Kematian WNI Akibat Covid-19 di Arab Saudi Bertambah

Kematian WNI Akibat Covid-19 di Arab Saudi Bertambah
Otoritas Arab Saudi kembali menerapkan jam malam, termasuk di Mekah, yakni mulai pukul 15:00 hingga 06:00 waktu setempat, hingga 20 Juni 2020, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. (Foto: AFP)
Natasa Christy Wahyuni / FMB Senin, 15 Juni 2020 | 19:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Arab Saudi menjadi negara yang melaporkan kematian terbanyak warga negara Indonesia (WNI) akibat Covid-19 di luar negeri. Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri RI, Senin (15/6/2020), jumlah kasus kematian WNI terkonfirmasi Covid-19 di Arab Saudi bertambah satu orang dibandingkan Minggu (14/6), menjadi total 23 orang.

Jumlah WNI yang terinfeksi Covid-19 di Arab Saudi juga bertambah tiga orang, dari sebelumnya 137 WNI per Minggu, menjadi 140 WNI pada Senin dengan perincian 23 meninggal dunia, 75 stabil, dan 40 sembuh.

Secara keseluruhan, sampai Senin, total WNI yang terinfeksi Covid-19 di luar negeri sebanyak 1.055 orang terdiri dari 675 WNI sembuh, 64 WNI meninggal, dan 316 WNI dalam perawatan. WNI yang terinfeksi tersebar di 39 negara dan anak buah kapal (ABK) pada 22 kapal pesiar..

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, mengatakan WNI yang terinfeksi Covid-19 di Arab Saudi dirawat di rumah sakit (RS) rujukan di Mekah, Madinah, dan Jedah. Ketiga kota itu melaporkan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Arab Saudi.

“Sedangkan, WNI yang positif Covid-19 dan hanya perlu dikarantina, mereka ditempatkan di hotel-hotel yang sudah ditunjuk oleh pemerintah Saudi tanpa dipungut biaya,” kata Judha, Senin.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, merinci jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Arab Saudi sampai Sabtu (13/6) sebanyak 123.308 orang terdiri dari kasus aktif (39.828), meninggal (932), dan sembuh (82.548). Kota dengan jumlah kasus terbesar adalah Riyadh (32.223), Jeddah (19.911), Mekah (19.343), Madinah (11.189), Dammam (7.662), dan Hofuf (5.420). 



Sumber: BeritaSatu.com