Iran Minta Interpol Tangkap Trump
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Iran Minta Interpol Tangkap Trump

Rabu, 1 Juli 2020 | 16:09 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Teheran, Beritasatu.com - Pemerintah Iran meminta bantuan Interpol untuk menangkap Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dan 35 orang lainnya karena terlibat dalam pembunuhan Qasem Soleimani.

Jaksa Agung Iran, Ali Alghasi-Mehr, telah mengeluarkan surat permintaan kepada Interpol untuk mengeluarkan “red notices” kepada Donald Trump dan 35 orang yang dituduh terlibat dalam “pembunuhan dan terorisme” yang mengakibatkan kematian Qasem Soleimani.

“Red Notices” adalah emberitahuan tingkat tertinggi yang dapat dikeluarkan Interpol pada seseorang untuk mengejar penangkapan mereka. Akan tetapi, sangat tidak mungkin bagi Interpol untuk memenuhi permintaan Iran, karena pedoman badan internasional melarangnya melakukan “intervensi atau kegiatan apa pun yang bersifat politis”.

Dengan demikian, Presiden Donald Trump dipastikan tidak dalam bahaya “penangkapan”. Gedung Putih sejauh ini tidak menanggapi pengumuman Iran. Interpol juga tidak segera membalas permintaan komentar dari CNBC.

Qasem Soleimani (62) adakah komandan Pasukan Quds Iran, sayap operasi asing dari pasukan elit Pengawal Revolusi Islam paramiliter. Dia tewas dalam serangan pesawat tak berawak (drone) yang diarahkan oleh AS pada awal Januari 2020.

Atas kematian Qaem Soleimi, Iran juga memberlakukan hari berkabung nasional selama tiga hari untuk mengenang kematian Qasem Soleimani. Pengawal Revolusi Iran juga bersumpah melakukan balas dendam “berat" kepada AS.

Kurang dari seminggu setelah serangan drone AS, pada 8 Januari 2020, lebih dari selusin rudal balistik Iran diluncurkan ke pangkalan udara Ain al-Asad di provinsi Anbar barat Irak dan sebuah pangkalan di Erbil, bagian utara negara itu. Namun tidak ada kematian dalam serangan itu.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memuji serangan balasan sebagai "tamparan di wajah" untuk AS, namun menyebut itu "tidak cukup".

Para ahli memperingatkan serangan yang dipimpin Iran pada pangkalan militer AS dan fasilitas energi di kawasan Timur Tengah, serangan serangan ciber dan serangan potensial lainnya melalui berbagai proksi Iran di Irak, Lebanon, Yaman, Suriah, dan Afghanistan.

Tetapi konfrontasi antara Iran dan AS relatif mereda sejak pandemi Covid-19, apalagi AS dan Iran menjadi episentrum dari penyebaran virus itu di kawasan Amerika dan Timur Tengah.

Pemerintahan Trump menuduh Qasem Soleimani sebagai teroris, dan Washington menganggapnya bertanggung jawab atas kematian ratusan tentara AS di Irak.

Tahun lalu, AS menuduh Iran meledakkan beberapa tanker asing di Teluk Persia, menjatuhkan drone AS, sehingga lebih banyak sanksi dijatuhkan AS kepada Iran. Namun Teheran membantah terlibat dalam serangan kapal tanker itu.

Iran telah mengumumkan banyak langkah untuk mengembalikan kepatuhannya pada kesepakatan nuklir yang ditandatangani dengan As di era pemerintahan presiden Barack Obama. Namun, perjanjian itu dibatalkan Trump pada 2018, sehingga memicu ketegangan antarkedua negara.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bulan Ini, India Gelar Uji Coba Vaksin pada Manusia

India siap melakukan uji coba vaksin kepada manusia pada bulan Juli ini.

DUNIA | 1 Juli 2020

Investigasi Gedung Putih, Trump Dinilai Alami Delusi

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dinilai mengalami delusi dan tidak menguasai isu-isu luar negeri saat melakukan pembicaraan telepon dengan pemimpin

DUNIA | 1 Juli 2020

Jika Positif Covid-19 Terus Naik, Jepang Mungkin Kembali Terapkan Status Darurat

Tokyo selama lima hari berturut-turut telah memiliki lebih dari 50 kasus baru Covid-19 pada Selasa, di mana 54 kasus baru Covid-19 dilaporkan.

DUNIA | 1 Juli 2020

Pakar Penyakit Menular Sebut Covid-19 di AS Bisa 100.000 Per Hari

New York, New Jersey dan Connecticut akan mengkarantina 14 hari bagi setiap wisatawan yang datang dari negara bagian dengan angka Covid-19.

DUNIA | 1 Juli 2020

Zuckerberg Tergeser dari Posisi Ketiga Orang Terkaya Dunia

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, tergeser dari posisi ketiga orang terkaya di dunia berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, akibat aksi boikot terhadap Facebook

DUNIA | 30 Juni 2020

Kasus Covid-19 Meningkat, Tiongkok “Lockdown” Kota Anxin

Tiongkok menerapkan penguncian (lockdown) ketat kepada sekitar 400.000 orang di Kota Anxin, Provinsi Hebei, sekitar 150 kilometer dari Beijing.

DUNIA | 30 Juni 2020

Diboikot 90 Perusahaan, Saham Facebook Turun 10%

Lebih dari 90 perusahaan memboikot Facebook dengan menghentikan pemasangan iklan di perusahaan media sosial itu, mulai 1 Juli 2020.

DUNIA | 30 Juni 2020

Bersitegang dengan Tiongkok, India Gelar Latihan Perang dengan Jepang

Angkatan Laut India dan Jepang menggelar latihan perang bersama, di tengah ketegangan antara India dan Tiongkok di Garis Kontrol Aktual di Ladakh, Himalaya.

DUNIA | 30 Juni 2020

Biden Didukung Pemilih Lansia di Negara Bagian “Pertempuran”

Calon Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mendapat dukungan pemilih lanjut usia di negara-negara bagian yang menjadi medan "pertempuran" di Pilpres AS.

DUNIA | 30 Juni 2020

Covid-19 Gelorakan Kembali Perang Dagang Global

Presiden AS Donald Trump mengatakan AS ingin memutuskan hubungan dengan Tiongkok.

DUNIA | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS