Logo BeritaSatu

AS Hentikan Uji Coba Pengobatan Antibodi Corona Eli Lilly

Rabu, 14 Oktober 2020 | 06:23 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Indiana, Beritasatu.com - Regulator kesehatan Amerika Serikat (AS) menghentikan sementara uji coba tahap akhir pengobatan antibodi monoklonal virus corona, perusahaan farmasi Eli Lilly karena masalah keamanan. Hal ini dikonfirmasi perusahaan kepada CNBC pada Selasa (13/10/2020).

“Keamanan adalah hal terpenting bagi Lilly. Kami menyadari bahwa karena unsur kehati-hatian, dewan pemantauan keamanan data independen (Data Safety Monitoring Board/DSMB) telah merekomendasikan menghentikan sementara," kata juru bicara Eli Lilly, Molly McCully mengatakan kepada CNBC.

"Lilly mendukung keputusan DSMB untuk memastikan keselamatan pasien yang berpartisipasi dalam penelitian ini."

Akibat kejadian ini, saham Eli Lilly ditutup turun 2,9 persen.

Berita itu muncul kurang dari 24 jam setelah Johnson & Johnson mengonfirmasi bahwa uji coba tahap akhir vaksin corona juga terpaksa dihentikan sementara setelah muncul penyakit yang tidak bisa dijelaskan pada peserta studi.

Global Head Research and Development Eli Lily, Dr. Mathai Mammen kepada investor dalam conference call Selasa mengatakan bahwa perusahaan belum mendapat informasi banyak soal alasan regulator AS menghentikan sementara uji coba, termasuk apakah terjadi pada pasien yang menerima vaksin atau plasebo. "Informasi awal telah dikirim ke dewan pemantauan keamanan data untuk ditinjau," tambahnya.

Para ahli medis mencatat bahwa penghentian sementara uji klinis besar bisa saja terjadi. Pemicunya muncul dampak buruk dari penyakit yang tidak terkait, dan bukan berasal dari obat tersebut. Tinjauan data dan dewan pemantauan keamanan akan membantu menentukan hal itu.

Uji coba ACTIV-3 dirancang untuk melihat antibodi monoklonal yang dikembangkan Eli Lilly. Hal ini dikombinasikan dengan remdesivir dari Gilead Sciences, obat antivirus yang telah disetujui penggunaannya dalam kondisi darurat. Kegiatan Ini adalah salah satu dari beberapa uji coba berkelanjutan sebagai bagian program "Activ" Institut Kesehatan Nasional, yang dirancang mempercepat pengembangan vaksin dan perawatan Covid-19. Hal itu juga didukung Operation Warp Speed, upaya administrasi Trump memproduksi dan mendistribusikan vaksin untuk melawan Covid-19.

Obat Eli Lilly adalah bagian dari perawatan pasien Covid-19 yang dikenal sebagai antibodi monoklonal. Obat ini menjadi sel kekebalan yang diharapkan dapat melawan virus. Perawatan dikembangkan menggunakan sampel darah dari salah satu pasien AS pertama yang sembuh dari Covid-19. AstraZeneca dan Regeneron, merupakan perusahaan lain yang juga mengembangkan perawatan antibodi.

Perawatan antibodi monoklonal menjadi berita utama bulan ini setelah tersiar kabar bahwa Presiden AS Donald Trump menerima antibodi dari Regeneron. Saat kesehatan Trump membaik, dia menyebutnya sebagai "obat". Namun CEO Regeneron, Leonard Schleifer, menekankan bahwa diperlukan lebih banyak pengujian.

Trump sebelumnya memuji perawatan Eli Lilly dan lainnya. "Kami memiliki obat-obatan ini, Eli Lilly dan lainnya yang sangat baik," kata Trump ketika dinyatakan positif Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Melihat Kembali Abainya Dirut PT LIB yang Berujung Tragedi Kanjuruhan

Ada momen yang menunjukkan abainya Dirut PT LIB Akhmad Hadian dalam merespons saran terkait jadwal pelaksanaan pertandingan yang berujung tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Usai Dicapreskan Nasdem, Anies Akan Bertemu AHY Besok

Anies Baswedan akan melakukan kunjungan dan silaturahmi ke kantor DPP Partai Demokrat, di Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat (7/10/2022).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolri: 8 Tembakan Gas Air Mata Diarahkan ke Tribun pada Tragedi Kanjuruhan

Sebanyak 11 personel keamanan menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton pada tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Ditetapkan Tersangka, Dirut PT LIB Dinilai Lalai Verifikasi Stadion

Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita ditetapkan sebagai tersangka tragedi Kanjuruhan, karena dinilai lalai tidak memverifikasi stadion layak fungsi.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Kapolri: 11 Personel Tembakkan Gas Air Mata

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, sebanyak 11 anggotanya menembakkan gas air mata di dalam stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur

NEWS | 6 Oktober 2022

KTT G-20, Relokasi PLTG Grati ke Bali Tuntas Akhir Oktober

PLN menargetkan relokasi PLTG Grati ke Bali selesai akhir Oktober sebagai bentuk dukungan untuk KTT G-20.

NEWS | 6 Oktober 2022

Dirut LIB Tersangka Tragedi Kanjuruhan Pernah Jadi Terlapor Kasus Rumah Judi

Salah satu tersangka tragedi Kanjuruhan, Dirut Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita sebelumnya sempat jadi terlapor di kasus rumah judi

NEWS | 6 Oktober 2022

Jadi Tersangka, Dirut PT LIB Sempat Sesalkan Tragedi Kanjuruhan

Salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka pada tragedi Kanjuruhan yakni Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

Kapolri menyebutkan banyak korban tewas pada tragedi Kanjuruhan karena pintu stadion terkunci dan tidak ada petugas yang berjaga.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Melihat Kembali Abainya Dirut PT LIB yang Berujung Tragedi Kanjuruhan

Melihat Kembali Abainya Dirut PT LIB yang Berujung Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings