Petani Ginseng AS Terpukul Perang Dagang dan Pandemi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Petani Ginseng AS Terpukul Perang Dagang dan Pandemi

Senin, 24 Agustus 2020 | 13:09 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / YS

Chicago, Beritasatu.com - Panen ginseng akan dimulai kurang dari sebulan, tapi Jiang Mingtao, seorang petani ginseng di Marathon County negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat (AS), merasa agak khawatir.

Budi daya ginsengnya telah terpukul karena ketegangan perang dagang antara Tiongkok dan AS, ditambah pandemi Covid-19 yang meluas membuat bisnisnya semakin turun.

Jiang melakukan rutinitas untuk merawat ladang ginsengnya dengan menyiangi dan menyebarkan jerami ke atas ladang untuk mencegah binatang kecil menggali atau memakan tanamannya.

“Karena masih banyak persediaan di pasar, kami telah menunda panen sampai tahun depan, dan mungkin akan memanen seperempat sampai setengah ladan ginseng (tahun ini),” kata Jiang seperti diberitakan oleh kanto berita Tiongkok, Xinhua, baru-baru ini.

Jiang meluncurkan usahanya bernama Marathon Ginseng International Inc. pada 2010. Tiongkok menjadi pasar konsumsi ginseng terbesar di dunia, sehingga Jiang sejak awal sudah menargetkan pasar Tiongkok. Pada 2015, perusahaannya mengekspor setengah dari produksinya ke pasar Tiongkok.

Perintah tinggal di rumah pada tahap awal pandemi Covid-19 telah mengurangi pekerjaan di pertanian. Selanjutnya, pembeli Tiongkok dan produsen AS tidak bisa berpergian secara bebas.

“Kami tidak mendapatkan pembelian dari Tiongkok sejauh ini, ekspor sangat dirugikan,” katanya.

Jiang menghadiri dua sesi pertama Pameran Internasional Impor Tiongkok (China International Import Expo/CIIE) pada 2018 dan 2019 dimana dia berkenalan dengan banyak bisnis dan klien dari Tiongkok serta menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk kerja sama. Namun, kebijakan karantina membuatnya tidak bisa menghadiri CIIE tahun ini, meskipun mitra distribusinya di Tiongkok akan datang ke pameran itu.

Ginseng asal Wisconsin mendapatkan reputasi baik di Tiongkok. Pada 2017, sebelum tarif dimulai, negara bagian AS itu mengekspor ginseng senilai US$ 14 juta (Rp 207 miliar) ke Tiongkok saja, naik lebih dari 16% dari 2016. Total ekspor ginseng AS senilai sekitar US$ 30 juta (Rp 445 miliar) pada 2017, dan Tiongkok adalah pembeli terbesar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Xinhua

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IOC Hormati Keputusan AS atas Olimpiade Beijing 2022

Komite Olimpiade Internasional (IOC) menghormati keputusan pemerintah Amerika Serikat untuk memboikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

DUNIA | 8 Desember 2021

Kepada Rusia, AS dan Sekutu Nyatakan Dukung Ukraina

Amerika Serikat (AS) dan sekutunya menyatakan dukungan pada integritas territorial Ukraina.

DUNIA | 8 Desember 2021

Prancis Catat Lonjakan Kasus Rawat Inap Covid-19

Prancis pada Selasa (7/12/2021) mencatat lonjakan pasien rawat inap Covid-19.

DUNIA | 8 Desember 2021

Tiongkok Akan Bangun Pangkalan AL Pertama di Atlantik

Tiongkok akan membangun pangkalan angkatan laut pertamanya di Samudra Atlantik.

DUNIA | 8 Desember 2021

Setelah Pesta, 68 Staf RS Spanyol Terinfeksi Covid-19

Sejumlah 68 staf, termasuk perawat dan dokter perawatan intensif, di rumah sakit Malaga, Spanyol dinyatakan positif Covid-19.

DUNIA | 8 Desember 2021

Hubungi Putin, Biden Ancam Sanksi jika Rusia Serang Ukraina

Joe Biden akan memberi tahu Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa Rusia dan bank-banknya dapat terkena sanksi ekonomi terberat jika menyerang Ukraina.

DUNIA | 7 Desember 2021

Omicron, Malaysia Perketat Jalur Perjalanan Vaksinasi

Wisatawan yang memasuki Malaysia melalui jalur perjalanan yang divaksinasi mulai Rabu besok, harus menjalani tes Covid-19 selama enam hari.

DUNIA | 7 Desember 2021

IMF Sebut Momentum Pertumbuhan Tiongkok Melambat

Pemerintah Tiongkok memiliki peran penting dalam ekonomi global saat pulih dari Covid-19, tetapi pertumbuhannya kini melambat.

DUNIA | 7 Desember 2021

Lapas di Burundi Terbakar, 38 Napi Tewas

Sedikitnya 38 narapidana (napi) tewas dan puluhan lainnya cedera saat penjara utama di ibu kota Burundi, Gitega, dilalap api.

DUNIA | 7 Desember 2021

Swiss Kerahkan Tentara untuk Tangani Lonjakan Covid-19

Swiss kembali mengerahkan 2.500 tentara untuk membantu pemerintah daerah menangani pandemi Covid-19.

DUNIA | 7 Desember 2021


TAG POPULER

# Semeru


# PPKM


# Moeldoko


# Cuaca Jakarta


# Angin Prayitno Aji



TERKINI
NBA, Brooklyn Nets Pastikan Kemenangan di Sisa 2 Menit

NBA, Brooklyn Nets Pastikan Kemenangan di Sisa 2 Menit

OLAHRAGA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings