AS Hentikan Uji Coba Pengobatan Antibodi Corona Eli Lilly
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS Hentikan Uji Coba Pengobatan Antibodi Corona Eli Lilly

Rabu, 14 Oktober 2020 | 06:23 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Indiana, Beritasatu.com - Regulator kesehatan Amerika Serikat (AS) menghentikan sementara uji coba tahap akhir pengobatan antibodi monoklonal virus corona, perusahaan farmasi Eli Lilly karena masalah keamanan. Hal ini dikonfirmasi perusahaan kepada CNBC pada Selasa (13/10/2020).

“Keamanan adalah hal terpenting bagi Lilly. Kami menyadari bahwa karena unsur kehati-hatian, dewan pemantauan keamanan data independen (Data Safety Monitoring Board/DSMB) telah merekomendasikan menghentikan sementara," kata juru bicara Eli Lilly, Molly McCully mengatakan kepada CNBC.

"Lilly mendukung keputusan DSMB untuk memastikan keselamatan pasien yang berpartisipasi dalam penelitian ini."

Akibat kejadian ini, saham Eli Lilly ditutup turun 2,9 persen.

Berita itu muncul kurang dari 24 jam setelah Johnson & Johnson mengonfirmasi bahwa uji coba tahap akhir vaksin corona juga terpaksa dihentikan sementara setelah muncul penyakit yang tidak bisa dijelaskan pada peserta studi.

Global Head Research and Development Eli Lily, Dr. Mathai Mammen kepada investor dalam conference call Selasa mengatakan bahwa perusahaan belum mendapat informasi banyak soal alasan regulator AS menghentikan sementara uji coba, termasuk apakah terjadi pada pasien yang menerima vaksin atau plasebo. "Informasi awal telah dikirim ke dewan pemantauan keamanan data untuk ditinjau," tambahnya.

Para ahli medis mencatat bahwa penghentian sementara uji klinis besar bisa saja terjadi. Pemicunya muncul dampak buruk dari penyakit yang tidak terkait, dan bukan berasal dari obat tersebut. Tinjauan data dan dewan pemantauan keamanan akan membantu menentukan hal itu.

Uji coba ACTIV-3 dirancang untuk melihat antibodi monoklonal yang dikembangkan Eli Lilly. Hal ini dikombinasikan dengan remdesivir dari Gilead Sciences, obat antivirus yang telah disetujui penggunaannya dalam kondisi darurat. Kegiatan Ini adalah salah satu dari beberapa uji coba berkelanjutan sebagai bagian program "Activ" Institut Kesehatan Nasional, yang dirancang mempercepat pengembangan vaksin dan perawatan Covid-19. Hal itu juga didukung Operation Warp Speed, upaya administrasi Trump memproduksi dan mendistribusikan vaksin untuk melawan Covid-19.

Obat Eli Lilly adalah bagian dari perawatan pasien Covid-19 yang dikenal sebagai antibodi monoklonal. Obat ini menjadi sel kekebalan yang diharapkan dapat melawan virus. Perawatan dikembangkan menggunakan sampel darah dari salah satu pasien AS pertama yang sembuh dari Covid-19. AstraZeneca dan Regeneron, merupakan perusahaan lain yang juga mengembangkan perawatan antibodi.

Perawatan antibodi monoklonal menjadi berita utama bulan ini setelah tersiar kabar bahwa Presiden AS Donald Trump menerima antibodi dari Regeneron. Saat kesehatan Trump membaik, dia menyebutnya sebagai "obat". Namun CEO Regeneron, Leonard Schleifer, menekankan bahwa diperlukan lebih banyak pengujian.

Trump sebelumnya memuji perawatan Eli Lilly dan lainnya. "Kami memiliki obat-obatan ini, Eli Lilly dan lainnya yang sangat baik," kata Trump ketika dinyatakan positif Covid-19.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Trump: Saya Sangat Kuat dan Ingin Mencium Semua Orang

Presiden AS Donald Trump dalam kampanye di Orlando, Senin (12/10), memuji pemulihannya yang cepat dari Covid-19 dan mengaku ingin mencium semua orang.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Pakar Sebut Iklan Kampanye Trump Menyesatkan

Pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci, menyatakan iklan kampanye Presiden AS Donald Trump yang menampilkan dirinya, adalah pesan menyesatkan

DUNIA | 13 Oktober 2020

Survei: Pandemi Covid-19 Picu Krisis Kepemimpinan Global

Pandemi virus corona telah memicu krisis kepemimpinan di seluruh dunia. Demikian hasil sebuah survei Milken Institute dan Harris Poll yang dirilis, Minggu (11/10).

DUNIA | 13 Oktober 2020

Pakistan Siap Buka Blokir TikTok Jika Konten Vulgar Dihapus

Pakistan akan membuka blokir terhadap TikTok jika platform tersebut menghapus konten vulgar.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Israel Akan Tolak Penjualan Jet F-35 AS ke Qatar

Israel akan menentang penjualan pesawat tempur F-35 canggih Amerika Serikat (AS) ke Qatar.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Anwar Ibrahim Temui Raja Malaysia untuk Verifikasi Dukungan Parlemen

Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim telah menunjukkan dokumen kepada Raja Al-Sultan Abdullah yang membuktikan dukungan dari anggota parlemen

DUNIA | 13 Oktober 2020

Kasus Covid-19 di AS Tembus 8 Juta

Kasus di tiga negara, yakni AS, India, dan Brasil mengambil porsi 52% dari jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di dunia.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Jumlah Pasien Covid-19 di ICU Prancis Tertinggi dalam 5 Bulan

Prancis menghadapi gelombang kedua infeksi Covid-19 yang kuat.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Negatif Covid-19 Beberapa Hari Berturut-turut, Trump Siap Berkampanye

Semua data laboratorium menunjukkan virus corona tidak lagi aktif di tubuh presiden.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Dokter Gedung Putih: Hasil Tes Covid-19 Trump Negatif

Presiden AS Donald Trump dinyatakan negatif Covid-19 dan dia tidak menular ke orang lain.

DUNIA | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS