Bank Dunia: Pandemi Covid-19 Picu Resesi Terburuk Bagi Negara Maju
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bank Dunia: Pandemi Covid-19 Picu Resesi Terburuk Bagi Negara Maju

Rabu, 10 Juni 2020 | 14:50 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Washington, Beritasatu.com - Bank Dunia menyatakan pandemi virus corona (Covid-19) memicu resesi terburuk bagi negara maju sejak Perang Dunia Kedua. Ekonomi global diperkirakan menyusut sebesar 5,2% pada tahun ini, akibat dampak pandemi Covid-19.

"Resesi akibat Covid-19 luar biasa dalam banyak hal dan cenderung menjadi yang terburuk di negara maju sejak Perang Dunia Kedua, dan kontraksi output pertama di negara berkembang setidaknya dalam enam dekade terakhir", kata Direktur Kelompok Prospek Bank Dunia, Ayhan Kose, di Washington, Amerika Serikat (AS).

Bank Dunia, dalam laporan Prospek Ekonomi Global terbaru yang dirilis di Washington, AS, Senin (8/6/2020), menyatakan bahwa pandemi juga memicu kenaikan dramatis dalam kemiskinan ekstrem di berbagai negara, termasuk negara-negara kaya.

“Perkiraan saat ini menunjukkan bahwa 60 juta orang dapat didorong ke dalam kemiskinan ekstrem pada tahun 2020 dan perkiraan ini kemungkinan akan meningkat lebih lanjut, jika pembukaan kembali ekonomi negara-negara maju sebagai penentu utama tertunda,” kata Presiden Kelompok Bank Dunia, David Malpass.

Di negara-negara kaya, kegiatan ekonomi diperkirakan menurun 7% karena pandemi Covid-19 mengganggu permintaan dan penawaran domestik, kegiatan perdagangan dan keuangan, serta menyebabkan penghasilan jatuh dan angka kemiskinan meningkat.

Sedangkan pasar negara berkembang dan ekonomi berkembang akan menyusut 2,5%, yang merupakan kontraksi pertama bagi kelompok negara ini 60 tahun terakhir. Penghasilan per kapita di negara-negara berkembang diperkirakan turun 3,6%, memicu jutaan orang jatuh miskin.

Bank Dunia menyatakan, dampak terparah pandemi Covid-19 terhadap ekonomi akan dirasakan oleh negara-negara yang terpukul paling parah, antara lain Amerika Serikat, Amerika Latin, dan sebagian Eropa.

“Hal itu akan semakin diperparah jika negara-negara tersebut memiliki ketergantungan besar pada perdagangan global, pariwisata, ekspor komoditas dan pembiayaan eksternal,” bunyi laporan Bank Dunia.

Laporan Prospek Ekonomi Global Bank Dunia menunjukkan, ekonomi Amerika Serikat diperkirakan berkontraksi 6,1% tahun ini, sementara output zona euro diperkirakan akan menyusut sekitar 9,1%. Ekonomi Jepang diperkirakan akan berkurang 6,1%.

Pertumbuhan ekonomi juga diperkirakan menurun di Amerika Latin dan Karibia (7,2%), di Eropa dan Asia Tengah (4,7%), di Timur Tengah dan Afrika Utara (4,2%), di Afrika sub-Sahara (2,8%), di Asia Selatan (2,7%) dan di Asia Timur dan Pasifik (0,5%).

Bersatu

Wakil Presiden Kelompok Bank Dunia untuk Pertumbuhan, Keuangan, dan Lembaga yang Adil, Ceyla Pazarbasioglu, mengatakan pandemi Covid-19 menimbulkan krisis yang cenderung meninggalkan bekas luka jangka panjang dan menjadi tantangan global yang besar.

Terkait dengan itu, Pazarbasioglu menyerukan dunia harus bersatu untuk pemulihan yang 'kuat'. Prioritas utama saat ini adalah menangani kesehatan global, kemudian memulihkan keadaan darurat ekonomi global.

"Selain itu, komunitas global harus bersatu untuk menemukan cara untuk membangun kembali pemulihan yang sekuat mungkin untuk mencegah lebih banyak orang jatuh ke dalam kemiskinan dan pengangguran," ujar Ceyla Pazarbasioglu.

Sebelumnya dalam Laporan Ekonomi Global semi-tahunan sebelumnya, yang dikeluarkan pada Januari 2020, Bank Dunia melihat ekonomi global tumbuh 2,5% tahun ini, naik dari 2,4% 2019, berkat pemulihan bertahap dalam perdagangan dan investasi.

Prediksi itu disampaikan sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Covid-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020. Pekan lalu, Bank Dunia merilis bab analitis dari laporan.

Prospek Ekonomi Global terbaru yang dikeluarkan Bank Dunia menekankan bahwa negara-negara berkembang dan masyarakat internasional dapat mengambil langkah sekarang, untuk mempercepat pemulihan, setelah gelombang pandemi pertama pandemi Covid-19 berkurang.

Menurut Ceyla Pazarbasioglu, pilihan kebijakan yang dibuat hari ini, termasuk transparansi utang yang lebih besar untuk mengundang investasi baru, kemajuan yang lebih cepat dalam konektivitas digital, dan perluasan besar jaring pengaman tunai bagi masyarakat miskin, akan membantu membatasi kerusakan dan membangun pemulihan yang lebih kuat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: UN News, VoA, Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Kemtan dan FAO Teken MoU di Bidang Pertanian

MoU tersebut meliputi berbagai aspek yang diharapkan secara komprehensif mampu menyelesaikan permasalahan global di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

DUNIA | 19 September 2021

Israel Tangkap Semua Milisi Palestina yang Kabur dari Penjara

Polisi Israel pada Sabtu (18/9/2021) menangkap dua buronan terakhir dari enam milisi Palestina yang melarikan diri dari sebuah penjara.

DUNIA | 19 September 2021

Myanmar Memanas, Pasukan Militer Junta Diserang Bom

Pihak junta militer Myanmar menyatakan, pasukan keamanan mendapat serangan bom dari kelompok pembangkang.

DUNIA | 19 September 2021

Hubungan Memanas dengan Prancis, Australia Bela Keputusan Soal Kapal Selam

Australia bersikap "berani, terbuka, dan jujur" pada Prancis atas kekhawatirannya dengan kerja sama kapal selam di antara kedua negara.

DUNIA | 19 September 2021

Kasus Covid-19 Melonjak, Laos Tutup Akses ke Ibu Kota

Pemerintah kota Vientiane, Laos, memberlakukan larangan bepergian dari dan ke ibu kota negara itu mulai 19-30 September 2021.

DUNIA | 19 September 2021

Ledakan di Jalalabad, Afghanistan, 3 Orang Tewas

Serangkaian ledakan di Kota Jalalabad, Afghanistan menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai sekitar 20 orang.

DUNIA | 19 September 2021

AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

AS akan meningkatkan jumlah "penerbangan pemindahan" untuk mengatasi ribuan migran yang membanjiri kota perbatasan Texas Del Rio.

DUNIA | 19 September 2021

Taliban Baru Izinkan Anak Perempuan Tingkat SD yang Boleh Kembali Sekolah

Sejumlah anak perempuan Afghanistan tingkat sekolah dasar (SD) kembali dengan kelas yang dipisahkan berdasarkan gender pada hari Sabtu.

DUNIA | 19 September 2021

PM Malaysia Khawatir AUKUS Akan Jadi Katalis Perlombaan Senjata Nuklir

PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob memperingatkan kesepakatan AUKUS untuk menyediakan Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir dapat memicu perlombaan senjata

DUNIA | 18 September 2021

Taliban Ganti Kementerian Wanita Jadi Kementerian Pembinaan

Pemerintah Taliban di Afghanistan mengganti kementerian wanita menjadi kementerian pembinaan.

DUNIA | 18 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Menit Ke-90+2, Rudiger Tambah Keunggulan Chelsea atas Tottenham

Menit Ke-90+2, Rudiger Tambah Keunggulan Chelsea atas Tottenham

BOLA | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings