Hong Kong Tunda Pemilu Setahun

Hong Kong Tunda Pemilu Setahun
Dari kiri, Aktivis pro-demokrasi Eddie Chu, Gwyneth Ho, Leung Hoi-ching, Tiffany Yuen, Joshua Wong, Lester Shum dan Agnes Chow berkampanye saat pemilihan utama di Hong Kong, Minggu (12/7). (Foto: AFP / AFP/ ISAAC LAWRENCE )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Sabtu, 1 Agustus 2020 | 17:02 WIB

Hong Kong, Beritasatu.com - Pemilu legislatif Hong Kong akan ditunda setahun untuk menghindari penyebaran Covid-19, demikian disampaikan pemimpin Hong Kong Carrie Lam, Jumat (31/7/2020).

Pemilu yang seharusnya diadakan pada 6 September 2020 akan diundur ke 5 September 2021. Lam mengatakan Pemerintah Pusat Tiongkok mendukung keputusan itu demi melindungi kesehatan masyarakat.

"Pengumuman hari ini adalah keputusan tersulit dalam tujuh bulan terakhir," kata Lam dalam konferensi pers. "Kami ingin menjamin azas keadilan dan keamanan dan kesehatan publik, dan kami ingin memastikan pemilu dilakukan secara terbuka, adil, dan imparsial. Oleh karena itu, keputusan ini esensial," lanjutnya.

Per 30 Juli, otoritas setempat melaporkan tambahan 149 kasus baru Covid-19, sehingga total kasus di Hong Kong menjadi 3.151 kasus.

Hong Kong pada awalnya dipuji atas respons mereka terhadap pandemi Covid-19 tanpa harus melakukan lockdown secara luas. Namun, kasus virus corona kembali mencuat dan menembus angka harian tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Pada hari Kamis, otoritas Hong Kong menyatakan 12 kandidat legislatif prodemokrasi telah didiskualifikasi. Di antaranya adalah aktivis terkenal seperti Joshua Wong, dan petahana Dennis Kwok, dan Alvin Yeung.



Sumber: CNBC.com