Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Tutup Masjid Saat Idulfitri

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Tutup Masjid Saat Idulfitri
Suasana sebuah jalan yang sepi di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada malam tanggal 23 Maret 2020 setelah diberlakukannya jam malam selama 21 hari untuk membendung penularan virus corona. (Foto: AFP)
Natasa Christy Wahyuni / FMB Sabtu, 23 Mei 2020 | 15:25 WIB

Riyadh, Beritasatu.com - Pejabat Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan masjid-masjid akan tetap ditutup untuk salat Idulfitri (Id). Masyarakat diminta untuk melakukan Salat Id di rumah masing-masing demi mencegah penularan virus corona.

Hari raya Idulfitri sebagai penanda akhir bulan Ramadan, jatuh pada Sabtu (23/5/2020) di kawasan negara-negara Teluk. Menteri Urusan Islam Saudi, Abdullatif al-Sheikh, memberikan perintah agar tidak melakukan Salat Id di masjid.

“Umat Muslim akan mengadakan salat Id di rumah karena pandemi,” kata Abdul Bari al-Thubaiti yaitu imam dari Masjid Nabawi di Medinah, Jumat (22/5).

Selama Ramadan, dua masjid suci di Mekah dan Medinah tetap menggelar salat tapi tanpa jemaah. Sementara itu, Pemerintah UEA di Dubai juga mengumumkan masjid tetap ditutup dan menyampaikan beberapa kebiasaan Idulfitri yang tidak boleh dilakukan, termasuk kunjungan keluarga dan memberikan hadiah atau uang kepada anak-anak. 



Sumber: Reuters