Menlu Tiongkok: AS-Tiongkok Harus Kooperasi, Bukan Konfrontasi

Menlu Tiongkok: AS-Tiongkok Harus Kooperasi, Bukan Konfrontasi
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping. (Foto: AFP)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Senin, 25 Mei 2020 | 06:48 WIB

Beijing, Beritasatu.com - Diplomat senior Tiongkok Wang Yi pada hari Minggu (24/5/2020) mengatakan AS sebaiknya mulai bekerja sama dengan Tiongkok daripada menyebar kebohongan dan menyalahkan Tiongkok atas wabah Covid-19.

"Tiongkok tidak berniat ingin mengubah AS atau menggantikan AS. AS juga hanya mengkhayal jika ingin mengubah Tiongkok," kata Menteri Luar Negeri Wang kepada media di sela-sela Kongres Nasional Rakyat di Beijing.

Belakangan hubungan AS-Tiongkok semakin renggang karena isu-isu seperti Hong Kong, hak asasi, perdagangan, hingga Taiwan.

"Patut disesalkan, selain dilanda virus corona, AS juga dilanda virus politik yang bertujuan menyerang dan mencemarkan Tiongkok," kata Wang, yang juga mengucapkan simpati mendalam atas korban jiwa Covid-19 AS yang sudah menembus 100.000 orang, terbanyak di dunia.

"Beberapa politisi mengabaikan fakta mendasar dan malah menyebarkan konspirasi. Tiongkok dan AS harus saling belajar dan berbagi pengalaman, dan membantu negara-negara lain melawan virus ini," tambahnya.

Wang mengatakan Tiongkok tetap berkomitmen bekerja sama dengan AS, meskipun hubungan keduanya memburuk. "Sebagai negara berkembang terbesar dunia dan negara termaju di dunia, kami (AS dan Tiongkok) memiliki tanggung jawab besar akan perdamaian dunia dan pembangunan. AS dan Tiongkok hanya akan maju dengan kooperasi, atau kalah karena konfrontasi".

Bulan lalu, negara bagian Missouri menyalahkan dan menuntut Tiongkok ke pengadilan atas penanganan virus corona, yang mengakibatkan kerugian ekonomi besar. Wang mengatakan tuntutan tersebut tidak berdasar.

"Jika AS ingin memeras buah dari kerja keras rakyat Tiongkok, kamu berkhayal dan hanya akan mempermalukan diri sendiri," kata dia.



Sumber: CNBC.com