Para Kepala Negara ini Punya Pertaruhan Besar dalam Pilpres AS
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Para Kepala Negara ini Punya Pertaruhan Besar dalam Pilpres AS

Jumat, 23 Oktober 2020 | 03:07 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Dunia akan mengamati dengan cermat jalannya pemilihan presiden (pilpres) di Amerika Serikat, tetapi sejumlah negara tertentu akan mengamati dengan lebih cermat lagi.

Beberapa kepala negara punya pertaruhan pribadi pada hasil pilpres di Amerika, dan peruntungan mereka akan sangat ditentukan oleh keberhasilan -- atau kegagalan -- Presiden Donald Trump.

Mungkin tidak ada kepala negara lain yang begitu ingin Trump menang dibandingkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dulu kerap bentrok dengan Presiden Barack Obama, Netanyahu sekarang memuji Trump sebagai “kawan paling hebat” yang pernah dimiliki Israel di Gedung Putih.

Trump telah memberikan banyak hadiah diplomatik untuk Netanyahu: mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, menarik AS dari kesepakatan nuklir dengan Iran di era Obama, dan menawarkan rencana politik Timur Tengah yang jauh lebih menguntungkan Israel daripada Palestina. Gedung Putih juga menjembatani diwujudkannya hubungan diplomatik antara Israel dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain.

Namun hubungan dekat Netanyahu dengan Trump -- dan lebih luas lagi dengan Partai Republik serta basis pendukungnya dari kelompok Kristen evangelical -- bukan tanpa risiko. Kedekatan mereka berdua menodai tradisi bipartisan dalam dukungan Israel kepada Washington, dan menyisihkan kubu Partai Demokrat serta komunitas Yahudi di Amerika yang umumnya berpandangan liberal.

“Bagi Netanyahu, kemenangan [Joe] Biden akan menjadi sebuah bencana,” kata Eytan Gilboa, pakar hubungan AS-Israel di Bar Ilan University. Dia mencatat bahwa Biden sudah menjanjikan pendekatan yang berbeda terhadap Iran dan Palestina.

Dipinggirkan dan dipermalukan oleh Trump, warga Palestina sudah tentu tidak merahasiakan lagi harapan mereka agar Biden bisa menang.

“Jika kita sampai empat tahun lagi hidup bersama Presiden Trump, Tuhan tolong kami,” kata Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh pekan lalu.

Berikut ini sejumlah pemimpin negara lain yang punya pertaruhan besar pada pilpres AS:

Boris Johnson, Inggris
Perdana menteri kubu konservatif yang dikenal bergaya bombastik dan populis ini sering diperbandingkan dengan gaya Trump yang sama, dan mereka berdua memang bersahabat. Trump menyebut pemimpin Inggris itu sebagai “pria hebat”.

Antusiasme Trump terhadap keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit membantu Johnson untuk berkoar tentang peluang meraih kesepakatan dagang dengan AS dalam tempo singkat, setelah Inggris sekarang keluar dari UE.

(AFP)

Kim Darroch, yang menjabat duta besar Inggris untuk AS sampai 2019, mengatakan bahwa Johnson kemungkinan akan menjadi teman terbaik Trump di Eropa kalau kembali terpilih presiden.

Namun, London dan Washington masih berbeda pandangan soal banyak isu internasional dan kemenangan Biden akan memulihkan hubungan trans-Atlantik menjadi relatif normal kembali.

Xi Jinping, Tiongkok
Bagi presiden Tiongkok ini, masa jabatan kedua Presiden Trump berarti berlanjutnya sengketa dagang yang sengit, pertikaian diplomasi, dan tuduhan hampir setiap hari kepada Tiongkok atas banyak masalah mulai dari hak asasi manusia, lingkungan, sampai konflik di Laut China Selatan.

Serangan bertubi-tubi dari Trump membuat Xi menggambarkan AS sebagai demokrasi yang sedang mengalami kemunduran dan tengah menghadapi ketegangan rasialisme dan upaya lembek merespon virus corona.

Di bawah Biden, AS mungkin akan lebih merapat ke sekutunya dan menjalin hubungan dengan berbagai organisasi internasional yang punya tuntutan terhadap Tiongkok. Namun, setidaknya Biden akan lebih bisa menghadirkan kepastian dan kenormalan yang lebih disukai para pemimpin Tiongkok dan mengurangi ruang terjadinya konfrontasi langsung.

Narendra Modi, India
Perdana menteri sayap kanan yang populis ini dan Trump dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang sama, dengan mengandalkan sentimen nasionalisme.

Menurut para pengkritik, Trump abai saja ketika Modi mendesakkan agenda-agenda nasionalis Hindu yang mengorbankan kelompok minoritas India. Kemenangan Trump akan memungkinkan Modi untuk terus menerapkan kebijakannya bebas dari pantauan Washington.

Sebaliknya, calon wakil presiden pasangan Biden, Kamala Harris, yang lahir dari ibu India, sangat vokal dengan keputusan India untuk mencabut otonomi wilayah Kashmir yang dihuni mayoritas warga Muslim, pada berbagai pelanggaran terhadap prinsip kebebasan pers, dan pada undang-undang kewarganegaraan baru yang dinilai diskriminatif terhadap warga Muslim.

Penguasa Arab Saudi dan UEA
Raja Salman di Arab Saudi dan Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohammed bin Zayed, penguasa de facto Uni Emirat Arab, bukanlah pengagum pemerintahan Barack Obama. Mereka menyambut baik keputusan Trump untuk menarik Amerika dari kesepakatan nuklur Iran dan penerapan sanksi yang membuat ekonomi Iran terjun bebas.

Trump juga berkarib dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman di tengah kontroversi terkait pembunuhan wartawan Washington Post, Jamal Khashoggi, oleh para agen Saudi pada akhir 2018. Trump memveto resolusi Senat yang akan mengakhiri dukungan AS pada Saudi dan UEA dalam perang di Yaman, yang telah menimbulkan krisis kemanusiaan sangat parah.

(AFP)

Dua kerajaan di Timur Tengah itu khawatir bahwa kemenangan Biden akan mengembalikan lagi kebijakan ala Obama, yaitu kembali ke kesepakatan nuklir dengan Iran dan perhatian lebih cermat pada isu HAM.

Ayatollah Ali Khamenei, Iran
Imam Besar Iran tersebut telah mengalami jungkir balik kebijakan diplomasi antara era Obama dan Trump.

Rakyat Iran berkumpul di jalan untuk mensyukuri kesepakatan nuklir 2015, berharap itu bisa menormalkan hubungan dengan negara-negara Barat. Namun, keputusan sepihak Trump untuk mundur dari kesepakatan itu membuat Iran kembali mengaktifkan aktivitas nuklirnya. Tensi makin meningkat karena sejumlah insiden, dan memuncak dengan serangan rudal Iran ke pasukan AS di Irak setelah serangan drone Amerika menewaskan seorang jenderal Iran.

Biden pernah mengatakan dia bersedia berunding kembali dengan Iran jika negara itu mematuhi batasan yang ditetapkan dalam perjanjian sebelumnya. Jika Trump menang lagi, tensi akan kembali ke titik didih.

Rodrigo Duterte, Filipina
Sebagian orang menjuluki dia sebagai Trump versi Asia, karena gaya politiknya yang unorthodox dan bahasanya yang kasar. Duterte sendiri telah menjalin persahabatan dengan Trump dan bahkan menyerukan warga AS keturunan Filipina untuk memilih Trump.

(AFP)

Bertolak belakang dengan Obama, Trump tidak pernah berkomentar soal operasi anti-narkoba Filipina yang menewaskan banyak orang. Duterte pernah mengatakan dalam pidatonya bahwa Obama “pergi ke neraka saja”.

Kemenangan Biden kemungkinan akan menciptakan hubungan yang bermusuhan antara dua negara itu.

Nicolas Maduro, Venezuela
Presiden penuh masalah ini tidak bisa mengharap keuntungan dari siapa pun penghuni Gedung Putih nantinya.

Maduro, yang memimpin secara otoriter, membawa ekonomi negaranya ke kehancuran paling parah dalam sejarah, sehingga 5 juta warganya hengkang ke negara lain.

Trump telah menerapkan sanksi ekonomi keras kepada Venezuela dan mendukung pemimpin oposisi Juan Guaidó. Penegak hukum AS juga telah mendakwa Maduro sebagai “teroris narkoba” dan menawarkan hadiah US$ 15 juta untuk penangkapannya.

Biden menyebut Maduro seorang “diktator” dan bertekad meningkatkan tekanan.

“Jika Trump menang pemilihan, kami akan menghadapi dan mengalahkan dia,” kata Maduro belum lama ini. “Dan jika Biden menang, kami juga akan menghadapi dia dan pasti bisa mengatasi.”

Jair Bolsonaro, Brasil
Bolsonaro secara konsisten mencoba mengambil keuntungan dari Trump dan pekan ini menyatakan harapannya agar dia terpilih lagi.

Putranya yang anggota DPR, Eduardo Bolsonaro, berfoto mengenakan topi TRUMP 2020, dan bendera Amerika kerap mewarnai aksi massa pro-Bolsonaro.

Presiden Brasil itu memenangi pemilihan dengan janji memangkas aturan tentang lingkungan guna mendukung pembangunan, khususnya di wilayah Amazon. Trump memilih bungkam pada maraknya pembakaran hutan tropis di Amazon, berlawanan dengan sikap para pemimpin di Eropa.

Biden sudah mengisyaratkan akan lebih proaktif untuk mendesak Brasil melindungi lingkungannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AP


BERITA LAINNYA

Taliban Perintahkan Karyawati Pemkot Kabul Tinggal di Rumah

Taliban memerintahkan karyawati di pemerintah kota Kabul, Afghanistan untuk tinggal di rumah.

DUNIA | 20 September 2021

Malaysia Akan Beri Vaksin Penguat Covid-19

Otoritas Malaysia akan memberikan vaksin penguat Covid-19 pada orang-orang yang berisiko tinggi termasuk garda depan perawatan kesehatan dan orang tua

DUNIA | 20 September 2021

Studi: Tinggi Badan Orang Belanda Mulai Menyusut

Statistik juga menemukan perubahan pola makan yang buruk membuat orang-orang Belanda setidaknya 1 cm lebih pendek dari generasi sebelumnya

DUNIA | 20 September 2021

Gunung Berapi Pulau Canary Meletus, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung berapi Pulau Canary, Spanyol meletus, mengirimkan aliran lahar ke desa-desa

DUNIA | 20 September 2021

Kenya Dapat Sumbangan Vaksin Covid-19 dari Tiongkok

Pejabat senior pemerintah Kenya menerima sejumlah dosis vaksin Covid-19 Sinopharm dari Tiongkok

DUNIA | 20 September 2021

Petinju Manny Pacquiao Akan Maju Jadi Capres Filipina 2022

Petinju Filipina yang beralih menjadi politisi Manny Pacquiao mengumumkan pada Minggu (19/9/2021) bahwa ia akan mencalonkan diri sebagai presiden pada 2022.

DUNIA | 20 September 2021

Sekjen PBB: Dunia Menuju Bencana Pemanasan 2,7 Derajat Celsius

Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan, kegagalan untuk mengurangi emisi global membuat dunia berada pada jalur bencana menuju pemanasan 2,7 derajat Celsius

DUNIA | 20 September 2021

Kemtan dan FAO Teken MoU di Bidang Pertanian

MoU tersebut meliputi berbagai aspek yang diharapkan secara komprehensif mampu menyelesaikan permasalahan global di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

DUNIA | 19 September 2021

Israel Tangkap Semua Milisi Palestina yang Kabur dari Penjara

Polisi Israel pada Sabtu (18/9/2021) menangkap dua buronan terakhir dari enam milisi Palestina yang melarikan diri dari sebuah penjara.

DUNIA | 19 September 2021

Myanmar Memanas, Pasukan Militer Junta Diserang Bom

Pihak junta militer Myanmar menyatakan, pasukan keamanan mendapat serangan bom dari kelompok pembangkang.

DUNIA | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Mujahidin Indonesia Timur


# Napoleon Bonaparte


# Pengobat Alternatif Ditembak


# Manchester United



TERKINI
Waskita Karya Restrukturisasi Utang Rp 29,2 Triliun dari 21 Bank

Waskita Karya Restrukturisasi Utang Rp 29,2 Triliun dari 21 Bank

EKONOMI | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings