Dikritik, Terpilihnya Tiongkok, Rusia, dan Kuba di Dewan HAM PBB
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dikritik, Terpilihnya Tiongkok, Rusia, dan Kuba di Dewan HAM PBB

Rabu, 14 Oktober 2020 | 18:55 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jenewa, Beritasatu.com - Terpilihnya Tiongkok, Kuba, dan Rusia dalam 15 anggota baru Dewan Hak Asasi Manusia (Human Rights Council/HRC) PBB pada Selasa (13/10/2020) mendapat kritik keras dari sejumlah pihak terkait rekam jejak mereka dalam pelanggaran HAM.

Kuba dan Rusia bersaing untuk memperebutkan tempat itu setelah masuk seleksi tanpa adanya penantang di kelompok regional yang dibentuk PBB.

Beda dengan Tiongkok yang menghadapi persaingan ketat untuk kawasan Asia-Pasifik di mana enam negara bersaing untuk mendapatkan lima tempat. Tiongkok mengamankan tempat terakhir dari lima kursi karena Arab Saudi gagal melewati ambang batas suara yang dibutuhkan.

Hasil akhir dalam kontes itu, Pakistan memperoleh 169 suara, Uzbekistan dengan 169 suara, Nepal 150 suara, dan 139 untuk Tiongkok. Arab Saudi hanya menerima 90 suara.

Sebanyak 193 negara anggota Majelis Umum PBB memilih 15 negara melalui pemungutan suara rahasia yakni Bolivia, Inggris, Tiongkok, Kuba, Prancis, Gabon, Pantai Gading, Malawi, Meksiko, Nepal, Pakistan, Rusia, Senegal, Ukraina, dan Uzbekistan. Mereka akan menjalani masa jabatan tiga tahun mulai 1 Januari 2021.

Louis Charbonneau, Direktur Human Rights Watch PBB berbasis di New York, mengatakan, kegagalan Riyadh memenangkan kursi di HRC sebagai pengingat perlunya lebih banyak persaingan dalam pemilihan di PBB.

“Seandainya ada kandidat tambahan, Tiongkok, Kuba, dan Rusia mungkin juga kalah. Tetapi penambahan negara-negara yang tidak layak ini, tidak akan mencegah dewan untuk menyoroti pelanggaran dan berbicara untuk para korban,” katanya.

Berdasarkan catatan, semua negara anggota PBB berhak duduk di HRC dengan masa jabatan tiga tahun.

Ditanya tentang bagaimana mencegah negara-negara dengan catatan HAM yang buruk untuk melayani di HRC, juru bicara PBB Brenden Varma menampik hal itu. Ia mengatakan, tanggung jawab untuk menegakkan HAM terletak pada masing-masing negara.

Dia menambahkan, bagaimanapun, keanggotaan HRC memiliki kewajiban untuk menegakkan standar HAM yang tinggi.

Amerika Serikat juga mengkritik hasil Majelis Umum PBB yang memilih Rusia, Tiongkok, dan Kuba menjadi Dewan HAM atau HRC. AS menuduh negara-negara tersebut sebagai pelanggar HAM terburuk.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengecam dewan tersebut atas pemilihannya atas Tiongkok, Rusia, dan Kuba. Ia mengatakan, dewan itu hanya memvalidasi lebih lanjut keputusan AS pada 2018 untuk menarik diri dari lembaga tersebut.

“Hari ini, Majelis Umum PBB sekali lagi memilih negara-negara dengan catatan HAM yang menjijikkan, termasuk Tiongkok, Rusia, dan Kuba,” kata Pompeo dalam sebuah pernyataan.

Ia menambahkan, “Komitmen Amerika Serikat terhadap HAM jauh dari sekadar kata-kata.”

Rusia dan Kuba tampil tanpa lawan sementara Arab Saudi kalah dalam kontes lima negara untuk memperebutkan empat tempat di kawasan Asia bersama Pakistan, Nepal, dan Uzbekistan.

Sementara itu, Tiongkok memperoleh kembali kursinya dengan memperoleh 139 suara, atau terendah dari 15 negara yang terpilih kali ini. Jumlah itu turun signifikan dari sebelumnya 180 suara yang diperoleh Tiongkok pada tahun 2016.



Sumber: AA/UPI


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Saudi Gagal Terpilih di Dewan HAM PBB

“Hari ini adalah hari hitam bagi hak asasi manusia,” kata Hillel Neuer, Direktur Eksekutif UN Watch.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Pria 25 Tahun Ini Jadi Orang AS Pertama yang Terinfeksi Covid-19 Dua Kali

Ini adalah kasus kelima yang dilaporkan di seluruh dunia.

DUNIA | 14 Oktober 2020

AS Hentikan Uji Coba Pengobatan Antibodi Corona Eli Lilly

Obat Eli Lilly adalah bagian dari perawatan pasien Covid-19 yang dikenal sebagai antibodi monoklonal.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Trump: Saya Sangat Kuat dan Ingin Mencium Semua Orang

Presiden AS Donald Trump dalam kampanye di Orlando, Senin (12/10), memuji pemulihannya yang cepat dari Covid-19 dan mengaku ingin mencium semua orang.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Pakar Sebut Iklan Kampanye Trump Menyesatkan

Pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci, menyatakan iklan kampanye Presiden AS Donald Trump yang menampilkan dirinya, adalah pesan menyesatkan

DUNIA | 13 Oktober 2020

Survei: Pandemi Covid-19 Picu Krisis Kepemimpinan Global

Pandemi virus corona telah memicu krisis kepemimpinan di seluruh dunia. Demikian hasil sebuah survei Milken Institute dan Harris Poll yang dirilis, Minggu (11/10).

DUNIA | 13 Oktober 2020

Pakistan Siap Buka Blokir TikTok Jika Konten Vulgar Dihapus

Pakistan akan membuka blokir terhadap TikTok jika platform tersebut menghapus konten vulgar.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Israel Akan Tolak Penjualan Jet F-35 AS ke Qatar

Israel akan menentang penjualan pesawat tempur F-35 canggih Amerika Serikat (AS) ke Qatar.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Anwar Ibrahim Temui Raja Malaysia untuk Verifikasi Dukungan Parlemen

Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim telah menunjukkan dokumen kepada Raja Al-Sultan Abdullah yang membuktikan dukungan dari anggota parlemen

DUNIA | 13 Oktober 2020

Kasus Covid-19 di AS Tembus 8 Juta

Kasus di tiga negara, yakni AS, India, dan Brasil mengambil porsi 52% dari jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di dunia.

DUNIA | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS