Rekor, PDB AS Tumbuh 33,1% di Q3 2020
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Rekor, PDB AS Tumbuh 33,1% di Q3 2020

Jumat, 30 Oktober 2020 | 08:35 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Washington, Beritasatu.com - Kementerian Perdagangan Amerika Serikat (AS) mengatakan Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh 33,1% di triwulan ketiga (Juli-September) 2020 (annualized), pertumbuhan tertinggi dalam sejarah AS. Angka ini juga lebih baik dari estimasi ekonom Dow Jones di angka 32%. Pada triwulan sebelumnya, pertumbuhan ekonomi AS terkontraksi 31,4%.

Rekor pertumbuhan tertinggi sebelumnya terjadi pasca-Perang Dunia II, tepatnya pada triwulan pertama 1950 sebesar 16,7%. Perekonomian AS secara teknis berada dalam resesi sejak Februari, di mana pertumbuhan triwulan pertama 2020 minus 5%.

Eric Winograd, ekonom senior di AllianceBrenstein menyambut baik rebound perekonomian AS ini, tetapi dia juga mengingatkan akan tantangan ke depan. "Masih banyak hal yang harus dilakukan dan laju pertumbuhan ini bakal melambat. Program stimulus yang mendorong pertumbuhan kuartal lalu sudah berakhir dan dukungan fiskal berkurang," kata Winograd kepada CNBC.com.

Laju pertumbuhan didorong oleh meningkatnya konsumsi dan investasi di sektor bisnis dan perumahan, serta ekspor. Berkurangnya belanja pemerintah menyusul berakhirnya stimulus atau UU CARES membuat PDB berkurang.

Perekonomian AS menguat di tengah-tengah pembatasan aktivitas akibat pandemi Covid-19. Sejauh ini, sekitar 9 juta orang terjangkit Covid-19 dengan korban jiwa mencapai 228.000 orang.

Ke depan, jalan pemulihan perekonomian terbesar dunia dengan nilai US$ 21,2 triliun ini bakal semakin berat seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19. Sekitar 22 juta lapangan kerja yang hilang Maret-April lalu masih belum terisi kembali. Angka pengangguran tetap di 7,9%, dua kali lipat dari level prapandemi, di mana jumlah pengangguran masih di kisaran 12,9 juta orang.

Angka PDB ini dijadikan bahan kampanye oleh Presiden Donald Trump menjelang Pemilu AS 3 November nanti. Melalui akun Twitternya, Trump menyebut pertumbuhan tahun depan bakal fantastis, kecuali jika Joe Biden menang, maka rencana pajaknya akan menghentikan laju pertumbuhan.

Sebaliknya, Joe Biden balik menyerang dengan mengatakan angka kemiskinan dan pengangguran terus bertambah. "Donald Trump bakal menjadi Presiden AS pertama yang keluar dari masa jabatannya dengan jumlah tenaga kerja yang lebih sedikit dibandingkan waktu dia memasuki masa jabatannya".

Sektor konsumsi, yang berkontribusi 68% terhadap PDB, menjadi motor penggerak. Konsumsi pribadi naik 40,7% sementara penanaman modal dalam negeri naik 83% ditopang investasi perumahan yang naik 59,3%.

Secara persentase mentah, PDB AS terkontraksi 9% di Q2 2020 dibandingkan tahun sebelumnya, dan minus 2,9% di Q3 2020.



Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

AS hingga Turki Kecam Teror Prancis

"Serangan teroris radikal Islam ini harus dihentikan segera. Tidak ada negara, Prancis dan yang lainnya yang akan tinggal diam!" kata Trump.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Kedubes AS di UEA Keluarkan Peringatan Terorisme

Kedutaan Besar AS di Uni Emirat Arab (UEA) telah memperingatkan warga Amerika untuk "sangat berhati-hati" terhadap serangan teroris.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Teror Prancis, Pelaku Penggal Kepala Perempuan di Gereja

Seorang pria Tunisia memenggal kepala seorang perempuan dan membunuh dua orang lainnya dalam sebuah serangan teror di Nice, Prancis, Kamis (29/10/2020).

DUNIA | 30 Oktober 2020

Lebih 80 Juta Pemilih AS Telah Beri Suara Lebih Awal

Lebih dari 80 juta orang Amerika telah memberikan suara dalam pemilihan presiden.

DUNIA | 30 Oktober 2020

AS Remehkan Sanksi Tiongkok atas Penjualan Senjata ke Taiwan

AS meremehkan ancaman Tiongkok untuk menghukum perusahaan AS atas penjualan senjata ke Taiwan.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Prancis Umumkan Karantina Wilayah Kedua

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan karantina wilayah nasional kedua hingga akhir November 2020.

DUNIA | 30 Oktober 2020

Gejala Covid-19, Presiden Aljazair Dibawa ke Jerman

Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune dipindahkan ke Jerman untuk menjalani perawatan medis pada Rabu (28/10).

DUNIA | 30 Oktober 2020

Ida Fauziah Terpilih Sebagai Ketua Menteri Ketenagakerjaan se-ASEAN

Ida langsung memimpin pertemuan tingkat Menaker se-ASEAN usai serah terima jabatan dari Tuan Haji Awang (Malaysia) selaku ketua periode 2018-2020.

DUNIA | 29 Oktober 2020

Gus Yaqut: Penuh Rahmah dan Kasih Sayang, Islam Sangat Menghargai Perbedaan

Pertemuan dengan Mike Pompeo berawal dari deklarasi Humanitarian Islam yang dilakukan Ansor dua tahun lalu di Jombang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

November, Moderna Laporkan Data Uji Akhir Vaksin Covid-19

Perusahaan bioteknologi Moderna akan melaporkan data hasil uji klinis tahap akhir vaksin Covid-19 buatan mereka pada bulan November.

DUNIA | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS