Pakar WHO: Eropa dan Amerika Utara Harus Belajar dari Asia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penanganan Pandemi Covid-19

Pakar WHO: Eropa dan Amerika Utara Harus Belajar dari Asia

Rabu, 21 Oktober 2020 | 19:48 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jenewa, Beritasatu.com - Eropa dan Amerika Utara harus mengikuti contoh negara-negara Asia yang bertahan dengan tindakan anti-Covid dan mengkarantina siapa saja yang melakukan kontak dengan orang terinfeksi. Demikian kata pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

WHO wilayah Eropa yang mencakup Rusia, telah mencatat 8.500 kematian dalam sepekan terakhir. Selain itu tercatat, separuh negara-negara di benua itu telah mengalami peningkatan kasus sebesar 50 persen. Demikian dikatakan Mike Ryan, pakar darurat badan tersebut dalam konferensi pers.

Ia menjelaskan, selama beberapa bulan terakhir, pihak berwenang di Australia, Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan telah mengurangi penyebaran dengan mendeteksi kasus, mengisolasi mereka, dan mengarantina kontak.

Populasi mereka telah menunjukkan adanya “tingkat kepercayaan yang lebih tinggi” pada pemerintah mereka.

“Dengan kata lain, mereka terus berlari ke garis finis, terus, dan mereka terus berlari, karena mereka tahu perlombaan belum berakhir, garis finis itu salah. Terlalu banyak negara telah menempatkan garis finis imajiner, dan ketika mereka melewati, itu mungkin terjadi, memperlambat beberapa aktivitas mereka," kata Ryan , Senin (19/10/2020).

Ia menilai, negara-negara di Asia, Asia Selatan, Pasifik Barat, telah sukses menindaklanjuti upaya besar penanganan Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: straitstimes


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bandara Soekarno-Hatta Layani TCA 4 Negara

Bandara Soekarno-Hatta melayani Travel Corridor Arrangement (TCA) dengan Uni Emirat Arab (UEA), Korea Selatan, Tiongkok, dan Singapura

DUNIA | 21 Oktober 2020

PM Suga: Jepang Tolak Tindakan yang Memicu Ketegangan di LCS

Suga menyatakan Jepang siap memberikan dukungan untuk ASEAN, termasuk Vietnam dan Indonesia, dalam menjaga perdamaian dan kestabilan di LCS.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Gencar Serang Tiongkok, Trump Ternyata Punya Rekening di Sana

Trump dikenal sangat gencar mengkritik perusahaan-perusahaan Amerika yang berbisnis di Tiongkok.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Presiden Terima Surat Kepercayaan Dubes 7 Negara

Saat foto bersama, terlihat Jokowi maupun tujuh dubes itu tidak melepaskan masker dan tetap menjaga jarak.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Serangan Trump Makin Panas, Jawaban Fauci Sedingin “The Godfather”

Trump menyebut Fauci sebagai bagian dari orang-orang idiot.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Rachmat Gobel: Kedatangan PM Jepang Membawa Pesan Khusus

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga ke Indonesia bukan sekedar kunjungan kenegaraan biasa tapi juga membawa pesan khusus.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Total Nilai Kekayaan Orang Tajir Tiongkok Bertambah US$ 1,5 T

Tiongkok sekarang memiliki total 878 miliarder. Sementara itu, Amerika Serikat (AS) memiliki 626 orang di kelompok teratas pada awal tahun.

DUNIA | 21 Oktober 2020

RI Tolak Permintaan Pangkalan Pesawat Mata-mata AS

Indonesia menolak permintaan dari Amerika Serikat (AS) untuk dijadikan tempat pendaratan dan pesawat pengawas maritim P-8 Poseidon,

DUNIA | 21 Oktober 2020

Embargo Berakhir, Iran Pastikan Akan Banyak Menjual Senjata

Iran menyatakan cenderung menjual senjata daripada membeli, setelah berakhirnya embargo senjata konvensional PBB yang berakhir setelah 13 tahun.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Jelang Debat Capres AS Ketiga, Trump Keberatan Sistem Mikrofon Senyap

Mikrofon tanpa suara digunakan pada debat terakhir calon presiden AS pada Kamis (22/10) untuk mencegah interupsi tanpa izin moderator

DUNIA | 21 Oktober 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS