Jelang Idulfitri, Komunitas Sikh India Sanitasi Masjid Jama

Jelang Idulfitri, Komunitas Sikh India Sanitasi Masjid Jama
Beberapa anggota komunitas "United Sikhs" melakukan aksi pembersihan Masjid Jama, New Delhi, dengan menyemprotkan cairan desinfektan, pada Minggu (24/5/2020), atau sehari sebelum perayaan Idul Fitri di India. (Foto: Istimewa)
Jeany Aipassa / JAI Senin, 25 Mei 2020 | 12:28 WIB

New Delhi, Beritasatu.com - Menjelang Idulfitri, beberapa anggota komunitas United Sikhs melakukan aksi sanitasi Masjid Jama, di New Delhi, India, pada Minggu (24/5/2020).

Masjid Jama adalah masjid utama dan terkenal bagi umat Muslim di India, yang dibangun Kaisar Mogul, Syah Jehan, yang juga membangun Taj Mahal.

Parminder Singh, salah satu anggota United Sikhs, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk toleransi dan dukungan bagi umat Muslim yang hendak merayakan Idul Fitri di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Menurut Parminder Singh, selama dua bulan terakhir, komunitas tersebut melakukan kegiatan membersihkan tempat ibadah secara rutin, dan bukan hanya di masjid, tetapi juga gereja dan kuil.

“Kami tidak melakukan diskriminasi atas dasar agama. Sesuai dengan ajaran dalam kitab suci kami, Guru Granth Sahib, semua agama dan pengikutnya sama untuk kami karena kita semua adalah ciptaan tuhan. Ini bukan hanya untuk masjid. Kami juga membersihkan kuil dan gereja. Kami telah bekerja selama 50-60 hari terakhir,” kata Parminder Singh. 

Imam Shahi Masjid Jama Delhi, Ahmed Shah Bukhari, menyambut positif kegiatan komunitas "United Sikhs" dan mengatakan ini adalah hal yang dibutuhkan di India, bahwa semua orang tanpa memandang latar belakang apapun, saling menjaga satu sama lain.

Para anggota Komunitas Sikh membersihkan Masjid Jama Delhi pada Minggu (24/5/2020) sore waktu setempat, menjelang perayaan Idulfitri di India, yang jatuh pada Senin (25/5/2020).

Mereka datang dengan pakaian pelindung lengkap dan menyemprotkan cairan desinfektan ke setiap sudut Masjid Jama, mulai dari ruang salat, tempat pengambilan air wudhu, hingga halaman dan lingkungan di sekitar masjid itu.

Para manajer masjid juga menyatakan rasa terima kasih mereka pada layanan Komunitas Sikh pada hari terakhir bulan suci Ramadhan.

“Cara orang-orang dari komunitas Sikh membersihkan Masjid Jama adalah keindahan bangsa ini. Di tengah perjuangan melawan virus coron a, sangat penting untuk saling membantu. Saya berharap keindahan bangsa ini dipertahankan,” kata Ahmed Shah Bukhari.

Wabah Covid-19 yang dialami warga India bahkan saat Bulan Ramadan, telah menghidupkan toleransi dan menghilangkan diskriminasi di India. Tidak hanya di New Delhi, aksi solidaritas antarumat beragama jugaterlihat di wilayah lain.

Kuil Shri Mata Vaishno Devi di Jammu telah melayani sehri dan iftari selama bulan suci Ramadan kepada sekitar 500 umat Muslim yang dikarantina di Aashirwad Bhawan yang didungsikan menjadi pusat karantina Covid-19.



Sumber: The Times of India, Suara Pembaruan