Indonesia Pertemukan Pakar Virus dan Epidemiologi Asia Timur
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.203 (12.46)   |   COMPOSITE 6241.8 (96.72)   |   DBX 1333.51 (-4.33)   |   I-GRADE 179.858 (4.62)   |   IDX30 503.524 (12.19)   |   IDX80 135.789 (3.05)   |   IDXBUMN20 398.467 (11.15)   |   IDXESGL 139.553 (2.87)   |   IDXG30 143.497 (2.32)   |   IDXHIDIV20 443.737 (10.85)   |   IDXQ30 144.387 (3.38)   |   IDXSMC-COM 295.459 (3.14)   |   IDXSMC-LIQ 360.139 (5.51)   |   IDXV30 133.969 (2.79)   |   INFOBANK15 1035.98 (42.34)   |   Investor33 433.033 (11.5)   |   ISSI 183.362 (0.39)   |   JII 631.454 (-0.28)   |   JII70 222.641 (0.54)   |   KOMPAS100 1216.23 (23.8)   |   LQ45 944.747 (22.97)   |   MBX 1692.89 (31.73)   |   MNC36 320.866 (7.93)   |   PEFINDO25 330.28 (-1.79)   |   SMInfra18 307.272 (6.07)   |   SRI-KEHATI 367.359 (11)   |  

Indonesia Pertemukan Pakar Virus dan Epidemiologi Asia Timur

Kamis, 15 Oktober 2020 | 12:07 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / DAS

Jakarta, Beritasatu,com - Kementerian Luar Negeri RI menggelar pertemuan Asia Timur atau East Asia Summit (EAS) secara telekonferensi dalam rangka mempertemukan para pakar virus dan penyakit pandemi (epidemiologi). Konferensi internasional yang digelar Rabu (14/10), itu bertujuan merumuskan solusi strategis dalam memerangi Covid-19.

Peserta yang hadir berasal dari 10 negara ASEAN dan delapan negara peserta EAS yaitu Tiongkok, Amerika Serikat (AS), India, Rusia, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru. Selain pakar virus, sejumlah ahli ekonomi dan pembuat kebijakan turut hadir untuk membahas upaya mitigasi pandemi Covid-19 dan percepatan pemulihan dampak sosial ekonomi akibat Covid-19.

“Dengan pandemi Covid-19, kita harus mempersiapkan sistem kesiapsiagaan dan respons kawasan dalam menghadapi kemungkinan krisis kesehatan saat ini dan di masa mendatang" kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Kemlu RI, Ngurah Swajaya, seperti dikutip dari siaran pers Kemlu, Kamis (15/10).

Konferensi tersebut digagas Indonesia bersama Ketua ASEAN 2020, Vietnam. Pertemuan itu diharapkan menjadi ajang berbagi pengalaman praktis antarpakar virus dalam mengatasi pandemi di negara masing-masing.

“Dalam menghadapi tantangan global ini, kita (negara peserta EAS) harus bekerja sama dalam memitigasi penyebaran virus dan menemukan vaksin yang paling efektif, karena ini adalah masalah kemanusiaan, dan merupakan salah satu tantangan terbesar peradaban ini,” kata Ngurah, yang juga mantan Duta Besar RI di Singapura.

Topik yang diangkat dalam EAS tersebut antara lain pemanfaatan kemajuan teknologi dalam bidang kesehatan terutama untuk diagnostik, peningkatan kapasitas pengujian, penelusuran dan isolasi berbasis digital yang dapat mempercepat proses mitigasi persebaran virus Covid-19, dan solusi praktis untuk menumbuhkan roda perekonomian di masa pandemi.

Pertemuan menyepakati penguatan sistem kesehatan masyarakat yang makin terintegrasi antar negara peserta EAS. Diharapkan pula, terbangun sinergi dan kerja sama para pakar kesehatan dan virologi internasional bersama pemerintah di tingkat nasional demi membangun ketahanan kesehatan kawasan.

“Kita juga harus terus bergerak efektif dalam memulihkan ekonomi global yang sangat terdampak akibat pandemi ini. Kerja sama, kerja sama kerja sama, itu kuncinya,” kata Ngurah.

Hasil pertemuan ini diharapkan menjadi rekomendasi solutif bagi para pemimpin negara peserta EAS berdasarkan pandangan dan pemikiran para ahli serta pembuat kebijakan untuk melawan pandemi Covid-19 secara lebih sistematis, praktis dan efektif.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Putra Trump, Barron Sempat Positif Covid-19

Putra Presiden Donald Trump yang berusia 14 tahun, Barron sempat dinyatakan positif Covid-19, tetapi tidak menunjukkan gejala.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Atas Peracunan Navalny, UE Setuju Jatuhkan Sanksi pada Rusia

Uni Eropa pada Rabu (14/10) sepakat untuk menjatuhkan sanksi pada enam orang dan satu entitas atas peracunan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dengan agen saraf Novichok.

DUNIA | 15 Oktober 2020

AS Tidak Rekomendasikan Vaksin Covid-19 untuk Anak di Tahap Awal

Wanita hamil dan anak-anak seringkali menjadi kelompok terakhir menjalani uji klinis karena para peneliti menilai risiko keamanan.

DUNIA | 15 Oktober 2020

WHO: Orang Muda Sehat Kemungkinan Tidak Dapat Vaksin Covid-19 Hingga 2022

Petugas kesehatan, pekerja di garis depan dan orang tua akan mendapatkan vaksin lebih awal.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Menlu: Indonesia Amankan 100 Juta Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca

Pengiriman pertama vaksin Covid-19 dari AstraZeneca diharapkan dilakukan pada semester pertama tahun 2021.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Erick Thohir: Kerja Sama dengan Inggris Tidak Hanya Soal Vaksin Covid-19

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa Indonesia menjajaki berbagai kerja sama berbagai bidang dengan Inggris, tidak terbatas soal vaksin Covid-19.

DUNIA | 14 Oktober 2020

WFP: Butuh US$ 6,8 Miliar untuk Cegah Kelaparan Dunia

“Kami perlu lebih banyak uang untuk dikumpulkan guna memastikan kami menghindari kelaparan."

DUNIA | 14 Oktober 2020

Dikritik, Terpilihnya Tiongkok, Rusia, dan Kuba di Dewan HAM PBB

Keanggotaan HRC memiliki kewajiban untuk menegakkan standar HAM yang tinggi.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Saudi Gagal Terpilih di Dewan HAM PBB

“Hari ini adalah hari hitam bagi hak asasi manusia,” kata Hillel Neuer, Direktur Eksekutif UN Watch.

DUNIA | 14 Oktober 2020

Pria 25 Tahun Ini Jadi Orang AS Pertama yang Terinfeksi Covid-19 Dua Kali

Ini adalah kasus kelima yang dilaporkan di seluruh dunia.

DUNIA | 14 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS