Dua Perempuan Ini Akan Cetak Sejarah Baru WTO
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Dua Perempuan Ini Akan Cetak Sejarah Baru WTO

Jumat, 9 Oktober 2020 | 18:46 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jenewa, Beritasatu.com - Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Kamis (8/10/2020) waktu Jenewa mengumumkan, Menteri Perdagangan Korea Selatan Yoo Myung-hee dan mantan Menteri Keuangan Nigeria Ngozi Okonjo-Iweala, telah memenuhi syarat sebagai dua finalis untuk menjadi Direktur Jenderal WTO berikutnya. Salah satu dari dua perempuan itu akan mencatat sejarah bagi WTO, yakni untuk pertama kalinya organisasi itu dipimpin seorang perempuan.

Panitia seleksi mengatakan, Myung-hee dan Iweala lolos ke babak final dalam rangkaian proses seleksi yang diperkirakan akan berakhir dalam beberapa pekan mendatang. Mereka dipilih dari lima kandidat.

“Kedua perempuan di babak final ini sangat berkualitas. Ini sesuatu yang disetujui semua orang. Kami sudah terkesan dengan mereka sejak awal,” kata juru bicara WTO Keith Rockwell kepada wartawan.

Dewan Umum WTO di Jenewa yang terdiri atas perwakilan 164 negara anggota memutuskan untuk menyingkirkan mantan Menteri Perdagangan Kenya Amina Mohamed, mantan Menteri Ekonomi Saudi Mohammad Maziad Al-Tuwaijri, dan mantan Menteri Perdagangan Internasional Inggris dan pendukung Brexit Liam Fox.

Atas hasil itu, Yoo langsung berkicau di akun Twitter-nya: “Sangat berterima kasih dan merasa terhormat bisa terpilih untuk putaran final dalam proses seleksi Direktur Jenderal @WTO berikutnya!”

“Kami membutuhkan pemimpin baru yang cakap dan berpengalaman yang dapat membangun kembali kepercayaan dan memulihkan relevansi @WTO. Saya menantikan dukungan Anda yang berkelanjutan! Terima kasih!!!” tambah Yoo, penyandang gelar sarjana hukum dari Universitas Vanderbilt, AS.

Okonjo-Iweala di Twitter mengucapkan terima kasih kepada anggota WTO atas dukungan mereka. Ia menulis bahwa dia “senang berada di babak final”.

Putaran sebelumnya telah memangkas daftar kandidat dari delapan menjadi lima calon. Pemenangnya diharapkan bisa diumumkan paling lambat awal November.

Direktur Jenderal WTO sebelumnya, Roberto Azevedo dari Brazil, membuat pengumuman mengejutkan pada Mei bahwa dia akan mundur setahun lebih awal dengan alasan "keputusan pribadi.” Dia hengkang dari WTO tanpa pengganti pada 31 Agustus.

Masa jabatan tujuh tahun Azevedo dipenuhi tekanan keras dari Presiden AS Donald Trump, yang berulang kali menuduh WTO berlaku “tidak adil” terhadap AS dan memulai perang dagang dengan Tiongkok yang bertentangan dengan sistem WTO.

Pada masa lalu, Trump mengancam akan menarik AS keluar dari organisasi perdagangan tersebut.

Sistem penyelesaian perselisihan WTO dianggap sebagai tempat paling terkenal di dunia untuk menyelesaikan perselisihan perdagangan internasional, seperti kasus perselisihan produsen pesawat Boeing dan Airbus dalam beberapa dekade terakhir.

Diyakini, direktur jenderal WTO berikutnya akan menghadapi tugas menakutkan untuk mempertahankan AS jika Trump memenangkan masa jabatan kedua. Apalagi di tengah tuduhan Washington bahwa Tiongkok terlibat dalam praktik tidak adil seperti mensubsidi industri secara berlebihan dan mencuri kekayaan intelektual, terutama dengan mengorbankan bisnis negara-negara barat yang berharap bisa memanfaatkan pasar Tiongkok yang berkembang. Tiongkok menolak keras tuduhan tersebut.

WTO, yang dibentuk pada 1995, tidak pernah memiliki direktur jenderal perempuan atau orang dari Afrika sebagai pemimpinnya. Organisasi ini berjalan dengan konsensus. Artinya, setiap negara anggota dapat memblokir keputusan yang diambil.

Latar Belakang
Okonjo-Iweala, yang juga berkewarganegaraan AS, pernah dua kali menjabat sebagai menteri keuangan dan pernah menjadi menteri luar negeri di Nigeria.

Sebagian besar kariernya dihabiskan sebagai ekonom di Bank Dunia. Dia akhirnya naik ke posisi direktur pelaksana, atau orang kedua di Bank Dunia. Saat ini, Iweala adalah ketua dewan aliansi vaksin internasional, Gavi.

Sepanjang kariernya, Iweala memang tidak secara khusus berkutat dalam kebijakan perdagangan seperti yang dialami beberapa kandidat lainnya. Namun, pekerjaannya sebagai ekonom dan menteri keuangan, membuatnya sering berurusan dengan perdagangan internasional.

Jika terpilih, Okonjo-Iweala akan menjadi orang Afrika pertama yang menjadi Direktur Jenderal WTO.

Sementara itu, Yoo dianggap sebagai spesialis perdagangan. Di depan dewan umum WTO, Yoo mengaku lahir pada tahun yang sama ketika Korea Selatan menyetujui Perjanjian Umum tentang Tarif dan Perdagangan, yang menjadi salah satu elemen kunci dari buku peraturan WTO.

Yoo memulai kariernya di bidang perdagangan pada tahun lahirnya WTO, 1995.

Dia telah terlibat dalam beberapa negosiasi perdagangan utama Korea Selatan pada periode itu, termasuk dengan Tiongkok dan AS. Dia memberi tekanan pada pengetahuan dan wawasannya yang mendalam soal detail berbagai bidang perjanjian perdagangan.



Sumber: CNA/Aljazeera/BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

World Food Program Menangkan Nobel Perdamaian 2020

"Sampai ditemukannya vaksin, makanan adalah vaksin terbaik melawan kekacauan (kaos)".

DUNIA | 9 Oktober 2020

Penerapan AI Mampu Tingkatkan PDB Asia Tenggara Hingga US$ 1 T pada 2030

Asia Tenggara dapat meraih keuntungan ekonomi yang signifikan apabila para pengguna dan penyedia di bidang AI dapat mempertajam fokus.

DUNIA | 9 Oktober 2020

Penyair AS Louise Glück Raih Nobel Sastra 2020

Penyair Amerika Louise Glück meraih Hadiah Nobel Sastra 2020.

DUNIA | 9 Oktober 2020

Halau Gangguan Tiongkok, Taiwan Kuras Rp 13,2 Triliun

aiwan telah menghabiskan hampir US$ 900 juta (Rp13,2 triliun)pada tahun 2020 untuk mengerahkan angkatan udaranya menghalau serbuan Tiongkok.

DUNIA | 9 Oktober 2020

Biaya Perawatan Trump Bebani Warga Amerika Rp 1,4 Miliar

Biaya perawatan Covid-19 untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bisa membebani warga setidaknya US$ 100.000 (Rp 1,4 miliar) dalam sistem kesehatan AS

DUNIA | 9 Oktober 2020

November, Jepang Hapus Larangan Perjalanan 12 Negara

Jepang berencana menghapus larangan perjalanan kepada 12 negara dan kawasan mulai November termasuk Tiongkok dan Singapura.

DUNIA | 9 Oktober 2020

Mayoritas Warga AS Makin Tidak Percaya Penanganan Covid-19 oleh Trump

Kepercayaan warga mencapai rekor terendah dalam jajak pendapat baru Reuters/Ipsos.

DUNIA | 9 Oktober 2020

Berencana Culik Gubernur Michigan, 13 Orang Didakwa

Sejumlah 13 orang didakwa Kamis (8/10) dalam dugaan plot terorisme domestik untuk menculik Gubernur Demokrat Michigan Gretchen Whitmer.

DUNIA | 9 Oktober 2020

Akibat Pandemi, KPU Zimbabwe Tangguhkan Pemilu Sela

Komisi Pemilihan Zimbabwe (ZEC) pada Rabu (7/10) mengonfirmasi penangguhan pemilihan sela di tengah pandemi Covid-19.

DUNIA | 9 Oktober 2020

Trump Tolak Mentah-mentah Debat Presiden Kedua

"Saya tidak akan buang-buang waktu dengan debat virtual," dalam sebuah wawancara dengan Fox Business.

DUNIA | 8 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS