Logo BeritaSatu

Wali Kota ini Kirim Pesan “FU” untuk Donald Trump

Minggu, 31 Mei 2020 | 20:19 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Wali Kota Chicago Lori Lightfoot geram dengan cuitan Presiden Donald Trump terkait kerusuhan di Minneapolis, Minnesota, Jumat lalu, yang berbunyi “saat penjarahan dimulai, penembakan dimulai” (when the looting starts, the shooting starts).

Kalimat itu dinilai membenarkan kekerasan dan dibuat tenar oleh seorang kepala polisi di Miami pada 1967 yang dinilai rasis dan sering bertindak keras terhadap warga kulit hitam.

Twitter menandai dan menyembunyikan pesan Trump itu karena dinilai “mengglorifikasi kekerasan”.

“Komentar Donald Trump semalam sangat berbahaya,” kata Lightfoot dalam jumpa pers.

“Dan kita harus berdiri tegak dalam solidaritas serta mengatakan komentar itu sama sekali tidak bisa diterima terlepas dari siapa yang melontarkannya," kata perempuan kulit hitam itu.

"Tujuan dia adalah menciptakan polarisasi dan destabilisasi pemerintah daerah serta menyalakan hasrat rasialis. Kita tidak boleh membiarkannya seperti itu. Dan saya akan beri kode pada apa yang sangat ingin saya katakan kepada Donald Trump. Hanya dua kata, dimulai dengan F, diakhiri dengan U,” ujarnya.

Minneapolis dan puluhan kota lainnya dilanda kerusuhan setelah seorang pria kulit hitam, George Floyd, 46, tewas Senin lalu saat ditahan polisi. Sejumlah video yang beredar menunjukkan Floyd masih hidup ketika leher dan badannya ditindih dengan lutut oleh tiga polisi Minneapolis sampai kemudian tidak sadarkan diri.

Beberapa saat kemudian dia dinyatakan meninggal oleh rumah sakit.

Empat polisi dipecat karena skandal itu, salah satunya didakwa pembunuhan.

Trump berusaha mengklarifikasi pernyataannya di Twitter.

“Para penjarah tidak boleh dibiarkan berbaur dengan para demonstran damai. Penjarahan bisa berakhir dengan penembakan dan itulah kenapa seorang pria tertembak dan tewas di Minneapolis pada Rabu malam, atau lihatlah apa yang terjadi di Louisville di mana tujuh orang tertembak," kata Trump.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Fox News

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

2 Eks KPK Perkuat Tim Pengacara Sambo dan Putri Candrawathi

Dua eks pegawai KPK, yakni Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang, memperkuat tim pengacara Sambo dan Putri Candrawathi.

NEWS | 28 September 2022

Pakar Dukung Jokowi Lakukan Reformasi Hukum di Indonesia

Penegasan Presiden Jokowi mengenai perlu adanya reformasi hukum di Indonesia disambut baik oleh pakar hukum pidana.

NEWS | 28 September 2022

Rusia Usir Diplomat Jepang yang Dituduh Spionase

Rusia mengusir diplomat Jepang yang dituduh melakukan spionase. FSB telah menghentikan aktivitas spionase di Konsulat Jenderal Jepang di Vladivostok.

NEWS | 28 September 2022

Eks Pegawai KPK Rasamala Aritonang Jadi Pengacara Sambo, Ini Alasannya

Eks Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo

NEWS | 28 September 2022

Tim Pengacara Ferdy Sambo Janjikan Pembelaan yang Fair

Tim pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi janji bakal memberikan pembelaan yang fair (adil) sesuai prinsip peradilan, kepada kliennya

NEWS | 28 September 2022

Latihan Militer, AS Akan Kerahkan HIMARS ke Latvia

Amerika Serikat (AS) akan mengerahkan sistem roket HIMARS untuk latihan militer ke Latvia, negara tetangga Rusia.

NEWS | 28 September 2022

KPK Cecar Zumi Zola soal Uang ke Anggota DPRD Jambi

KPK memeriksa eks Gubernur Jambi Zumi Zola sebagai saksi, Selasa (27/9/2022) dugaan suap pada pembahasan RAPBD Jambi

NEWS | 28 September 2022

KPK Ungkap 3 Hal yang Dapat Buat Penyidikan Lukas Enembe Dihentikan

KPK memaparkan tiga hal yang dapat membuat penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe dihentikan.

NEWS | 28 September 2022

Jokowi Minta Penyaluran Bantuan Subsidi Upah Terus Dipercepat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) terus dipercepat, sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

NEWS | 28 September 2022

Sudah Berlarut-larut, ICW Desak KPK Jemput Paksa Lukas Enembe

ICW terus mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan upaya jemput paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
2 Eks KPK Perkuat Tim Pengacara Sambo dan Putri Candrawathi

2 Eks KPK Perkuat Tim Pengacara Sambo dan Putri Candrawathi

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings