Nama Perawat WNI yang Meninggal Akibat Covid-19 Diabadikan di Kuwait

Nama Perawat WNI yang Meninggal Akibat Covid-19 Diabadikan di Kuwait
Pekerja medis siap untuk menguji pengemudi di pusat pengujian Covid-19 lintas kendara di Kegubernuran Farwaniya, Kuwait, Sabtu (16/5/2020). (Foto: Xinhua / Asad)
Natasia Christy Wahyuni / WBP Minggu, 31 Mei 2020 | 08:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Salah seorang perawat warga negara Indonesia (WNI) bernama Nanang Suyono telah meninggal di Kuwait karena terinfeksi virus corona. Nama Nanang bersama beberapa korban meninggal Covid-19 lainnya sempat dipublikasikan media setempat dan diusulkan untuk diabadikan sebagai bentuk penghormatan.

“Beberapa nama tenaga medis, anggota militer, pegawai pemerintah, karyawan koperasi yang meninggal dunia karena Covid-19 dipublikasikan oleh sebuah media Kuwait, termasuk perawat WNI almarhum NS. Nama-nama tersebut diusulkan untuk diabadikan sebagai nama jalan, instalasi, atau fasilitas dimana mereka bekerja untuk menghormati pengorbanan mereka,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah, kepada Beritasatu.com di Jakarta, Sabtu (30/5/2020).

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Arab Saudi Lampaui Tiongkok

Informasi mengenai meninggalnya seorang perawat WNI di Kuwait bernama Nanang Suyono dipublikasikan oleh Indonesian Diaspora Network (IDN) Global dalam akun resmi di Facebook pada Selasa (26/5/2020). Jumlah WNI yang terinfeksi Covid-19 di Kuwait sampai Sabtu sebanyak 65 orang. Perinciannya, dua meninggal dunia, 52 stabil, dan 11 telah sembuh.

Baca juga: 934 WNI Terinfeksi Covid-19 di Luar Negeri

Faizasyah mengatakan setidaknya 52 dari 65 WNI terinfeksi di Kuwait bekerja sebagai perawat yang merupakan garda terdepan melawan Covid-19 di negara itu. Sampai Sabtu, jumlah WNI yang terinfeksi Covid-19 di seluruh dunia sebanyak 952 orang dengan perincian 49 WNI meninggal dunia, 408 WNI dalam perawatan, dan 495 WNI telah sembuh.

Angka kematian WNI tertinggi berada di Amerika Serikat (AS) yaitu 67 WNI terinfeksi termasuk 14 WNI meninggal dunia, disusul oleh Arab Saudi yang mencatat 112 WNI terinfeksi termasuk 13 WNI telah meninggal dunia. Sedangkan, negara dengan kasus WNI terkonfirmasi paling banyak adalah Malaysia yaitu 157 WNI terdiri dari dua meninggal, 115 stabil, dan 40 sembuh. Untuk kasus di anak buah kapal (ABK) WNI di kapal pesiar, jumlah terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 174 orang dengan perincian lima meninggal, 46 stabil, dan 123 sembuh.



Sumber: BeritaSatu.com