Badan HAM PBB Gelar Debat Isu Rasisme

Badan HAM PBB Gelar Debat Isu Rasisme
Pemandangan mural "Black Lives Matter" raksasa yang dilukis di Jalan Fulton di Brooklyn Borough, New York City, AS, Senin (15/6). (Foto: AFP / Angela Weiss)
Natasia Christy Wahyuni / WIR Rabu, 17 Juni 2020 | 09:35 WIB

Jenewa, Beritasatu.com- Badan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memutuskan untuk menggelar perdebatan mendesak terkait rasisme dan kebrutalan polisi. Debat ini digelar pascapembunuhan warga keturunan Afrika-Amerika, George Floyd, oleh polisi d Amerika Serikat (AS).

Usulan yang diajukan oleh kelompok negara-negara Afrika yang dipimpin Burkina Faso telah disetujui lembaga itu hari Senin (15/6). Perdebatan tentang pelanggaran HAM yang diinspirasi oleh ras saat ini, rasisme sistematik, dan kebrutalan polisi, serta kekerasan terhadap demonstran damai, dijadwalkan hari Rabu (17/6).

Kematian Floyd telah memicu unjuk rasa di seluruh AS dan sejumlah negara di dunia. Floyd meninggal setelah polisi kulit putih di Minneapolis, Derek Chauvin, menekan lehernya selama delapan menit lebih pada 25 Mei.

Perwakilan tetap Burkina Faso, Desire Sougouri, menyatakan kematian George Floyd, sayangnya, bukan insiden terisolasi.

“Setelah kemarahan meluas atas situasi ini, tidak dapat dibayangkan bahwa Dewan HAM tidak berurusan dengan pertanyaan-pertanyaan ini, yang sangat relevan sesuai mandatnya,” kata Sougouri dalam pernyataan mewakili 54 negara Afrika.



Sumber: Suara Pembaruan