Covid-19 lebih dari 10% total kasus infeksi.

Inggris misalnya, memiliki lebih dari 247.000 kasus dan telah mencatat 34.876 kematian. Italia dan Spanyol, dengan sekitar 226.000 dan 232.000 kasus corona positif, telah melaporkan sekitar 32.000 dan 28.000 kematian.

Selain Rusia, Jerman juga melaporkan angka kematian yang rendah, yang mencapai 8.060 pada hari Selasa, meskipun memiliki lebih dari 177.000 kasus. Namun Jerman telah menghubungkan ini dengan kombinasi faktor, mulai dari pelacakan kontak awal, untuk memiliki sistem perawatan kesehatan yang canggih dan baru-baru ini dimodernisasi.

Seperti sebagian besar negara tetangganya di Eropa, Rusia menerapkan penguncian ketat di kota-kota besar Moskow dan St Petersburg, yang keduanya akan berlanjut hingga 31 Mei 2020.

Presiden Rusia, Vladimir, Putin memberlakukan periode tidak bekerja, yang berakhir pekan lalu, untuk membantu menahan penyebaran virus. Para gubernur daerah juga diberi tanggung jawab untuk menerapkan langkah-langkah untuk mengatasi pandemi Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC, Reuters, Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

AS dan Inggris Sambut Janji Tiongkok untuk Akhiri Pendanaan Batu Bara

Amerika Serikat (AS) dan Inggris menyambut baik janji Tiongkok untuk mengakhiri pendanaan untuk proyek-proyek batu bara di luar negeri.

DUNIA | 23 September 2021

Aljazair Tutup Wilayah Udara untuk Semua Pesawat Maroko

Aljazair menutup wilayah udara untuk semua pesawat Maroko, sipil dan militer.

DUNIA | 23 September 2021

Sempat Promosikan Air Berkat, Dukun Kondang Sri Lanka Meninggal Akibat Covid

Eliyantha White, seorang dukun terkenal yang mencoba mengakhiri wabah Covid-19 di Sri Lanka dengan air yang “diberkati” telah meninggal karena virus tersebut

DUNIA | 23 September 2021

Peringati Hari Badak Sedunia, 2.500 Cula Dimusnahkan

Hampir 2.500 cula badak langka telah dihancurkan dalam upacara pertama dari jenisnya di timur laut India,

DUNIA | 23 September 2021

Boeing: Tiongkok Akan Beli 8.700 Pesawat Baru dalam 20 Tahun

Maskapai penerbangan Tiongkok kemungkinan akan membeli 8.700 pesawat senilai US$ 1,47 triliun selama 20 tahun ke depan.

DUNIA | 23 September 2021

Untuk Lansia, FDA Akan Izinkan Dosis Ketiga Vaksin Covid Pfizer

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengesahkan dosis ketiga dari vaksin Pfizer-Biontech dalam waktu dekat.

DUNIA | 23 September 2021

Pakar Inggris: Covid-19 Jadi Flu Biasa Tahun Depan

Covid-19 akan menyerupai flu biasa pada musim semi tahun depan ketika imunitas manusia sudah makin kuat karena vaksin.

DUNIA | 23 September 2021

Ilmuwan Tiongkok Klaim Covid-19 Muncul di AS Jauh Sebelum Wuhan

Para ilmuwan Tiongkok mengklaim Covid-19 sudah muncul di Amerika Serikat (AS) jauh sebelum muncul di Tiongkok.

DUNIA | 23 September 2021

Produsen Kapal Selam Prancis Tetap Akan Kirim Tagihan ke Australia

Naval Group Prancis menyatakan pada Rabu (22/9/2021) tetap akan mengirim tagihan pesanan kapal selam ke pemerintah Australia dalam beberapa minggu mendatang.

DUNIA | 23 September 2021

PBB Peringatkan 16 Juta Rakyat Yaman Menuju Kelaparan

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan 16 juta orang rakyat Yaman sedang menuju kelaparan.

DUNIA | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

MEGAPOLITAN | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings