Swedia Akan Beri Kelonggaran Lansia Hidup Normal Kembali
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Swedia Akan Beri Kelonggaran Lansia Hidup Normal Kembali

Rabu, 21 Oktober 2020 | 20:24 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Stockholm, Beritasatu.com - Kaum lanjut usia (lansia) di Swedia dalam waktu dekat diizinkan untuk kembali hidup normal dan tidak perlu mengisolasi diri lagi. Saat ini, negara itu memperlonggar sejumlah pembatasan dalam penanganan Covid-19.

Dalam pendekatan terbaru terhadap pandemi, Swedia berencana melonggarkan pembatasan virus corona untuk warga lanjut usia.

Ahli epidemiologi Anders Tegnell mengatakan, situasi di Swedia tak terlalu “dramatis” dibandingkan di bagian Eropa lainnya.

Dengan pengecualian mereka yang berusia di atas 70 tahun, warga Swedia menghadapi sedikit pembatasan selama pandemi.

Sekarang, “prioritas” pemerintah adalah mengembalikan kehidupan kaum lanjut usia Swedia kembali normal, kata Tegnell.

Berbeda dengan sebagian besar negara di Eropa, penduduk Swedia yang lebih tua sekarang didorong untuk keluar dari isolasi dan melanjutkan hidup mereka.

“Kami akan mengirim pesan kepada para orang tua, Anda tidak perlu lagi mengisolasi diri. Kami akan mengirimkan pesan yang sama kepada mereka seperti yang kami lakukan kepada penduduk secara umum,” katanya kepada BBC Radio 4, Selasa.

Kasus di Swedia telah meningkat selama beberapa minggu terakhir, tetapi Tegnell bersikeras bahwa pemerintah akan mengurangi pembatasan bagi para lansia untuk bisa kembali hidup normal.

Swedia tidak pernah menerapkan penguncian total. Sekolah, restoran, dan kafe tetap buka selama pandemi.

Menurut data terbaru dari Johns Hopkins University, Swedia kini masuk dalam daftar 20 besar negara dengan angka kematian per kapita tertinggi (58,4 per 100.000 penduduk). Pada Selasa, pihak berwenang untuk pertama kalinya mengeluarkan beberapa nasihat lokal yang ketat, untuk wilayah Uppsala. Masyarakat diimbau menghindari transportasi umum dan kontak sosial.



Sumber: RT


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pakar WHO: Eropa dan Amerika Utara Harus Belajar dari Asia

Eropa dan Amerika Utara harus mengikuti contoh negara-negara Asia yang bertahan dengan tindakan anti-Covid-19.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Bandara Soekarno-Hatta Layani TCA 4 Negara

Bandara Soekarno-Hatta melayani Travel Corridor Arrangement (TCA) dengan Uni Emirat Arab (UEA), Korea Selatan, Tiongkok, dan Singapura

DUNIA | 21 Oktober 2020

PM Suga: Jepang Tolak Tindakan yang Memicu Ketegangan di LCS

Suga menyatakan Jepang siap memberikan dukungan untuk ASEAN, termasuk Vietnam dan Indonesia, dalam menjaga perdamaian dan kestabilan di LCS.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Gencar Serang Tiongkok, Trump Ternyata Punya Rekening di Sana

Trump dikenal sangat gencar mengkritik perusahaan-perusahaan Amerika yang berbisnis di Tiongkok.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Presiden Terima Surat Kepercayaan Dubes 7 Negara

Saat foto bersama, terlihat Jokowi maupun tujuh dubes itu tidak melepaskan masker dan tetap menjaga jarak.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Serangan Trump Makin Panas, Jawaban Fauci Sedingin “The Godfather”

Trump menyebut Fauci sebagai bagian dari orang-orang idiot.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Rachmat Gobel: Kedatangan PM Jepang Membawa Pesan Khusus

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga ke Indonesia bukan sekedar kunjungan kenegaraan biasa tapi juga membawa pesan khusus.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Total Nilai Kekayaan Orang Tajir Tiongkok Bertambah US$ 1,5 T

Tiongkok sekarang memiliki total 878 miliarder. Sementara itu, Amerika Serikat (AS) memiliki 626 orang di kelompok teratas pada awal tahun.

DUNIA | 21 Oktober 2020

RI Tolak Permintaan Pangkalan Pesawat Mata-mata AS

Indonesia menolak permintaan dari Amerika Serikat (AS) untuk dijadikan tempat pendaratan dan pesawat pengawas maritim P-8 Poseidon,

DUNIA | 21 Oktober 2020

Embargo Berakhir, Iran Pastikan Akan Banyak Menjual Senjata

Iran menyatakan cenderung menjual senjata daripada membeli, setelah berakhirnya embargo senjata konvensional PBB yang berakhir setelah 13 tahun.

DUNIA | 21 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS