Microsoft dalam Tahap Pembicaraan Beli TikTok

Microsoft dalam Tahap Pembicaraan Beli TikTok
Dengan video pendek hingga 15 detik, TikTok telah menjadi saingan utama Facebook, Instagram, dan situs jejaring sosial lainnya. (Foto: AFP / SANJAY KANOJIA)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Minggu, 2 Agustus 2020 | 05:38 WIB

Washington, Beritasatu.com - Microsoft Corporation sedang dalam pembicaraan untuk membeli aplikasi video pendek TikTok yang dimiliki China ByteDance. Demikian New York Times melaporkan pada Jumat (31/7/2020) mengutip sebuah sumber.

Diskusi antara Microsoft dan TikTok pertama kali dilaporkan sebelumnya pada Jumat oleh FOX Business, kata NY Times.

Baca juga: Dianggap Ancaman Keamanan, Trump Larang TikTok di AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan akan melarang TikTok beroperasi di AS. "Mengenai masalah TikTok, kami akan melarang operasinya di Amerika Serikat," tegas Trump kepada wartawan saat berada di dalam pesawat Air Force One seperti dikutip dari CNN.

Hal itu dilakukan agar kekhawatiran bahwa TikTok memiliki bahaya keamanan nasional bisa dieliminir. Pemerintah AS telah melakukan evaluasi keamanan nasional mengenai TikTok dan tengah menyiapkan rekomendasi kebijakan kepada Trump. Hal tersebut diutarakan oleh Menteri Keuangan Steven Mnuchin pada pekan ini.

China ByteDance meluncurkan TikTok pada 2017. Aplikasi ini sangat populer apalagi saat pandemi Covid-19 yang terjadi di berbagai negara. Pada April, TikTok sudah diunduh 2 miliar orang. TikTok kini menjadi pesaing berat Facebook dan SnapChat.

ByteDance mematok harga sebesar US$ 50 miliar untuk investor yang ingin membeli TikTok.



Sumber: Reuters