Hari Kemerdekaan AS, Florida dan Texas Catat Kasus Covid-19 Terbanyak

Hari Kemerdekaan AS, Florida dan Texas Catat Kasus Covid-19 Terbanyak
Seorang perawat, Martha Phillips, yang berpengalaman menangani wabah Ebola di Afrika, ikut membantu penanganan pasienn Covid-19 di Amerika Serikat (AS). Foto diambil Jumat, 1 Mei 2020. (Foto: AFP)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Senin, 6 Juli 2020 | 06:00 WIB

Florida, Beritasatu.com - Negara bagian Florida dan Texas mencatat rekor baru penambahan kasus positif Covid-19 pada hari Sabtu (4/7/2020) atau tepat dengan perayaan hari kemerdekaan AS.

Florida melaporkan 11.445 kasus, sedangkan Texas 8.258 kasus. Secara keseluruhan, terdapat 200.000 lebih kasus di Florida dengan korban jiwa 3.731 orang dan terus bertambah. Di Texas, jumlah kasus mendekati angka 192.000. Rumah sakit di dua kota, Starr dan Hidalgo, bahkan sudah mencapai kapasitas maksimal.

Perayaan Hari Kemerdekaan AS biasanya meriah, tetapi Administrasi Florida menutup pantai di Miami-Dade dan Broward sepanjang akhir pekan. Florida bahkan menerapkan jam malam, 22.00-06.00, hingga waktu yang tidak ditentukan.

Wali Kota Miami, Florida, Francis Suarez mengakui bahwa kebijakan membuka kembali bar dan restoran adalah penyebab naiknya kasus baru secara signifikan.

"Bisa dilihat dengan jelas, pertumbuhan kasus baru sangat eksponensial saat ini. Angkanya terus menembus rekor baru dalam beberapa minggu terakhir. Tidak diragukan lagi penyebabnya adalah ketika kami melonggarkan pembatasan, orang-orang mulai bersosialisasi seolah-olah virus itu tidak pernah ada. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan," kata dia kepada ABC, Minggu.

Gubernur Texas Greg Abbott pada hari Kamis lalu mengeluarkan surat perintah mewajibkan penggunaan masker. Bar-bar diminta tutup dan restoran juga diminta untuk mengurangi kapasitas. Padahal Texas adalah negara bagian yang paling awal melonggarkan lockdown pada Mei lalu.

Dari semua tes Covid-19 yang dilakukan di Florida, 14,1 persen di antaranya dinyatakan reaktif, sedangkan di Texas angkanya mencapai 13,1 persen. Keduanya jauh di atas prasyarat yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk membuka kembali aktivitas ekonomi yaitu 5 persen. Sebagian besar pasien baru berusia muda, antara 35 tahun di Florida, dan 20-39 tahun di Texas. Pada hari Minggu, Florida melaporkan 9.999 kasus baru dan Texas 3.449 kasus.

Gubernur Florida Ron DeSantis mengatakan pihaknya tidak akan memberlakukan lockdown lagi atau mewajibkan penggunaan masker, tetapi rencana membuka kembali aktivitas ekonomi telah ditunda sementara.

Pada hari Jumat, AS melaporkan 52.000 kasus baru, menjadikan tiga hari berturut-turut AS mencatat kasus di atas 50.000. Penasihat Kesehatan Gedung Putih Dr Anthony Fauci mengatakan kasus Covid-19 di AS bisa mencapai 100.000 per hari.

 



Sumber: CNBC.com