Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Hari Minggu

Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Hari Minggu
Suasana Kakbah di Masjidil Haram, Makkah, saat sterilisasi untuk mengantisipasi wabah virus corona atau Covid-19. (Foto: AFP)
Natasia Christy Wahyuni / JAS Sabtu, 23 Mei 2020 | 14:32 WIB

Riyadh, Beritasatu.com - Otoritas Kerajaan Arab Saudi telah menetapkan hari libur Idulfitri sebagai akhir dari bulan puasa Ramadan, pada Minggu (24/5/2020). Otoritas keagamaan di Yerusalem, Mesir, Yordania, Suriah, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Libya, dan Lebanon juga mengatakan 1 Syawal 1441 Hijirah jatuh pada hari Minggu.

“Sabtu akan menjadi hari terakhir bulan suci Ramadan dan Idulfitri akan berlangsung hari Minggu,” sebut pernyataan pengadilan kerajaan dan Mahkamah Agung Arab Saudi, seperti dikutip dari Saudi Press Agency, Jumat (22/5/2020).

Penentuan waktu Idulfitri ditetapkan oleh posisi bulan berdasarkan kalender bulan Muslim. Idulfitri itu biasanya dirayakan keluarga-keluarga Muslim dengan berkumpul bersama.

Namun, sebagian besar negara Muslim di seluruh dunia telah menyerukan pembatasan gerak bagi warganya, serta melarang pertemuan tatap muka termasuk mudik karena pandemi virus corona. Arab Saudi, sebagai situs suci umat Muslim di dunia, juga menetapkan jam malam penuh selama periode liburan, setelah meredakan beberapa pembatasan selama Ramadan.

Saudi menjadi negara paling terdampak Covid-19 di Teluk dengan melaporkan 65.000 kasus terkonfirmasi Covid-19 dan 364 kematian.



Sumber: Saudi Press Agency