AS Tidak Rekomendasikan Vaksin Covid-19 untuk Anak di Tahap Awal
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

AS Tidak Rekomendasikan Vaksin Covid-19 untuk Anak di Tahap Awal

Kamis, 15 Oktober 2020 | 07:06 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Georgia, Beritasatu.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (The Centers for Disease Control and Prevention/CDC) mengatakan vaksin corona mungkin tidak direkomendasikan untuk anak-anak di awal ketersediaannya.

Pernyataan yang di-posting di situs CDC itu mengatakan sebagian besar produsen obat yang mengembangkan vaksin Covid-19 hanya menguji orang dewasa sehat dan wanita tidak hamil. Meski demikian uji coba tersebut diharapkan dapat diperluas ke anak-anak dan wanita hamil, tetapi tidak jelas kapan peneliti memiliki cukup data untuk membuat rekomendasi pada kelompok tersebut.

Ada kemungkinan vaksin dapat diotorisasi untuk penggunaan terbatas di AS sebelum uji coba pada anak-anak selesai, kata para ahli medis. “Kelompok yang direkomendasikan untuk menerima vaksin bisa berubah di masa depan,” tulis badan tersebut dikutip CNBC, Kamis (15/10/2020).

Para ahli medis mengatakan wanita hamil dan anak-anak seringkali menjadi kelompok terakhir menjalani uji klinis karena para peneliti menilai risiko keamanan.

AstraZeneca, pelopor pengembangan vaksin corona pernah mengatakan akan melakukan uji vaksin pada anak-anak di fase dua. Moderna dilaporkan berencana memulai uji coba pediatrik tahun ini. Namun jika vaksin tersedia, anak-anak di AS tidak diharapkan menjadi yang pertama mendapatkan imunisasi.

National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine bulan lalu merilis draf proposal untuk pendistribusian vaksin corona di AS jika disetujui penggunaannya pada publik. Pedoman itu atas permintaan National Institutes of Health dan CDC.

Vaksin Covid-19 akan didistribusikan dalam empat fase. Adapun kelompok yang diprioritaskan adalah petugas kesehatan, orang tua serta orang dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya. Kelompok berikutnya adalah pekerja esensial, guru, dan orang-orang di tempat penampungan tunawisma serta orang di penjara. Selanjutnya anak-anak dan dewasa muda.

CDC mengatakan pasokan vaksin sebelum akhir 2020 akan terbatas. Namun akan terus meningkat dalam minggu dan bulan-bulan berikutnya.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WHO: Orang Muda Sehat Kemungkinan Tidak Dapat Vaksin Covid-19 Hingga 2022

Petugas kesehatan, pekerja di garis depan dan orang tua akan mendapatkan vaksin lebih awal.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Menlu: Indonesia Amankan 100 Juta Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca

Pengiriman pertama vaksin Covid-19 dari AstraZeneca diharapkan dilakukan pada semester pertama tahun 2021.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Erick Thohir: Kerja Sama dengan Inggris Tidak Hanya Soal Vaksin Covid-19

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa Indonesia menjajaki berbagai kerja sama berbagai bidang dengan Inggris, tidak terbatas soal vaksin Covid-19.

DUNIA | 14 Oktober 2020

WFP: Butuh US$ 6,8 Miliar untuk Cegah Kelaparan Dunia

“Kami perlu lebih banyak uang untuk dikumpulkan guna memastikan kami menghindari kelaparan."

DUNIA | 14 Oktober 2020

Dikritik, Terpilihnya Tiongkok, Rusia, dan Kuba di Dewan HAM PBB

Keanggotaan HRC memiliki kewajiban untuk menegakkan standar HAM yang tinggi.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Saudi Gagal Terpilih di Dewan HAM PBB

“Hari ini adalah hari hitam bagi hak asasi manusia,” kata Hillel Neuer, Direktur Eksekutif UN Watch.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Pria 25 Tahun Ini Jadi Orang AS Pertama yang Terinfeksi Covid-19 Dua Kali

Ini adalah kasus kelima yang dilaporkan di seluruh dunia.

DUNIA | 14 Oktober 2020

AS Hentikan Uji Coba Pengobatan Antibodi Corona Eli Lilly

Obat Eli Lilly adalah bagian dari perawatan pasien Covid-19 yang dikenal sebagai antibodi monoklonal.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Trump: Saya Sangat Kuat dan Ingin Mencium Semua Orang

Presiden AS Donald Trump dalam kampanye di Orlando, Senin (12/10), memuji pemulihannya yang cepat dari Covid-19 dan mengaku ingin mencium semua orang.

DUNIA | 13 Oktober 2020

Pakar Sebut Iklan Kampanye Trump Menyesatkan

Pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci, menyatakan iklan kampanye Presiden AS Donald Trump yang menampilkan dirinya, adalah pesan menyesatkan

DUNIA | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS