ILO: 500 Juta Pekerjaan Hilang Akibat Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

ILO: 500 Juta Pekerjaan Hilang Akibat Pandemi

Jumat, 25 September 2020 | 17:49 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menyatakan lebih dari 500 juta pekerjaan di seluruh dunia hilang akibat pandemi Covid-19.

Seperti dilaporkan Bloomberg, Rabu (23/9), kerusakan pasar tenaga kerja akibat virus corona terbukti lebih buruk dari yang diantisipasi. ILO juga melihat pemulihan yang jauh lebih lambat pada akhir tahun 2020.

ILO menyatakan bahwa kehilangan jam kerja global sepanjang tahun ini “jauh lebih besar” dari perkiraan sebelumnya. Pada kuartal kedua, jam kerja turun 17% dibandingkan dengan akhir tahun 2019 atau setara dengan hampir 500 juta pekerjaan. Jumlah itu naik dari 400 juta yang diproyeksikan pada bulan Juni.

Kerugian jam kerja global diperkirakan mencapai 8,6% pada kuartal keempat, setara dengan 245 juta pekerjaan penuh waktu.

Organisasi tersebut juga memperkirakan bahwa hilangnya pendapatan tenaga kerja di seluruh dunia - tidak termasuk penggantian kerugian dari program dukungan pemerintah yang sejauh ini mencapai US$ 3,5 triliun (Rp 52.164 triliun).

Sementara situasi akan membaik di paruh kedua, prospeknya juga semakin memburuk sejak Juni. Kehancuran pada kuartal keempat akan setara dengan 245 juta pekerjaan dalam skenario dasar, naik dari 140 juta. Di bawah hasil yang pesimis, dampak pandemi bisa mencapai lebih dari 500 juta.

Revisi tersebut sebagian mencerminkan peningkatan tingkat infeksi global, yang berarti dampak ekonomi yang lebih besar pada paruh kedua dibandingkan asumsi ILO sebelumnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Selandia Baru Tidak Lagi Wajibkan Masker

Selandia Baru tidak lagi mewajibkan pemakaian masker di sebagian besar wilayahnya, meskipun banyak negara masih didera pandemi Covid-19.

DUNIA | 25 September 2020

Biden: Dukungan Pemilih Kulit Hitam Jadi Kunci Kemenangan

Saat berkampanye di Carolina Utara, Rabu (23/9), Joe Biden mengatakan pemilih kulit hitam adalah kunci utama untuk harapannya memenangkan Gedung Putih

DUNIA | 25 September 2020

Jika Kalah Pipres, Trump Tolak Transisi Damai

Donald Trump menolak berkomitmen untuk melakukan transisi kekuasaan secara damai jika kalah dalam pemilu November mendatang.

DUNIA | 25 September 2020

Korban Tewas Bangunan Runtuh di India Jadi 40 Orang

Jumlah korban tewas akibat bangunan runtuh di Bhiwandi, India, seperti dilaporkan NDTV, bertambah menjadi 40 orang pada Rabu (23/9).

DUNIA | 25 September 2020

Ledakan Truk Tangki di Nigeria, 23 Tewas

Sedikitnya 23 orang tewas setelah satu truk tangki bensin terbalik dan terbakar di jalan yang sibuk di negara bagian Kogi, Nigeria tengah pada Rabu (23/9).

DUNIA | 25 September 2020

Pasukan Korut Bunuh dan Bakar Pejabat Perikanan Korsel

Diduga, pasukan Korea Utara bertindak dengan alasan perintah anti-virus (corona).

DUNIA | 25 September 2020

Yili Group, Merek Susu dengan Valuasi Tertinggi di Dunia

Valuasi merek Yili meningkat 13% dalam setahun terakhir berkat inovasi dan strategi internalisasi.

DUNIA | 25 September 2020

Novavax Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Tahap Akhir di Inggris

Novavax mengatakan, data uji coba ini akan mendukung pengajuan lisensi di Inggris, Uni Eropa (UE) dan negara lain.

DUNIA | 25 September 2020

Tampil Lagi di PBB, Gus Yahya Paparkan Abrahamic Faiths Initiative

Dunia Islam harus berintegrasi secara damai dan harmoni dengan masyarakat dunia seluruhnya.

NASIONAL | 24 September 2020

Bola Kekuasaan Malaysia di Tangan Raja yang Tengah Sakit

Raja memiliki tiga opsi: mengadakan pemilu, meminta mosi kepercayaan parlemen, atau menunjuk perdana menteri baru.

DUNIA | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS