Garda Nasional Minnesota Tes Covid-19 Seluruh Anggotanya Setelah 1 Positif
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Garda Nasional Minnesota Tes Covid-19 Seluruh Anggotanya Setelah 1 Positif

Rabu, 3 Juni 2020 | 06:20 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Minnesota, Beritasatu.com - Tentara Garda Nasional negara bagian Minnesota Amerika Serikat (Minnesota National Guard) berencana melakukan tes Covid-19 pada semua anggotanya setelah diketahui satu orang dites positif dan sembilan lainnya menunjukkan gejala virus corona. Demikian dikatakan juru bicara Tentara Garda Nasional Minnesota kepada CNBC pada Selasa (2/6/2020).

Pasukan Garda Nasional negara bagian Minnesota mengerahkan hampir 7.000 anggotanya guna mengendalikan aksi protes massa yang dipicu kematian George Floyd, warga kulit hitam tak bersenjata oleh polisi Minneapolis berkulit putih. Polisi itu menekan leher Floyd dengan lutut selama hampir sembilan menit.

"Semua anggota kami diperiksa kesehatannya, termasuk untuk gejala Covid-19," kata Letnan Kolonel Dean Stulz dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan bahwa satu anggota yang diketahui positif Covid-19 telah diisolasi. “Penyaringan dan pengujian terhadap anggota yang ikut mengendalikan unjuk rasa telah menjadi bagian dari rencana kami sejak awal," kata dia.

Namun belum diketahui waktu melakukan tes Covid-19 itu. Hingga kini tidak jelas kapan anggota terinfeksi dan berapa banyak interaksi mereka dengan anggota lainnya dan publik.

"Kami telah melakukan upaya untuk mengenakan masker dan mendorong jarak sosial, namun ketika Anda membuat barikade melindungi orang atau bangunan, Anda bahu-membahu. Ini adalah risiko yang kami terima saat berseragam untuk menjaga keamanan publik dan memulihkan perdamaian dan ketertiban," kata juru bicara Pasukan Garda Nasional Minnesota Scott Hawks dalam sebuah pernyataan.

Berita itu muncul ketika ahli epidemiologi dan kesehatan masyarakat khawatir bahwa protes massa yang meluas di AS memungkinkan virus corona menyebar cepat. Apalagi sejumlah negara-negara bagian mulai membuka kembali sektor-sektor besar ekonominya.

Direktur Pusat Kesehatan dan Bencana Masyarakat UCLA, Dr. David Eisenman mengatakan, pengujian besar-besaran terhadap semua orang yang terlibat dalam protes akan menjadi kunci untuk memastikan bahwa virus tidak menyebar dari kelompok tersebut ke kelompok lainnya.

Minnesota telah melakukan 258.747 tes diagnostik corona sejak 6 Maret, menurut data yang dikumpulkan Covid Tracking Project. Hingga Mei, lebih 5 juta orang melakukan tes dengan rata-rata 5.780 tes per hari, menurut data sukarelawan yang didirikan wartawan di majalah The Atlantic.

Beberapa spesialis kesehatan dan ekonom telah berulang kali meminta AS untuk meningkatkan kemampuan pengujian tes lebih banyak di seluruh populasi. Jumlah rata-rata harian tes di AS pada Mei hampir dua kali lipat dibandingkan dengan April. Namun itu masih jauh dari program pengujian besar-besaran yang disarankan beberapa ahli epidemiologi. "Sekarang adalah saatnya kita perlu melakukan pengujian lebih banyak dari sebelumnya, guna menekan penyebaran," kata Eisenman.

Menurut dia, pemerintah perlu melakukan segala upaya untuk melindungi para pengunjuk rasa serta melindungi komunitas dan keluarga tempat mereka kembali setiap malam.

Ahli epidemiologi Emory University, Bob Bednarczyk menambahkan aktivitas selama unjuk rasa seperti berteriak dan bernyanyi akan memperburuk penyebaran virus. Apalagi keberadaan mereka dipaksa berdekatan.

Dia menambahkan bahwa penggunaan gas air mata untuk menghalau pemrotes juga dapat menyebabkan orang batuk dan menyebarkan virus lebih banyak. "Saya khawatir penggunaan gas air mata untuk memecah protes ini. Ketika terjadi pandemi penyakit pernapasan, penggunaan bahan kimia yang menyebabkan orang batuk dengan keras memicu penyebaran penyakit lebih banyak," kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC


BERITA LAINNYA

Negara Ini Klaim Bebas Covid-19, Tapi Bohong

Dalam hampir dua tahun sejak pandemi Covid-19 dimulai, Turkmenistan belum melaporkan satu pun kasus infeksi. Aktivis setempat mengatakan klaim itu bohong.

DUNIA | 25 September 2021

Indonesia Beberkan Strategi Mewujudkan Transformasi Sistem Pangan

Indonesia membagikan strategi untuk mewujudkan transformasi sistem pangan di markas Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS),

DUNIA | 25 September 2021

Kanada Bebaskan Eksekutif Huawei yang Ditahan

Kanada membebaskan Chief Financial Officer Huawei Meng Wanzhou yang sempat ditahan selama tiga tahun,

DUNIA | 25 September 2021

7 Negara Janji Hentikan Bangun PLTU Batu Bara

Tujuh negara telah menandatangani janji untuk menghentikan pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara baru.

DUNIA | 25 September 2021

Di PBB, Presiden Palestina Beri Ultimatum Israel

Presiden Palestina Mahmoud Abbas memberi ultimatum pada Israel untuk mengakhiri pendudukannya atas wilayah Palestina

DUNIA | 25 September 2021

PBB: 300.000 Warga Sudan Terdampak Hujan Deras dan Banjir

Hujan lebat dan banjir telah memengaruhi lebih dari 300.000 orang di 14 dari 18 negara bagian di Sudan.

DUNIA | 25 September 2021

AS Izinkan Masuk Bantuan untuk Afghanistan

Amerika Serikat (AS) mengizinkan bantuan untuk rakyat Afghanistan meskipun ada sanksi terhadap pemerintah Taliban.

DUNIA | 25 September 2021

PBB Perbarui Jumlah Korban Tewas Perang Suriah

Perang di Suriah telah menewaskan 350.209 orang yang diidentifikasi sepenuhnya oleh PBB dari Maret 2011 hingga Maret 2021.

DUNIA | 25 September 2021

Survei: Mayoritas Warga Eropa Tidak Anggap Tiongkok sebagai Ancaman

Sebagian besar orang Eropa tidak menganggap Tiongkok sebagai ancaman bagi cara hidup mereka.

DUNIA | 25 September 2021

AS Kirim Tambahan 2,5 Juta Dosis Vaksin Covid ke Bangladesh

Amerika Serikat (AS) mengirimkan 2,5 juta dosis vaksin Covid-19 lagi ke Bangladesh yang terkena dampak parah pandemi.

DUNIA | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Modifikasi Mobil Impian Lewat Fitur Live Configurator

Modifikasi Mobil Impian Lewat Fitur Live Configurator

OTOMOTIF | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings