WHO Klarifikasi Pernyataan OTG Jarang Tularkan Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

WHO Klarifikasi Pernyataan OTG Jarang Tularkan Covid-19

Rabu, 10 Juni 2020 | 02:49 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklarifikasi pernyataan membingungkan Senin kemarin bahwa kasus penularan virus corona oleh orang tanpa gejala jarang terjadi.

Pendapat seperti ini berlawanan dengan panduan kesehatan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, di mana diperkirakan 40 persen penularan Covid-19 disebarkan oleh orang tanpa gejala (OTG) atau oleh penderita yang belum benar-benar jatuh sakit atau baru gejala awal yang ringan.

Pada Selasa (9/6/2020), pejabat WHO yang melontarkan pernyataan kontroversial itu mengklarifikasi ucapannya, bahwa sebetulnya belum ada data kuat tentang jumlah penularan yang disebabkan oleh orang tanpa gejala.

Maria Van Kerkhove, salah satu pejabat WHO untuk penanganan virus corona di bidang teknis, mengatakan kasus-kasus penularan oleh OTG “tidak banyak diketahui”.

"Mayoritas penularan yang kami tahu adalah orang degan gejala menyebarkan virus ke orang lain melalui percikan lendir [droplets] -- tetapi ada kelompok orang yang tidak mengalami gejala. Dan untuk benar-benar memahami berapa banyak mereka yang tidak punya gejala, kami sebenarnya belum bisa menjawab," kata Van Kerkhove dalam tanya jawab dengan media melalui laman media sosial WHO.

"Kami tahu ada orang tanpa gejala yang bisa menularkan virus ini," ujarnya.

"Jadi yang perlu kami pahami lebih dalam adalah berapa banyak OTG dalam populasi dan berapa banyak dari mereka yang menularkan ke orang lain."

Hari sebelumnya, dalam jumpa pers di Jenewa, Swiss, wanita itu mengatakan: “Tampaknya jarang ada orang tanpa gejala yang benar-benar bisa menularkan ke orang lain."

Baca juga: WHO: Penyebaran Utama Covid-19 Bukan dari Orang Tanpa Gejala

Van Kerkhove juga mengatakan bahwa yang dikira kasus Covid-19 tanpa gejala ternyata hanya penyakit lain yang ringan saja.

"Saat kami tengok kembali untuk melihat berapa banyak sebetulnya yang OTG, kami dapati bahwa banyak dari mereka mengalami sakit ringan saja. Itu bukan, dalam tanda kutip, gejala Covid. Artinya mereka tidak demam, tidak batuk parah dan tidak kesulitan bernapas," kata Van Kerkhove Senin lalu.

Menurutnya, apa yang dia sampaikan hari Senin itu bukan pernyataan atau kebijakan resmi WHO, melainkan hanya menjawab pertanyaan dalam jumpa pers.

OTG Pembawa Virus
Dr Mike Ryan, direktur eksekutif WHO untuk program kesehatan darurat, menegaskan bahwa OTG bisa menularkan virus corona ke orang lain, meskipun dia menambahkan bahwa perlu lebih banyak penelitian tentang skala penularannya.

"Proporsi penularan penyakit oleh OTG tidak diketahui, seperti dikatakan Maria," kata Ryan.

"Saya sangat yakin bahwa ini [penularan oleh OTG] memang terjadi. Pertanyaannya adalah, berapa banyak?" ujarnya.

Liam Smeeth, profesor epidemiologi klinis di London School of Hygiene and Tropical Medicine, mengatakan dia "agak kaget" oleh pernyataan awal Van Kerkhove Senin lalu.

"Ini berlawanan dengan pandangan ilmiah saya sejauh ini yang menyebutkan bahwa OTG dan orang pada tahap gejala awal menjadi sumber utama penularan ke orang lain," kata Smeeth dalam pernyataan yang dirilis Science Media Centre di Inggris, Selasa.

Dia lalu menyebut beberapa hasil riset bahwa upaya isolasi diri dan karantina wilayah atau lockdown bisa mengurangi jumlah orang yang terinfeksi atau meninggal karena Covid-19 dalam jumlah jutaan di seluruh dunia.

"Studi ilmiah memang belum pasti, tetapi penularan oleh OG bisa mencakup 30% sampai 50% dari keseluruhan kasus," kata Smeeth.

"Penelitian ilmiah yang paling dipercaya sekarang meununjukkan bahwa setengah jumlah kasus terinfeksi berasal dari OTG atau orang dengan gejala awal."



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNN

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bom Bunuh Diri di Somalia, 8 Orang Tewas

Satu ledakan bom mobil bunuh diri telah menewaskan sedikitnya delapan orang di pos pemeriksaan keamanan dekat istana presiden di Mogadishu, ibu kota Somalia.

DUNIA | 26 September 2021

CDC: AS Sudah Berikan 389,4 Juta Dosis Vaksin Covid

Amerika Serikat (AS) telah memberikan 389.372.689 dosis vaksin Covid-19 di negara itu pada Sabtu (25/9/2021) pagi.

DUNIA | 26 September 2021

Pengungsi Suriah Tewas Setelah Telan Bensin

Seorang pengungsi Suriah di Minieh, Lebanon utara, tewas pada Sabtu (25/9/2021) setelah secara tidak sengaja menelan sejumlah besar bensin

DUNIA | 26 September 2021

Kritik Paspor Vaksin, Menteri Muda Belanda Dipecat

Menteri Muda Urusan Ekonomi Belanda, Mona Keijzer dipecat oleh Perdana Menteri Mark Rutte.

DUNIA | 26 September 2021

Pemimpin Myanmar Tidak Akan Berpidato di Majelis Umum PBB

Tidak ada pemimpin Myanmar yang akan berpidato di Majelis Umum tahunan tingkat tinggi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada minggu depan

DUNIA | 26 September 2021

Dipicu Liburan, Kasus Harian Covid-19 di Korsel Melonjak

Korban infeksi terus bermunculan yang dipicu oleh liburan tiga hari di pekan ini.

DUNIA | 25 September 2021

60 Juta Warga AS Penuhi Syarat Vaksin Booster, Biden: Gratis dan Mudah Didapat

Vaksin dosis penguat (booster) untuk Covid-19 akan disediakan secara gratis, kata Presien Amerika Serikat Joe Biden.

DUNIA | 25 September 2021

Bom Rakitan di Pot Bunga Meledak di Jalalabad, Afghanistan

Menurut laporan media lokal, bom rakitan disembunyikan di pot bunga di salah satu jalan dan meledak di jam-jam sibuk di pagi hari.

DUNIA | 25 September 2021

Bebas dari Penjara, Eksekutif Huawei Tinggalkan Kanada Naik Pesawat Carter

Berkat kerja keras pemerintah Tiongkok, Meng meninggalkan Kanada dengan menggunakan pesawat yang disewa pemerintah.

DUNIA | 25 September 2021

Belum Diberi Akses, Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar Tak Dapat Jalankan Tugasnya

Utusan Khusus ASEAN belum dapat menjalankan tugasnya karena beliau memerlukan akses untuk bertemu dengan semua pihak.

DUNIA | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Bom Bunuh Diri di Somalia, 8 Orang Tewas

Bom Bunuh Diri di Somalia, 8 Orang Tewas

DUNIA | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings