Penusukan di Reading Terkait Terorisme, Pelaku Diduga WN Libia

Penusukan di Reading Terkait Terorisme, Pelaku Diduga WN Libia
Polisi memeriksa sebuah apartemen pascainsiden penusukan di Reading, Inggris yang menewaskan 3 orang, Sabtu 20 Juni 2020. (Foto: Skynews)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Senin, 22 Juni 2020 | 06:51 WIB

Reading, Beritasatu.com - Kepolisian Inggris memastikan insiden penusukan di Reading sebagai aksi terorisme. Sebanyak tiga orang tewas dan tiga lainnya luka serius dalam insiden penusukan di sebuah taman di Reading, 65 km dari London, pada Sabtu malam waktu setempat (20/6/2020).

Seorang pria berusia 25 tahun ditahan. Mengutip sumber yang dirahasiakan, Reuters melaporkan tersangka pembunuhan itu adalah warga negara Libia bernama Khairi Saadallah. Polisi sendiri belum secara resmi mengumumkan identitas pelaku.

Dalam pernyataan resminya, Kepolisian Thames Valley dan jaringan Counter Terrorism Policing (CTP) menyatakan insiden penusukan sebagai insiden teroris. CTP South East akan melanjutkan investigasi.

Sejauh ini polisi belum menemukan indikasi serangan susulan dan meyakini bahwa kejadian tersebut adalah insiden terisolasi.

Baca juga: Penusukan di Inggris, 3 Orang Tewas

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas insiden ini dan mengucapkan terima kasih kepada paramedis yang sigap.



Sumber: CNBC.com, Reuters