AS Akan Jatuhi Sanksi pada Tiongkok jika Ganggu Otonomi Hong Kong
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS Akan Jatuhi Sanksi pada Tiongkok jika Ganggu Otonomi Hong Kong

Senin, 25 Mei 2020 | 08:08 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Washington, Beritasatu.com - Pemerintah AS kemungkinan akan menerapkan sanksi terhadap Tiongkok jika Beijing mengimplementasikan RUU keamanan nasional baru yang lebih ketat atas Hong Kong. Demikian dikatakan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert O'Brien, Minggu (24/5/2020).

O'Brien mengatakan RUU tersebut merepresentasikan pengambilalihan Hong Kong dan konsekuensinya, Menlu AS Mike Pompeo tidak bisa memastikan Hong Kong menikmati otonomi yang luas. Jika otonomi Hong Kong direnggut, maka AS akan menerapkan sanksi kepada Tiongkok atas dasar UU HAM dan Demokrasi Hong Kong 2019.

Pompeo menyebut RUU tersebut sebagai hukuman mati atas otonomi Hong Kong. O'Brien memperingatkan Hong Kong bisa kehilangan statusnya sebagai salah satu pusat keuangan global.

"Sulit bagi Hong Kong mempertahankan statusnya sebagai pusat keuangan Asia jika Tiongkok mengambil alih. Sektor jasa keuangan berkembang di Hong Kong karena sistem hukum yang melindugi kapitalisme dan kebebasan berusaha. Jika semua hal itu tidak ada, saya ragu pelaku industri keuangan akan bertahan...mereka tidak akan mau didominasi Tiongkok atau partai komunis," kata O'Brien kepada NBC.

RUU tersebut diumumkan pekan lalu di Kongres Nasional Rakyat, setelah tertunda selama berbulan-bulan akibat Covid-19. Sebelumnya gelombang protes anti-Tiongkok melumpuhkan Hong Kong. Pada hari Minggu, demonstran Anti-Tiongkok kembali menggelar aksi.

Sejak merdeka dari kolonisasi Inggris pada 1997, Hong Kong beroperasi dengan dua sistem di bawah Tiongkok. Hong Kong menikmati otonomi dan kebebasan yang luas dibanding provinsi-provinsi Tiongkok lainnya.

Menurut kantor berita Xinhua, sistem "satu negara, dua sistem" yang dianut Hong Kong, akhir-akhir ini semakin terancam risiko keamanan nasional dan mengancam kedaulatan Tiongkok. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan atas sistem hukum dan penegakkannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menlu Tiongkok: AS-Tiongkok Harus Kooperasi, Bukan Konfrontasi

Menlu Wang Yi mengatakan AS sebaiknya mulai bekerja sama dengan Tiongkok daripada menyebar kebohongan dan menyalahkan Tiongkok atas Covid-19.

DUNIA | 25 Mei 2020

Brasil Laporkan 965 Kematian Baru Covid-19 dalam 24 Jam

Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan 965 kasus kematian terbaru Covid-19 pada Sabtu (24/5/2020) sehingga total kematian di negara itu menjadi 22.013.

DUNIA | 24 Mei 2020

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Idulfitri Selama 3 Hari

Gencatan senjata itu dinyatakan semata-mata untuk memperingati perayaan Idulfitri.

DUNIA | 24 Mei 2020

Tenaga Medis di Malaysia Rayakan Idulfitri dalam Suasana Muram

Pandemi Covid-19 di Malaysia telah menginfeksi lebih dari 7.000 orang.

DUNIA | 24 Mei 2020

Rayakan Idulfitri, Malaysia Izinkan Kunjungi Keluarga yang Berdekatan

Pemerintah Malaysia mengizinkan anggota keluarga yang tinggal berdekatan untuk saling mengunjungi satu sama lain hanya hari pertama Idulfitri 1441 Hijriah.

DUNIA | 24 Mei 2020

Kanada Lampaui Tiongkok Kasus Positif Covid-19

Dilihat dari grafik penambahan kasus baru, sudah terjadi penurunan.

DUNIA | 24 Mei 2020

Thailand Mulai Uji Vaksin Covid-19 pada Monyet

Kandidat vaksin yang sedang diuji Universitas Chualongkorn Bangkok memanfaatkan teknologi messenger RNA.

DUNIA | 24 Mei 2020

Juli, Turis Asing Diperbolehkan Kunjungi Spanyol

Mulai Juli, pariwisata asing akan kembali dalam kondisi aman.

DUNIA | 24 Mei 2020

Wuhan Gelar Tes Covid-19 Sebanyak 1,4 juta Sehari

Wuhan yang merupakan tempat pertama kali wabah dimulai, melakukan 1.000.729 tes pada hari sebelumnya.

DUNIA | 24 Mei 2020

Angka Covid-19 Terus Naik, Indonesia Terburuk di ASEAN

Hanya Indonesia dan Filipina yang belum berhasil menunjukkan bahwa puncak pandemi Covid-19 sudah terlewati.

DUNIA | 23 Mei 2020


TAG POPULER

# Vaksinasi Covid-19


# Buruh Meninggal


# Puncak Covid-19


# STRP


# Pengusaha Sumbang Rp 2 Triliun



TERKINI

KPK Bakal Tindaklanjuti Komunikasi Lili Pintauli dan Wali Kota Tanjungbalai

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS