Atas Peracunan Navalny, UE Setuju Jatuhkan Sanksi pada Rusia
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Atas Peracunan Navalny, UE Setuju Jatuhkan Sanksi pada Rusia

Kamis, 15 Oktober 2020 | 07:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Brussels, Beritasatu.com- Uni Eropa pada Rabu (14/10) sepakat untuk menjatuhkan sanksi pada enam orang dan satu entitas atas peracunan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dengan agen saraf Novichok.

Duta besar dari 27 negara Uni Eropa menyetujui sanksi setelah Prancis dan Jerman mengusulkan tindakan sejak pekan lalu. Dubes mengatakan Rusia bertanggung jawab atas peracunan tersebut.

Sejalan dengan praktik UE yang biasa, subjek yang menjadi sasaran sanksi yakni larangan perjalanan dan pembekuan aset. Subjek tidak akan disebutkan namanya sampai tindakan tersebut berlaku hukum pada hari Kamis (15/10). Tetapi kemungkinan besar mereka adalah pejabat Rusia.

Paris dan Berlin menyatakan pekan lalu mereka ingin menargetkan individu "berdasarkan fungsi resmi mereka" dan entitas "yang terlibat dalam program Novichok".

Kekuatan Eropa telah berulang kali meminta Moskwa untuk menyelidiki peracunan, yang terjadi di Rusia. Tetapi dalam pernyataan bersama pekan lalu, menteri luar negeri Prancis dan Jerman mengatakan Kremlin telah memberikan "penjelasan yang tidak dapat dipercaya".

Langkah untuk menghukum Rusia dilakukan setelah pengawas senjata kimia PBB OPCW mengkonfirmasi temuan Jerman, Prancis dan Swedia bahwa Navalny diracuni oleh agen saraf kelompok Novichok yang dikembangkan Soviet.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

AS Tidak Rekomendasikan Vaksin Covid-19 untuk Anak di Tahap Awal

Wanita hamil dan anak-anak seringkali menjadi kelompok terakhir menjalani uji klinis karena para peneliti menilai risiko keamanan.

DUNIA | 15 Oktober 2020

WHO: Orang Muda Sehat Kemungkinan Tidak Dapat Vaksin Covid-19 Hingga 2022

Petugas kesehatan, pekerja di garis depan dan orang tua akan mendapatkan vaksin lebih awal.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Menlu: Indonesia Amankan 100 Juta Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca

Pengiriman pertama vaksin Covid-19 dari AstraZeneca diharapkan dilakukan pada semester pertama tahun 2021.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Erick Thohir: Kerja Sama dengan Inggris Tidak Hanya Soal Vaksin Covid-19

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa Indonesia menjajaki berbagai kerja sama berbagai bidang dengan Inggris, tidak terbatas soal vaksin Covid-19.

DUNIA | 14 Oktober 2020

WFP: Butuh US$ 6,8 Miliar untuk Cegah Kelaparan Dunia

“Kami perlu lebih banyak uang untuk dikumpulkan guna memastikan kami menghindari kelaparan."

DUNIA | 14 Oktober 2020

Dikritik, Terpilihnya Tiongkok, Rusia, dan Kuba di Dewan HAM PBB

Keanggotaan HRC memiliki kewajiban untuk menegakkan standar HAM yang tinggi.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Saudi Gagal Terpilih di Dewan HAM PBB

“Hari ini adalah hari hitam bagi hak asasi manusia,” kata Hillel Neuer, Direktur Eksekutif UN Watch.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Pria 25 Tahun Ini Jadi Orang AS Pertama yang Terinfeksi Covid-19 Dua Kali

Ini adalah kasus kelima yang dilaporkan di seluruh dunia.

DUNIA | 14 Oktober 2020

AS Hentikan Uji Coba Pengobatan Antibodi Corona Eli Lilly

Obat Eli Lilly adalah bagian dari perawatan pasien Covid-19 yang dikenal sebagai antibodi monoklonal.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Trump: Saya Sangat Kuat dan Ingin Mencium Semua Orang

Presiden AS Donald Trump dalam kampanye di Orlando, Senin (12/10), memuji pemulihannya yang cepat dari Covid-19 dan mengaku ingin mencium semua orang.

DUNIA | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS