WHO: Amerika Belum Capai Puncak Covid-19
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

WHO: Amerika Belum Capai Puncak Covid-19

Jumat, 26 Juni 2020 | 09:34 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyatakan pandemi Covid-19 belum mencapai puncaknya di kawasan Amerika dan kemungkinan akan terus mengalami peningkatan kematian dalam beberapa minggu ke depan.

Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO Michael Ryan mengatakan pandemi berlangsung intens di Amerika, khususnya Amerika Tengah dan Selatan.

“Saya akan mencirikan situasi di Amerika secara umum, dan di Amerika Tengah dan Latin yang masih terus berkembang dan belum mencapai puncaknya, dan kemungkinan akan mengalami jumlah kasus dan kematian berkelanjutan dalam beberapa minggu ke depan,” kata Ryan dalam konferensi pers di Jenewa, Rabu (24/6).

Menurut Ryan, banyak negara mengalami sekitar 25-50% kenaikan kasus minggu lalu, artinya pandemi di banyak negara di kawasan Amerika belum memuncak dan masih menderita penularan komunitas yang berkelanjutan.

Pimpinan teknis Covid-19 Program Darurat Kesehatan WHO, Maria Van Kerkhove, mengatakan sistem pengawasan penyakit pernapasan di Amerika menunjukkan tingkat kepositifan Covid-19 untuk mereka yang dites karena penyakit mirip flu atau pernapasan akut parah mencapai 30-40%. Angka itu di luar temuan kasus aktif Covid-19.



Sumber: Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Militer Tiongkok Gelar Uji Coba Kedua Vaksin Corona

Institut penelitian militer Tiongkok telah mendapatkan persetujuan untuk menggelar uji coba kedua vaksin virus corona kepada manusia.

DUNIA | 26 Juni 2020

Polling Pilpres AS 2020, Biden Unggul 14% dari Trump

Jajak pendapat Pilpres Amerika Serikat (AS) Tahun 2020 terbaru menunjukkan Joe Biden unggul 14% dibandingkan kandidat petahana Presiden Donald Trump.

DUNIA | 26 Juni 2020

70 Tahun Perang Korea, Puluhan Ribu Keluarga Tinggal Terpisah

Pemerintah Korsel mencatat, sekitar 133.386 warga Korsel terdaftar sebagai anggota keluarga yang terpisah akibat Perang Korea,

DUNIA | 26 Juni 2020

Mayoritas Warga AS Menolak Uang Ganti Rugi Penindasan Kulit Hitam

Mayoritas warga AS menolak reparations atau uang ganti rugi untuk warga kulit hitam atas sejarah penindasan dan perbudakan menggunakan uang negara.

DUNIA | 26 Juni 2020

29 Juta Warga New Delhi Disurvei Covid-19

Kasus Covid-19 yang terus meningkat membuat Pemerintah India memutuskan untuk melakukan survei besar-besaran terhadap 29 juta warga Kota New Delhi.

DUNIA | 25 Juni 2020

Lusinan Agen Dinas Rahasia AS Isolasi Diri karena Terinveksi Covid-19

Lusinan agen Dinas Rahasia Amerika Serikat yang bertugas mengawal Presiden Donald Trump, dilaporkan mengisolasi diri karena diduga terinfeksi Covid-19.

DUNIA | 25 Juni 2020

PM Inggris Dikabarkan Jual Rumahnya di London Seharga US$ 4,8 juta

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, dikabarkan telah menjual rumahnya di Islington, bagian utara London. Harga pasaran rumah tersebut sekitar US$ 4,8 juta.

DUNIA | 25 Juni 2020

Obama Dukung Biden untuk Menyembuhkan Pemerintahan AS

Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengatakan mendukung Joe Biden sebagai calon presiden karena ingin menyembuhkan pemerintahan negara adikuasa itu.

DUNIA | 25 Juni 2020

Korsel Kirim 500.000 Masker untuk Veteran Perang Korea di AS

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengirimkan 500.000 masker penutup wajah kepada veteran Perang Korea di Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 25 Juni 2020

Obama Galang Dana Rp 155 Miliar untuk Kampanye Biden

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, menggalang dana sebesar US$ 11 juta atau sekitar Rp 155,573 miliar untuk mendukung kampanye Joe Biden.

DUNIA | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS