Logo BeritaSatu

Panglima Militer Amerika Menyesal Temani Trump ke Alun-alun

Sabtu, 13 Juni 2020 | 01:20 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Komandan Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Jenderal Mark Milley mengungkapkan penyesalannya karena telah menemani Presiden Donald Trump untuk melakukan inspeksi di Alun-alun Lafayette Square dekat Gedung Putih pekan kemarin, di tengah maraknya aksi protes.

Milley, yang jabatannya setara panglima militer, mengatakan keputusannya untuk ikut bergabung dalam rombongan presiden ketika itu adalah sebuah “kesalahan”. Pernyataan dia ini memperuncing ketegangan antara Gedung Putih dengan militer terkait penanganan aksi massa memprotes rasialisme baru-baru ini.

Milley menyampaikan pendapatnya itu dalam pidato melalui video kepada para lulusan Universitas Pertahanan Nasional hari Kamis (11/6/2020) lalu. Dia juga menasihati para perwira muda itu untuk “selalu peka terhadap situasi”.

“Sebagai pemimpin senior, semua yang Anda lakukan nanti akan diawasi secara ketat. Dan saya tidak kebal soal ini,” kata Milley.

“Seperti yang banyak dari Anda sudah menyaksikan sendiri, akibat dari foto saya di Alun-alun Lafayette pekan lalu. Hal itu memicu debat nasional tentang peran militer di dalam masyarakat sipil,” lanjutnya.

“Saya seharusnya tidak berada di sana. Kehadiran saya pada momen tersebut dan dalam situasi yang sedang berlangsung menimbulkan persepsi bahwa militer terlibat dalam urusan domestik.”

Dia menambahkan: “Sebagai seorang perwira berseragam, ini sebuah kesalahan yang menjadi pelajaran bagi saya, dan dengan tulus saya berharap kita semua bisa belajar darinya.”

Dari foto yang beredar Milley waktu itu hadir dengan mengenakan seragam tempur di tengah rombongan presiden sehingga menuai banyak kritikan.

Sebelum rombongan itu datang ke lokasi dengan berjalan kaki dari Gedung Putih, aparat keamanan “membersihkan” jalan dari para demonstran dengan aksi kekerasan dan tembakan gas air mata.

Dalam inspeksi tersebut, Trump sempat berfoto di depan Gereja St. John’s sambil memegang Alkitab.

Para pejabat Pentagon dan pensiunan militer banyak mengkritik cara Trump menangani aksi massa, yang dipicu oleh tewasnya pria kulit hitam George Floyd saat ditahan polisi di Minneapolis 25 Mei lalu.

Presiden Trump, dalam wawancara dengan Fox News hari berikutnya, mengatakan dia tidak mempermasalahkan sikap Milley tersebut.

"Saya menjalin hubungan baik dengan militer. Saya membangun kembali militer kita dan menggelontorkan dana US$ 2,5 triliun, tidak ada orang lain yang pernah melakukan itu," kata Trump.

Menurut dia, di era Presiden Barack Obama, militer AS menjadi "lelucon" dan pesawat-pesawat yang dimiliki sudah berusia 50-60 tahun.

"Peralatan yang mereka miliki sudah tua dan rusak, militer kita tidak punya amunisi," kata Trump. “Sekarang militer kita yang paling hebat sepanjang masa."



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Fox News

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Perkara Korupsi Helikopter AW-101 Tunggu Jadwal Sidang

Perkara dugaan korupsi Helikopter AW-101 kini tinggal menunggu jadwal untuk disidangkan. 

NEWS | 6 Oktober 2022

Jelang Puncak G-20, Mendagri Tinjau Pembangunan TPST Kesiman Kertalangu

Mendagri berharap, pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu rampung pada akhir Oktober 2022.

NEWS | 6 Oktober 2022

Kemenag: Moderasi Beragama di Indonesia Dilirik Bangsa Lain

Kemenag menyatakan, saat ini moderasi beragama yang dipraktikkan oleh Indonesia telah dilirik oleh bangsa asing sebagai solusi mempererat keberagaman.

NEWS | 6 Oktober 2022

BPBD: 17 Jalan Tergenang dan 41 RT Terdampak Banjir Jakarta

Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan, sebanyak 17 ruas jalan tergenang dan 41 RT terdampak banjir Jakarta

NEWS | 6 Oktober 2022

Dana Desa Bisa untuk Atasi Susah Sinyal di Pelosok Kaltim

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyarankan agar dana desa digunakan untuk memudahkan masyarakat desa mengakses internet di Kalimantan Timur (Kaltim).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolres Belum Terima Laporan Korban Hilang di MTsN 19

Polres Metro Jakarta Selatan belum menerima adanya laporan orang hilang di lokasi tembok MTSn 19 Pondok Labu, Cilandak yang ambruk akibat banjir.

NEWS | 6 Oktober 2022

Besok, Polisi Periksa Baim Wong dan Paula Verhoeven Terkait Prank KDRT

Penyidik Polres Jakarta Selatan akan memeriksa Baim Wong dan Paula Verhoeven pada Jumat (7/10/2022) terkait prank KDRT

NEWS | 6 Oktober 2022

Banjir di Pulogadung, Gulkarmat Jaktim Kerahkan Personel dan Perahu Karet

Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan personel dan perahu karet untuk mengatasi banjir di Pulogadung.

NEWS | 6 Oktober 2022

Presiden Jokowi Tak Salami Kapolri, Ini Penjelasan Istana

Pihak Istana Kepresidenan memberikan penjelasan terkait Presiden Jokowi yang tidak menyalami Kapolri pada, Rabu (5/10/2022).

NEWS | 6 Oktober 2022

Saat KPK Enggan Berpolemik Terkait Penyelidikan Formula E

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat menyatakan enggan berpolemik terkait penyelidikan kasus Formula E.

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Perkara Korupsi Helikopter AW-101 Tunggu Jadwal Sidang

Perkara Korupsi Helikopter AW-101 Tunggu Jadwal Sidang

NEWS | 11 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings