Pejabat Gedung Putih Sebut Negosiasi Dagang AS-Tiongkok Sudah "Berakhir"
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pejabat Gedung Putih Sebut Negosiasi Dagang AS-Tiongkok Sudah "Berakhir"

Selasa, 23 Juni 2020 | 11:21 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Indeks berjangka Amerika Serikat berbalik melemah setelah penasihat perdagangan Pemerintah AS Peter Navarro mengatakan kepada Fox News, Senin (22/6/2020), kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok sudah "berakhir".

Indeks berjangka Dow Jones langsung anjlok 398 poin. Futures S&P 500 dan Nasdaq juga melemah. Melemahnya futures mengindikasikan indeks akan dibuka melemah pada perdagangan Selasa.

Padahal pada sesi sebelumnya, bursa Amerika Serikat dibuka menguat pada perdagangan Senin (23/6/2020). Dow Jones Industrial Average naik 0,6 persen ke 26.024,96. Indeks S&P 500 naik 0,7 persen ke 3.117,86. Indeks Komposit Nasdaq naik 1,1 persen ke rekor penutupan 10.056,47.

Navarro mengatakan Presiden AS Donald Trump telah menghapuskan negosiasi perdagangan dengan Tiongkok karena intelijen AS menduga kuat bahwa pandemi Covid-19 berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan, Tiongkok.

"Sudah berakhir," kata Navarro kepada Fox News.

Padahal baru pekan lalu, Pemerintah Tiongkok dikabarkan memerintahkan BUMNnya untuk meningkatkan impor produk agrikultur dari AS.

Navarro kemudian menjelaskan alasan diputusnya negosiasi. "Mereka datang ke sini pada 15 Januari untuk meneken perjanjian dagang, dan itu dua bulan setelah mereka tahu virus sudah menyebar ke mana-mana".

Laporan resmi Tiongkok kepada WHO menyatakan kasus pertama terjadi pada 8 Desember 2019, namun South China Morning Post menyebut bahwa kasus pertama sebenarnya Pemerintah Tiongkok sudah tahu sejak 17 November 2019. Dokter-dokter yang melaporkan bahaya virus ini justru diberi peringatan. Baru pada 21 Januari, Tiongkok mengakui bahwa virus ini bisa menyebar antarmanusia.

"Saat itu mereka sudah mengirim ratusan ribu orang ke negara kita untuk menyebarkan virus. Kami baru tahu soal pandemi ini beberapa menit setelah pesawat-pesawat yang mengangkut orang-orang itu lepas landas".

Navarro membandingkan tindakan Tiongkok dengan serangan Pearl Harbor pada tahun 1941. Saat itu, Jepang juga sedang mengadakan negosiasi perdamaian dengan AS lalu tiba-tiba menyerang markas militer AS Pearl Harbor di Honolulu, Hawaii.

Negosiasi dagang AS-Tiongkok bertujuan untuk memperbaiki hubungan keduanya. Washington menuduh Beijing selama ini memanipulasi mata uangnya dan mencuri teknologi AS.

Presiden Trump bulan lalu mengatakan mulai berubah pikiran soal negosiasi dagang sejak pandemi virus corona melanda AS.

"Rasanya kurang berarti bagi saya. Awalnya sangat gembira akan salah satu perjanjian terbesar dalam sejarah, tetapi sejak virus terjadi, saya berpikir, 'kok bisa mereka membiarkan itu terjadi?'," kata Trump kepada media.

Dalam kampanye akbar Trump di Oklahoma pekan lalu, Trump melontarkan pernyataan rasis terhadap Tiongkok di hadapan para pendukungnya dengan menyebut Covid-19 "kung flu".



Sumber: Fox News


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Peningkatan Kasus Baru Covid-19 Dunia Catat Rekor

Hampir setengah dari peningkatan kasus baru tersebut terjadi di Amerika Serikat atau Brasil.

DUNIA | 22 Juni 2020

Trump Sebut Tim Kampanyenya "Lebai" dan "Overpromise"

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyebut tim kampanyenya "lebai" (berlebihan, Red) dan "overpromise" terkait penyelenggaraan kampanye di Tusla.

DUNIA | 22 Juni 2020

Kasus Covid-19 Dunia Tembus 9 Juta, Meninggal 471.022

Hingga Senin (22/6/2020), jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) menembus angka 9 juta, tepatnya sebanyak 9.067.357.

DUNIA | 22 Juni 2020

Obsevatorium Dubai Buat Terobosan untuk Fenomena Eclipse

Obsevatorium Dubai membuat terobosan terkait fenomena gerhana matahari sebagian atau eclipse pada Minggu (21/6/2020), di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

DUNIA | 22 Juni 2020

Enam Staf Kampanye Trump di Tusla Positif Covid-19

Enam staf kampanye petahana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, di Tusla, Oklahoma dilaporkan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

DUNIA | 22 Juni 2020

70 Tahun Bermusuhan, 30.000 Warga Korut Membelot ke Korsel

Tahun ini menandai 70 tahun meletusnya Perang Korea. Selama periode tersebut, lebih 30.000 warga Korea Utara telah membelot ke Korea Selatan.

DUNIA | 22 Juni 2020

Tim Kampanye Trump Dikerjai Habis-habisan oleh BTS Army dan TikTokers

BTS Army, sebutan untuk para fan boyband Korea BTS, kemungkinan berada di balik sepinya kampanye Donald Trump.

DUNIA | 22 Juni 2020

Penusukan di Reading Terkait Terorisme, Pelaku Diduga WN Libia

Kepolisian Inggris memastikan insiden penusukan di Reading sebagai aksi terorisme.

DUNIA | 22 Juni 2020

Kasus Covid-19 di AS Tembus 30.000 Dua Hari Berturut-turut

Amerika Serikat mencatat penambahan 30.000 kasus baru Covid-19 per hari pada Jumat dan Sabtu. Angka ini adalah yang tertinggi sejak 1 Mei.

DUNIA | 22 Juni 2020

WHO Catat Rekor Peningkatan Harian Kasus Covid-19

Rekor sebelumnya kasus baru secara harian adalah 181.232 pada 18 Juni.

DUNIA | 22 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS