4 Uji Coba Vaksin Corona yang Didukung AS Bisa Gagal
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-2.05)   |   COMPOSITE 6429.76 (0.29)   |   DBX 1210.46 (12.07)   |   I-GRADE 190.638 (-1.34)   |   IDX30 545.485 (-1.51)   |   IDX80 146.318 (-0.07)   |   IDXBUMN20 442.834 (-1.24)   |   IDXESGL 150.48 (0.29)   |   IDXG30 147.901 (0.37)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-0.73)   |   IDXQ30 155.036 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 294.681 (0.4)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-0.55)   |   IDXV30 149.629 (0.56)   |   INFOBANK15 1097.88 (-12.35)   |   Investor33 466.613 (-1.1)   |   ISSI 189.631 (-0.01)   |   JII 670.82 (0.69)   |   JII70 234.975 (-0.16)   |   KOMPAS100 1301.99 (-2.17)   |   LQ45 1014.85 (-1.65)   |   MBX 1779.94 (-2.58)   |   MNC36 344.694 (-0.95)   |   PEFINDO25 341.155 (-2.53)   |   SMInfra18 331.858 (2.19)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.15)   |  

4 Uji Coba Vaksin Corona yang Didukung AS Bisa Gagal

Rabu, 2 September 2020 | 07:03 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com - Kelompok teratas yang menasihati pejabat kesehatan Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/9/2020) memperkirakan bahwa empat uji coba tahap akhir vaksin corona yang didukung AS dapat gagal karena tidak memberikan hasil positif.

National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine merilis draf laporan yang menjabarkan rencana federal untuk mendistribusikan vaksin corona di AS jika disetujui digunakan ke publik. Vaksin akan didistribusikan dalam empat tahap dengan prioritas utama pada petugas kesehatan dan warga AS yang rentan, seperti orang tua dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan bawaan.

Operation Warp Speed ​​pemerintahan administrasi Trump yang mendukung tujuh uji coba vaksin fase tiga yang melibatkan 30.000 orang relawan mengasumsikan empat di antaranya akan gagal. "Empat dari uji coba akan gagal, dan semua subjek dalam uji coba tersebut ditawarkan akses ke vaksin yang disetujui," tulis kelompok itu dalam draf laporan.

"Tiga dari uji coba akan berhasil, di bawah rasio 1:1 antara anggota kelompok pengobatan dibandingkan kelompok plasebo."

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal ilmiah Biostatistics, vaksin untuk penyakit menular memiliki tingkat keberhasilan 33,4 persen melalui uji klinis.

Dalam uji coba fase tiga, vaksin umumnya diberikan kepada ribuan orang dan diuji kemanjuran dan keamanannya, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

AS, sebagai bagian Operation Warp Speed, telah menginvestasikan miliaran dolar pada enam kandidat vaksin pada bulan lalu, termasuk dari produsen obat Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca, yang semuanya telah memasuki uji coba fase tiga.

Beberapa kandidat vaksin sedang diproduksi sebelum mendapat persetujuan regulasi. Pejabat kesehatan AS telah mempercepat pengembangan kandidat vaksin dengan berinvestasi di berbagai tahap penelitian, meskipun hal itu bisa sia-sia jika vaksin pada akhirnya tidak terbukti efektif.

Namun pejabat kesehatan AS optimists akan menemukan setidaknya satu vaksin yang aman pada akhir tahun dan mungkin lebih dari satu pada awal 2021.

Meski ada harapan para ilmuwan akan menemukan vaksin yang aman, namun tidak pernah ada jaminan. Para ilmuwan memperingatkan masih ada pertanyaan bagaimana tubuh manusia merespons setelah terinfeksi virus.

Para ilmuwan berharap bahwa antibodi memberikan beberapa tingkat perlindungan terhadap tertularnya Covid-19. Namun mereka belum dapat mengatakan secara pasti sejak virus corona pertama kali ditemukan delapan bulan lalu.

Peneliti Hong Kong bulan lalu melaporkan kasus infeksi ulang Covid-19 pertama yang dikonfirmasi. Kasus ini terjadi pada seorang pria yang pertama kali terinfeksi virus pada akhir Maret dan 4,5 bulan kemudian tertular lagi.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Trump Dikabarkan Stroke, Ini Kata Dokter Kepresidenan

Trump tidak mengalami stroke, gejala ringan stroke atau keadaan darurat terkait jantung.

DUNIA | 2 September 2020

Menkeu Baru Thailand Mengundurkan Diri

Menteri keuangan Thailand yang baru-baru ini ditunjuk, Predee Daochai, telah mengundurkan diri, Selasa (1/9).

DUNIA | 1 September 2020

Presiden Nikaragua Daniel Ortega Beri Penghargaan pada Dubes Budhy Santoso

"Presiden Ortega nampak senang punya kawan yang berasal dari tentara,” kata Budhy Santoso.

DUNIA | 1 September 2020

Jokowi Apresiasi 70 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Tiongkok

Jokowi menggarisbawahi bahwa kerja sama ekonomi tidak boleh terhenti sama sekali.

DUNIA | 1 September 2020

Ishiba, Kandidat Populer Pengganti Shinzo Abe

Jajak pendapat menunjukkan, mantan menteri pertahanan Shigeru Ishiba adalah pilihan paling populer di kalangan publik untuk menjadi PM Jepang berikutnya.

DUNIA | 1 September 2020

INH Inisiasi Pembangunan Replika Komplek Al-Aqsa di Indonesia

INH juga akan membangun Pondok Tahfidz Al-Quds di komplek tersebut sebagai sarana pembelajaran Alquran.

DUNIA | 1 September 2020

Dampak Pandemi, 132 Juta Orang Diperkirakan Kelaparan

Sejumlah 132 juta orang lebih dari yang diproyeksikan sebelumnya bisa kelaparan pada tahun 2020.

DUNIA | 1 September 2020

Akibat Covid-19, Mantan Presiden India Pranab Mukherjee Meninggal

Mantan presiden India Pranab Mukherjeemeninggal pada Senin (31/8) pada usia 84 tahun.

DUNIA | 1 September 2020

TikTok Sepakat Jual Operasional Bisnisnya di AS, Selandia Baru dan Australia

Meski TikTok telah memilih penawar, namun kesepakatan itu dapat digagalkan pemerintah Tiongkok.

DUNIA | 1 September 2020

WHO: Membuka Ekonomi Tanpa Kontrol Adalah Bencana

Negara harus mencegah kematian dengan melindungi orang yang rentan, termasuk orang tua, warga yang memiliki penyakit dan pekerja sektor tertentu.

DUNIA | 1 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS