Untuk Keenam Kali Spanyol Perpanjang Status Darurat Covid-19

Untuk Keenam Kali Spanyol Perpanjang Status Darurat Covid-19
Pedro Sanchez (Foto: Istimewa)
Jeany Aipassa / JAI Jumat, 5 Juni 2020 | 13:55 WIB

Madrid, Beritasatu.com - Untuk keenam kalinya Parlemen Spanyol memperpanjang status darurat pandemi virus corona (Covid-19) di negara itu. Status darurat yang rencananya berakhir pada pekan ini, diperpanjang hingga 21 Juni 2020.

Keputusan itu, dibuat Parlemen Spanyol melalui mekanisme pemungutan suara (voting) dalam sidang pada Rabu (3/6/2020). Hasil voting menunjukkan 177 anggota parlemen setuju memperpanjang status darurat Covid-19, 155 anggota menentangnya, serta hanya 18 anggota yang abstain.

Meskipun pandemi Covid-19 sudah dapat dikendalikan, di mana hanya sekitar 60 orang telah meninggal selama sepekan terakhir, Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez, bersikeras keadaan darurat harus diperpanjang agar negara itu dapat melalui fase akhir pandemi Covid-19 yang diperkirakan selesai pada akhir Juni 2020.

Koalisi kelompok sayap kiri yang mendukung Sanchez berhasil mengumpulkan suara dari partai-partai kecil di parlemen untuk memperpanjang status darurat Covid-19 di Spanyol.

Keadaan darurat Covid-19 telah membuat pemerintah Spanyol memaksakan batasan signifikan pada kebebasan bergerak, membuat hampir 47 juta penduduk Spanyol sebagian besar tinggal. 

Dengan keputusan tersebut, pembatasan jarak sosial dan aturan penguncian akan tetap berlaku, meskipun telah berkurang secara signifikan sejak dimulainya penguncian negara itu, pada pertengahan Maret 2020.

Spayol menempati urutan keempat negara yang terdampak Covid-19, namun telah menunjukkan penurunan kasus secara signifikan dalam dua pekan terakhir.

Data Woldometers per Jumat (5/6/2020), mencatat total kasus Covid positif di negara itu mencapai 287.740 orang, dengan hanya ada penambahan 334 kasus baru. Sedangkan jumlah kematian tercatat sebanyak 27.133, dengan penambahan 5 kasus baru pada Jumat (5/6/2020).



Sumber: BBC, VoA, Suara Pembaruan