Bolsonaro Tidak Paksakan Rakyat Brasil Vaksinasi Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 512.005 (-6.84)   |   COMPOSITE 6248.46 (-48.82)   |   DBX 1360.69 (9.25)   |   I-GRADE 178.558 (-2.77)   |   IDX30 501.18 (-6.46)   |   IDX80 134.891 (-1.5)   |   IDXBUMN20 391.494 (-5.94)   |   IDXESGL 138.797 (-1.34)   |   IDXG30 140.594 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 444.842 (-5.97)   |   IDXQ30 144.61 (-1.81)   |   IDXSMC-COM 297.035 (-1.97)   |   IDXSMC-LIQ 354.776 (-3.84)   |   IDXV30 134.17 (-1.02)   |   INFOBANK15 1041.89 (-18.93)   |   Investor33 432.33 (-5.63)   |   ISSI 179.471 (-1.28)   |   JII 609.439 (-6.78)   |   JII70 215.337 (-2.24)   |   KOMPAS100 1204.27 (-15.92)   |   LQ45 940.235 (-12.38)   |   MBX 1689.01 (-17.61)   |   MNC36 320.772 (-4.37)   |   PEFINDO25 321.867 (-5.36)   |   SMInfra18 307.883 (-4.4)   |   SRI-KEHATI 367.45 (-5.83)   |  

Bolsonaro Tidak Paksakan Rakyat Brasil Vaksinasi Covid-19

Rabu, 2 September 2020 | 08:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Sao Paolo, Beritasatu.com- Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan pada Senin (31/8) bahwa tidak ada rakyat yang akan dipaksa untuk mendapat vaksin melawan pandemi Covid-19. Secara konsisten, Bolsonaro meremehkan tingkat keparahan wabah virus corona.

Komentar itu muncul setelah pemerintah mengalokasikan jutaan dolar untuk pembelian dan produksi vaksinasi di masa depan karena Brasil menderita wabah pandemi terburuk kedua di luar Amerika Serikat.

“Tidak ada yang bisa memaksa siapa pun untuk mendapatkan vaksin,” katanya menanggapi pertanyaan dari seorang pendukung, menurut video yang diposting di media sosial.

Brasil telah menjadi hot spot dalam beberapa bulan terakhir, dengan 3.908.272 kasus yang dikonfirmasi dan 121.381 kematian akibat Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut.

Pada Senin (31/8), Kementerian Kesehatan melaporkan 45.961 kasus baru virus corona dan 553 kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Meskipun demikian, pemerintah Brasil mengalokasikan 1,9 miliar reais (US$ 346 juta atau Rp 5 triliun) pada awal Agustus untuk mendanai 100 juta dosis bakal vaksin yang sedang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca PLC (AZN.L).

Pemerintah negara bagian Sao Paulo juga sedang mengerjakan bakal vaksin dengan perusahaan Tiongkok Sinovac Biotech (SVA.O). Brasil berharap pendistribusian dosis kedua vaksin tersebut bisa dimulai pada awal tahun 2021.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Korban Meninggal Kasus Corona di Brasil Tembus 121.000

Brasil menyatakan pada Senin (31/8), jumlah kematian Covid-19 melampaui 121.000 kasus. Angka itu dikonfirmasi setelah 553 lebih banyak pasien meninggal.

DUNIA | 2 September 2020

4 Uji Coba Vaksin Corona yang Didukung AS Bisa Gagal

Vaksin untuk penyakit menular memiliki tingkat keberhasilan 33,4 persen melalui uji klinis.

DUNIA | 2 September 2020

Trump Dikabarkan Stroke, Ini Kata Dokter Kepresidenan

Trump tidak mengalami stroke, gejala ringan stroke atau keadaan darurat terkait jantung.

DUNIA | 2 September 2020

Menkeu Baru Thailand Mengundurkan Diri

Menteri keuangan Thailand yang baru-baru ini ditunjuk, Predee Daochai, telah mengundurkan diri, Selasa (1/9).

DUNIA | 1 September 2020

Presiden Nikaragua Daniel Ortega Beri Penghargaan pada Dubes Budhy Santoso

"Presiden Ortega nampak senang punya kawan yang berasal dari tentara,” kata Budhy Santoso.

DUNIA | 1 September 2020

Jokowi Apresiasi 70 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Tiongkok

Jokowi menggarisbawahi bahwa kerja sama ekonomi tidak boleh terhenti sama sekali.

DUNIA | 1 September 2020

Ishiba, Kandidat Populer Pengganti Shinzo Abe

Jajak pendapat menunjukkan, mantan menteri pertahanan Shigeru Ishiba adalah pilihan paling populer di kalangan publik untuk menjadi PM Jepang berikutnya.

DUNIA | 1 September 2020

INH Inisiasi Pembangunan Replika Komplek Al-Aqsa di Indonesia

INH juga akan membangun Pondok Tahfidz Al-Quds di komplek tersebut sebagai sarana pembelajaran Alquran.

DUNIA | 1 September 2020

Dampak Pandemi, 132 Juta Orang Diperkirakan Kelaparan

Sejumlah 132 juta orang lebih dari yang diproyeksikan sebelumnya bisa kelaparan pada tahun 2020.

DUNIA | 1 September 2020

Akibat Covid-19, Mantan Presiden India Pranab Mukherjee Meninggal

Mantan presiden India Pranab Mukherjeemeninggal pada Senin (31/8) pada usia 84 tahun.

DUNIA | 1 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS