Kasus Covid-19 di Afrika Selatan Lampaui Setengah Juta

Kasus Covid-19 di Afrika Selatan Lampaui Setengah Juta
Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, berpidato di depan Parlemen Afrika Selatan, di Cape Town, pada 22 Mei 2019. (Foto: AFP / BOSCH RODGER)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Minggu, 2 Agustus 2020 | 07:12 WIB

Johannesburg, Beritasatu.com- Kasus Covid-19 di Afrika Selatan (Afsel) yang terkonfirmasi telah melampaui setengah juta, kata Kementerian Kesehatan negara itu pada Sabtu (1/8/2020). Sementara kasus di Afrika secara keseluruhan mendekati 1 juta.

Negara paling maju di Afrika itu mencatat 10.107 kasus Covid-19, sehingga totalnya mencapai 503.290, kata kementerian itu.

Lebih 3 juta orang di Afrika Selatan telah melakukan tes Covid-19 yang telah menimbulkan kematian 8.153 orang sejak ditemukan di negara itu lima bulan lalu.

Semetara di Afrika secara total, ada 934.558 kasus, 19.752 kematian dan 585.567 orag sembuh, menurut penghitungan Reuters.

Baca juga: Perangi Covid-19, Afsel Larang Penjualan Alkohol

Afrika Selatan memberlakukan lockdown nasional pada akhir Maret untuk menekan penyebaran virus. Namun sekarang telah melonggarkan pembatasan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi, seperti halnya negara-negara lain di seluruh dunia.

"Penguncian lebih dua bulan pada akhir Maret berhasil menekan penyebaran virus guna mencegah peningkatan infeksi yang tiba-tiba dan tidak terkendali," kata Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dalam pernyataan terpisah.

Mengingat pembatasan telah mereda, infeksi telah melonjak selama dua bulan terakhir. Namun peningkatan harian infeksi tampaknya menjadi stabil, terutama di provinsi Western Cape, Gauteng dan Eastern Cape, tambah Ramaphosa.

Kasus di Afrika Selatan yang merupakan tertinggi kelima di dunia, membuat sistem perawatan kesehatan kewalahan. Hal ini menjadi peringatan bagi negara-negara Afrika lainnya, yang sebagian besar layanan kesehatannya belum baik.

Selama Agustus, pemerintah Affirka Selatan mengirimkan 20.000 ventilator non-invasif produksi dalam negeri ke tempat yang paling dibutuhkan, kata Ramaphosa, ketika pemerintah terus memobilisasi fasilitas, peralatan, dan personel tambahan di provinsi yang masih mengalami peningkatan infeksi.



Sumber: Reuters