Akibat Pandemi Corona , 7.000 Petugas Kesehatan di Dunia Meninggal, Tertinggi di Meksiko
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akibat Pandemi Corona , 7.000 Petugas Kesehatan di Dunia Meninggal, Tertinggi di Meksiko

Senin, 7 September 2020 | 08:41 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

London, Beritasatu.com- Lebih dari 7.000 petugas kesehatan di seluruh dunia telah meninggal karena terinfeksi virus corona, di antaranya Meksiko yang tercatat menyumbang paling banyak yaitu 1.320 orang.

Laporan yang dikeluarkan oleh lembaga hak asasi manusia berbasis di London, Inggris, Amnesti Internasional, menyebut negara lainnya dengan tingkat kematian tinggi adalah Amerika Serikat (1.077 orang), Brasil (634 orang), dan India (573 orang).

“Berbulan-bulan setelah pandemi, para pekerja kesehatan yang meninggal masih dalam angka mengerikan di negara-negara seperti Meksiko, Brasil, dan AS,” kata Kepala Keadilan Sosial dan Ekonomi Amnesti Internasional, Steve Cockburn, Sabtu (5/9).

Cockburn mengatakan setiap pekerja kesehatan memiliki hak atas rasa aman di tempat kerja. Data kematian terbaru adalah skandal karena pekerja kesehatan harus membayar harga tertinggi.

“Harus ada kerja sama global untuk memastikan semua petugas kesehatan diberikan alat pelindung yang memadai sehingga mereka dapat melanjutkan pekerjaan penting mereka tanpa mempertaruhkan nyawa sendiri,” kata Cockburn.

AS, Brasil, dan India tercatat sebagai tiga negara dengan angka kematian dan kasus terkonfirmasi Covid-19 tertinggi di dunia. Jika digabungkan, berdasarkan data Reuters, ketiga negara itu mencatat lebih dari 14 juta kasus virus corona dan hampir 387.000 kematian.

Analisis Reuters atas data pemerintah Meksiko bulan Agustus menemukan bahwa risiko pekerja kesehatan yang meninggal di Meksiko adalah empat kali lebih tinggi dibandingkan di AS, dan delapan kali lebih tinggi dibandingkan di Brasil.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

AS Beri Peringatan Perjalanan Level 3 untuk Indonesia dan Singapura

Singapura yang kasus Covid-19 meningkat kini ditempatkan di level 3 sebagai negara dengan tingkat tinggi kasus Covid-19 bersama Indonesia.

DUNIA | 28 September 2021

Jumlah Napi Melebihi Kapasitas, Kasus Covid-19 di Penjara Malaysia Capai 51.000 Lebih

Lebih dari 51.000 orang termasuk narapidana, staf penjara dan anggota keluarga mereka telah tertular Covid-19 sejak tahun lalu.

DUNIA | 28 September 2021

India Izinkan Uji Coba Vaksin Novavax untuk Anak 7-11 tahun

India mengizinkan perusahaan Serum Institute untuk melakukan uji coba vaksin Covid-19 buatan AS, Novavax, terhadap anak-anak berusia 7-11 tahun.

DUNIA | 28 September 2021

Bangkok Siaga, 6 Tewas dan 70.000 Rumah Tergenang Banjir di Thailand

Banjir telah menggenangi 70.000 rumah dan menewaskan enam orang di provinsi utara dan tengah negara itu.

DUNIA | 28 September 2021

Hakim AS Bakal Bebaskan Tanpa Syarat Penembak Presiden Ronald Reagan

Hakim AS akan memberikan "pembebasan tanpa syarat" kepada John Hinckley, yang menembak Presiden Ronald Reagan pada 1981.

DUNIA | 28 September 2021

Jepang Tuding Tiongkok, Rusia, dan Korut di Balik Ancaman Siber

Jepang untuk pertama kalinya menuding Tiongkok, Rusia dan Korut sebagai negara yang bertanggung jawab atas ancaman siber terhadap negara tersebut.

DUNIA | 28 September 2021

Ngeri, FBI Sebut Kasus Pembunuhan di AS Naik 30%

Lonjakan tersebut sebagian dipicu oleh kesulitan masyarakat selama pandemi Covid-19.

DUNIA | 28 September 2021

Kebijakan Tiga Garis Merah Tiongkok, Apa Maksudnya?

Pemerintah khawatir industri properti akan kolaps jika para pengembang terus menarik utang dan tidak mampu membayar.

DUNIA | 28 September 2021

Ledakan Gedung di Swedia, 25 Orang dirawat

Sekitar 25 orang dibawa ke rumah sakit setelah ledakan merusak sebuah gedung di Kota Gothenburg, Swedia, pada Selasa (28/9/2021) pagi.

DUNIA | 28 September 2021

Pintu Masuk ke Indonesia Dibatasi, Inilah Lokasinya

Pembatasan di pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional dilakukan baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), pelabuhan, maupun bandara.

DUNIA | 28 September 2021


TAG POPULER

# Citilink


# PTM


# Piala Sudirman


# Interpelasi Formula E


# Pengobat Alternatif Ditembak



TERKINI
Jubir Presiden Benarkan Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Jubir Presiden Benarkan Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

NASIONAL | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings