Pakar AS: Tidak Ada Bukti yang Sebutkan Anak Pemicu Infeksi Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pakar AS: Tidak Ada Bukti yang Sebutkan Anak Pemicu Infeksi Covid-19

Kamis, 9 Juli 2020 | 05:58 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com - Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (the Centers for Disease Control and Prevention/CDC) Amerika serikat (AS) Dr. Robert Redfield pada Rabu (8/7/2020) mengatakan tidak ada bukti yang menyatakan bahwa anak-anak menjadi pendorong penyebaran virus corona (Covid-19). Namun hal itu kemungkinan karena AS belum melakukan tes lebih banyak pada anak.

"Kami benar-benar tidak memiliki bukti bahwa anak-anak mengendalikan siklus penularan ini," kata Redfield pada briefing Satuan Tugas Gedung Putih untuk membahas pembukaan kembali sekolah.

Hal itu adalah poin yang juga dikutip pada acara Gedung Putih Selasa saat pembukaan sekolah oleh Presiden Akademi Pediatri American Academy Sally Goza. Menurutnya, kecil kemungkinan anak-anak terinfeksi dan menyebarkan infeksi.

Tetapi tidak ada data yang cukup untuk sampai pada kesimpulan itu. Penasihat Kesehatan Gedung Putih Dr. Deborah Birx mengatakan data AS tidak lengkap, karena AS belum menguji lebih banyak anak untuk menyimpulkan seberapa luas virus itu pada kelompok orang di bawah 18 tahun, dan apakah mereka menyebarkan virus ke orang lain.

Pertanyaan seputar apakah anak-anak menjadi pendorong penularan terutama karena pejabat setempat memutuskan apakah dan bagaimana membuka kembali sekolah pada musim gugur. Presiden AS Donald Trump telah meningkatkan tekanan kepada para pejabat untuk membuka kembali sekolah secara tatap muka di musim gugur, bahkan ketika negara itu bergulat dengan wabah terbesar di dunia.

Sejak pasien Covid-19 pertama diidentifikasi di AS pada akhir Januari, pengujian dilakukan sangat ketat. Akibatnya, tes Covid-19 diprioritaskan pada orang yang sakit parah dan mereka yang memiliki gejala.

"Ingat, sejak awal, kami mengatakan tes jika Anda memiliki gejala, dan sekarang kami tahu bahwa jika Anda berusia di bawah 18 tahun, sebagian besar dari Anda tidak memiliki gejala," kata Birx, menjelaskan kurangnya data tentang anak-anak di AS.

Tes antibodi digunakan untuk menentukan apakah seseorang sebelumnya telah terinfeksi corona. Tes antibodi skala besar digunakan untuk menentukan seberapa lazimnya virus telah beredar di seluruh komunitas tertentu. Hal ini digunakan para ilmuwan untuk mempelajari berapa banyak orang, baik dengan atau tanpa gejala, telah terinfeksi virus di kota-kota yang terpukul seperti New York.

Perwakilan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit tidak menjawab pertanyaan CNBC soal apakah lembaga tersebut melakukan survei antibodi yang luas di kalangan anak di bawah umur.

Sementara para pendukung sekolah dibuka kembali secara agresif mengatakan bahwa corona tidak menimbulkan risiko kesehatan besar bagi anak-anak. Sementara kelompok lain khawatir bahwa keberadaan anak-anak di gedung sekolah yang penuh sesak dapat terinfeksi dan menyebarkan virus ke orangtua, yang lebih rentan terhadap penyakit.

Penasihat Kesehatan Gedung Putih, Dr. Anthony Fauci, yang tidak hadir dalam pengarahan Rabu, sebelumnya mengatakan bahwa meskipun anak-anak tidak rentan seperti orangtua, namun mereka bisa menjadi sakit dan bahkan meninggal akibat Covid-19.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hari Ini Kasus Covid-19 di Dunia Tembus 12 Juta

Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia dengan jumlah 3.114.576.

DUNIA | 8 Juli 2020

Direktur FBI: Tiongkok “Ancaman Terbesar” Amerika

Menurut FBI, setiap 10 jam ada satu kasus kontra-intelijen baru terkait Tiongkok di Amerika.

DUNIA | 8 Juli 2020

Kasus Covid-19 di Texas Tembus 10.000 Per Hari

Negara bagian Texas, Amerika Serikat mencatat 10.000 kasus Covid-19 dalam sehari. Angka ini merupakan rekor harian terbesar.

DUNIA | 8 Juli 2020

Remehkan Covid-19, Presiden Brasil Dinyatakan Positif

Presiden Brasil Jair Bolsonaro dinyatakan positif Covid-19 pada hari Selasa (7/7/2020) waktu setempat.

DUNIA | 8 Juli 2020

Sejak Pandemi, 123.000 WNI Berhasil Dipulangkan ke RI

Hingga kini, masih banyak WNI khususnya yang memiliki izin tinggal, masih bertahan di luar negeri.

DUNIA | 7 Juli 2020

Fosil Ikan Predator Raksasa 70 Juta Tahun Ditemukan

Fosil karnivora yang memiliki gigi tajam

NASIONAL | 7 Juli 2020

Kasus Covid-19 di Amerika Tembus 3 Juta

Jumlah kematian akibat Covid-19 di Amerika juga menjadi yang tertinggi di dunia, yakni 132.947.

DUNIA | 7 Juli 2020

Sarimelati Kencana Tak Terafiliasi Operator Pizza Hut di AS

Nama NPC tidak tercatat dalam daftar pemegang saham

DUNIA | 6 Juli 2020

"Tiarap" Akibat Covid-19, Warren Buffet Akhirnya Beraksi Kembali

Berkshire Hathaway, mengakuisisi aset penyaluran/transmisi dan penyimpanan gas Dominion Energy, senilai US$ 4 miliar (Rp 58 triliun).

DUNIA | 6 Juli 2020

Hari Kemerdekaan AS, Florida dan Texas Catat Kasus Covid-19 Terbanyak

Negara bagian Florida dan Texas mencatat rekor baru penambahan kasus positif Covid-19 pada hari Sabtu (4/7/2020) atau tepat dengan perayaan hari kemerdekaan AS.

DUNIA | 6 Juli 2020


TAG POPULER

# Bumi Cikarang Makmur


# Lockdown Lokal


# Ebrahim Raisi


# Varian Delta


# India



TERKINI

Apresiasi Konsumen, Merek Fashion Ini Berikan Hadiah untuk Pelanggan

GAYA HIDUP | 7 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS