Bersitegang dengan Tiongkok, India Gelar Latihan Perang dengan Jepang

Bersitegang dengan Tiongkok, India Gelar Latihan Perang dengan Jepang
Kapal Perang Pasukan Bela Diri Maritim Jepang bergabung dalam latihan perang dengan Angkatan Laut India, di Laut India, Sabtu (27/6/2020). (Foto: Istimewa)
Jeany Aipassa / JAI Selasa, 30 Juni 2020 | 14:52 WIB

New Delhi, Beritasatu.com - Angkatan Laut (AL) India dan Jepang menggelar latihan perang bersama, di tengah ketegangan antara India dan Tiongkok di Garis Kontrol Aktual (Line of Actual Control/LAC) di Ladakh, Himalaya, Kashmir.

Latihan perang itu dilaporkan berlangsung di wilayah Laut India, pada Sabtu (27/6/2020). Kapal perusak Rajput AL India, INS Rana, INS Kulish, dan korvet rudal kelas K, ikut serta dalam latihan dengan kapal perang Jepang, JS Shimayuki dan JS Kashmia dari skuadron pelatihan Pasukan Pertahanan Maritim Jepang.

Sumber militer India mengatakan bahwa meskipun latihan itu sebagian besar merupakan “Passex” (passing ecxercise) atau latihan reguler, namun hal itu jelas merupakan sinyal strategis bagi Tiongkok.

Selan itu, tiga pesawat operator AS, dan kapal perang USS Theodore Roosevelt, USS Ronald Reagan, dan USS Nimitz, juga telah dikerahkan saat ini, di wilayah tersebut untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak 2015, Jepang telah menjadi peserta reguler dalam latihan angkatan laut "Malabar" tahunan dengan India dan AS. Latihan "Malabar" yang melibatkan pasukan tempur ketiga negara dijadwalkan akan diadakan akhir tahun ini, di Teluk Benggala.

Selain latihan “Malabar”, India dan Jepang secara khusus juga telah meningkatkan hubungan militer bilateral mereka dengan latihan militer darat bersama tahunan sejak 2018, yang disebut "Dharma Guardian".

India dan Jepang sekarang juga sedang menyelesaikan perjanjian logistik militer timbal balik untuk meningkatkan kemitraan strategis mereka.

Saat terjadi ketegangan antara India-Tiongkok, Jepang dan AS ikut menyampaikan keprihatinan dengan agresi Tiongkok di wilayah Indo-Pasifik, terutama di Laut Cina Selatan.

Dalam upaya untuk meningkatkan jangkauan operasional angkatan lautnya untuk melawan jejak kaki Tiongkok yang berkembang di Wilayah Samudera Hindia, India telah menandatangani beberapa pakta logistik militer timbal balik dengan negara-negara seperti AS, Prancis, Korea Selatan, Singappre, dan Australia.



Sumber: Suara Pembaruan