Inggris Terapkan Karantina Dua Pekan untuk Pendatang
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Inggris Terapkan Karantina Dua Pekan untuk Pendatang

Senin, 8 Juni 2020 | 19:22 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

London, Beritasatu.com - Pemerintah Inggris menerapkan kebijakan wajib karantina mandiri selama dua pekan untuk setiap orang yang datang ke negara itu. Aturan tersebut, efektif mulai diberlakukan per hari ini, Senin (8/6/2020).

Baca Juga: Pangeran William Diam-diam Jadi Relawan Covid-19

Kebijakan yang berlaku untuk warga Inggris dan pendatang dengan beberapa pengecualian, disebutkan bertujuan untuk mencegah penularan gelombang kedua virus corona dari luar negeri.

Namun, kebijakan tersebut ditentang oleh sejumlah maskapai penerbangan dan kalangan pemilik hotel, karena dianggap dapat memberikan tekanan lebih besar terhadap sektor pariwisata.

Maskapai penerbangan British Airways bersama EasyJet dan Ryanair telah mengajukan protes dan mengancam akan menuntut pemerintah atas kebijakan yang mereka nilai ‘tidak proporsional dan tidak adil’ karena dapat memberikan pengaruh terhadap ribuan lapangan kerja.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengatakan, aturan baru itu sangat masuk akal karena melihat proporsi infeksi Covid-19 yang berasal dari luar negeri terus meningkat, ketika beban kasus positif di Inggris sendiri mengalami penurunan.

Baca Juga: ECB Proyeksi Ekonomi Terkontraksi 8,7%

"Kita harus mengambil pendekatan yang dimulai dengan hati-hati," kata Matt Hancock kepada Sky News, seperti dilansir dari AFP, Senin (8/6/2020).

Untuk memasuki Inggris dengan pesawat, kereta api, atau angkutan laut, para pelancong harus memberikan perincian tentang perjalanan mereka dan alamat tempat mereka akan melakukan isolasi mandiri.

Pengecualian sedang dibuat dalam beberapa kasus, termasuk untuk pengemudi truk, pekerja layanan kesehatan ‘penting’ dan orang-orang yang bepergian dari Irlandia yang telah berada di sana setidaknya selama dua pekan.

Pihak berwenang di Inggris akan melakukan pemeriksaan mendadak dan mereka yang melanggar aturan dapat dihukum dengan denda sebesar 1.000 poundsterling (US$ 1.250) atau sekitar Rp 17,3 juta (kurs Rp 13.885 per dolar AS).



Sumber: AFP


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 di Arab Saudi Tembus 100.000 Orang

Jumlah kasus virus corona (Covid-19) di Arab Saudi menembus 100.000 orang, pada Minggu (7/6/2020).

DUNIA | 8 Juni 2020

Sebut Demonstran BLM di Washington Sedikit, Trump Dikecam Warganet

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikecam warganet karena cuitannya di Twitter yang menyebut jumlah demonstran Black Lives Matter di Washington sedikit.

DUNIA | 8 Juni 2020

Jepang dan Prancis Dukung Kebijakan Tiongkok atas Hong Kong

Jepang dan Prancis mendukung prinsip “satu negara, dua sistem”, termasuk Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional, yang diterapkan Tiongkok terhadap Hong Kong.

DUNIA | 8 Juni 2020

Pangeran William Diam-diam Jadi Relawan Covid-19

Pangeran William dari Inggris diam-diam telah menjadi relawan pandemi virus corona (Covid-19) dengan menjadi konselor saluran bantuan krisis.

DUNIA | 8 Juni 2020

12 Hari Demonstrasi, Kasus Covid-19 di AS Bertambah 250.000 Orang

Selama 12 hari aksi demonstrasi Black Lives Matter (BLM) berlangsung, jumlah kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat bertambah sekitar 250.000 orang.

DUNIA | 8 Juni 2020

Tiongkok Bantah Tutupi Informasi Awal Virus Covid-19

Otoritas Tiongkok membantah telah menutupi informasi awal terkait virus corona (Covid-19) dan mengklaim telah menyediakan informasi secara tepat waktu.

DUNIA | 8 Juni 2020

Ribuan Warga Dunia Tuntut Diakhirinya Diskriminasi Rasial

Ribuan warga dunia, Sabtu (6/6), bergabung dalam aksi demonstrasi “Black Lives Matter” (BLM) dan menuntut diakhiriya diskriminasi rasial.

DUNIA | 8 Juni 2020

Jepang Masuk Periode Resesi

Perekonomian Jepang menyusut dua kuartal berturut-turut. Jepang mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2020 menyusut 2,2 persen.

DUNIA | 8 Juni 2020

Covid-19 Tembus 7 Juta Kasus di Seluruh Dunia, Selandia Baru Sudah Bersih

Kabar baik datang dari Selandia Baru yang mengatakan untuk pertama kalinya sejak 28 Februari, tidak ada kasus aktif Covid-19 di negaranya per hari ini.

DUNIA | 8 Juni 2020

Kisah Pekerja Ilegal Indonesia di Inggris, Ada Yang Sekamar Berenam

Ada pula majikan dari para pekerja justru yang kehilangan pekerjaan.

DUNIA | 8 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS