CNN: Rusia Janjikan Taliban Uang untuk Nyawa Tentara Amerika
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

CNN: Rusia Janjikan Taliban Uang untuk Nyawa Tentara Amerika

Senin, 29 Juni 2020 | 01:33 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Para pejabat di dinas intelijen militer Rusia atau GRU telah menawarkan hadiah tunai kepada kelompok militan Taliban di Afghanistan jika mereka membunuh pasukan Amerika Serikat atau Inggris di sana, demikian diberitakan stasiun televisi CNN, akhir pekan kemarin.

Mengutip seorang pejabat intelijen Eropa yang tidak disebutkan namanya, CNN mengatakan bahwa insentif dari Rusia itu berkontribusi pada jatuhnya korban jiwa pasukan koalisi.

Meskipun demikian, belum jelas apa motivasi Rusia dengan tindakannya itu dan berapa banyak korban yang jatuh sebagai akibatnya.

"Pendekatan yang dingin oleh GRU ini mencengangkan dan tercela. Soal motivasi mereka, itu masih membingungkan," kata sumber tersebut.

Surat kabar New York Times sebelumnya juga memuat berita terkait. Disebutkan bahwa sejak beberapa bulan yang lalu intelijen AS juga sudah menyimpulkan adanya hadiah uang Rusia tersebut.

Pihak intelijen AS sampai pada kesimpulan tersebut berdasarkan hasil interogasi para anggota Taliban yang tertangkap, tulis NYT.

Presiden Donald Trump sudah diberi tahu soal temuan intelijen itu, dan juga sudah dibahas oleh Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih pada akhir Maret.

Namun, juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan Presiden Trump dan Wakil Presiden Mike Pence tidak diberi tahu soal kasus ini.

McEnany mengatakan pernyataannya itu untuk menjawab ketidakakuratan berita New York Times, bukan untuk membenarkan atau membantah temuan intelijen.

Direktur Intelijen Nasional John Ratcliffe juga mendukung pernyataan McEnany, bahwa berita New York Times tidak akurat.

Menurut New York Times, pemerintahan Trump membagi informasi intelijen ini dengan pemerintah Inggris, yang pasukannya diduga juga menjadi target.

Kedutaan Rusia di Washington DC mengecam berita NYT itu sebagai “tuduhan tanpa dasar" yang berdampak pada munculnya ancaman pembunuhan terhadap para diplomat Rusia di Washington dan London.

Taliban juga membantah adanya hadiah uang dari Rusia untuk nyawa tentara Amerika.

"Kami membantah keras tuduhan tersebut. Jihad selama 19 tahun di Emirat Islam tidak berutang kepada lembaga intelijen mana pun atau negara mana pun," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam pernyataan tertulis.

Pejabat intelijen Eropa yang diwawancarai CNN mengatakan para agen intelijen GRU itu bertugas di unit 29155, yang juga dituduh mengotaki rencana pembunuhan Sergei Skripal, mantan agen dinas rahasia KGB yang direkrut intelijen Inggris, dan putrinya di Salisbury, Inggris, apda 2018.

Amerika sebelumnya menuduh GRU mencampuri pemilihan presiden 2016 dan serangan siber di Partai Demokrat. Dalam beberapa tahun terakhir, GRU juga diaggap bertanggung jawab pada percobaan pembunuhan dan serangan racun di Eropa.

Kandidat presiden Joe Biden menyambar berita ini untuk mengkritik lawannya, bahwa kemenangan Trump pada 2016 lalu adalah “hadiah” untuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Saya jelas marah karena berita ini, dan kalau saya terpilih presiden, jangan salah, Vladimir Putin akan dihadapi," kata Biden.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNN


BERITA LAINNYA

AS dan Inggris Sambut Janji Tiongkok untuk Akhiri Pendanaan Batu Bara

Amerika Serikat (AS) dan Inggris menyambut baik janji Tiongkok untuk mengakhiri pendanaan untuk proyek-proyek batu bara di luar negeri.

DUNIA | 23 September 2021

Aljazair Tutup Wilayah Udara untuk Semua Pesawat Maroko

Aljazair menutup wilayah udara untuk semua pesawat Maroko, sipil dan militer.

DUNIA | 23 September 2021

Sempat Promosikan Air Berkat, Dukun Kondang Sri Lanka Meninggal Akibat Covid

Eliyantha White, seorang dukun terkenal yang mencoba mengakhiri wabah Covid-19 di Sri Lanka dengan air yang “diberkati” telah meninggal karena virus tersebut

DUNIA | 23 September 2021

Peringati Hari Badak Sedunia, 2.500 Cula Dimusnahkan

Hampir 2.500 cula badak langka telah dihancurkan dalam upacara pertama dari jenisnya di timur laut India,

DUNIA | 23 September 2021

Boeing: Tiongkok Akan Beli 8.700 Pesawat Baru dalam 20 Tahun

Maskapai penerbangan Tiongkok kemungkinan akan membeli 8.700 pesawat senilai US$ 1,47 triliun selama 20 tahun ke depan.

DUNIA | 23 September 2021

Untuk Lansia, FDA Akan Izinkan Dosis Ketiga Vaksin Covid Pfizer

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengesahkan dosis ketiga dari vaksin Pfizer-Biontech dalam waktu dekat.

DUNIA | 23 September 2021

Pakar Inggris: Covid-19 Jadi Flu Biasa Tahun Depan

Covid-19 akan menyerupai flu biasa pada musim semi tahun depan ketika imunitas manusia sudah makin kuat karena vaksin.

DUNIA | 23 September 2021

Ilmuwan Tiongkok Klaim Covid-19 Muncul di AS Jauh Sebelum Wuhan

Para ilmuwan Tiongkok mengklaim Covid-19 sudah muncul di Amerika Serikat (AS) jauh sebelum muncul di Tiongkok.

DUNIA | 23 September 2021

Produsen Kapal Selam Prancis Tetap Akan Kirim Tagihan ke Australia

Naval Group Prancis menyatakan pada Rabu (22/9/2021) tetap akan mengirim tagihan pesanan kapal selam ke pemerintah Australia dalam beberapa minggu mendatang.

DUNIA | 23 September 2021

PBB Peringatkan 16 Juta Rakyat Yaman Menuju Kelaparan

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan 16 juta orang rakyat Yaman sedang menuju kelaparan.

DUNIA | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

MEGAPOLITAN | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings